
Keesokan harinya Aiden dan Vee memutuskan untuk pergi ke rumah sakit, tentu saja untuk memeriksa Vee apakah benar jika Vee sedang mengandung atau tidak.
Saat sampai di rumah sakit Aiden meminta Vee untuk duduk sebentar karena ternyata banyak juga wanita yang ingin memeriksa kandungan nya, sebenarnya Aiden Sudan membuat janji namun tiba-tiba saja ponselnya berdering sampai membuat Aiden harus meminta Vee untuk menunggu sebentar.
"Sayang kamu tunggu disini dulu ya, aku mau jawab telepon masuk dulu." Ucap Aiden.
"Hmmm." Balas Vee, Vee pun duduk di antara ibu hamil yang lainnya.
"Mau periksa kandungan?" Tanya seorang wanita yang duduk di samping Vee, Vee mengangguk dan tersenyum manis.
"Iya." Jawab Vee seperlunya.
"Oh, anak keberapa?" Tanya nya.
"Anak kedua." Jawab Vee lagi.
"Terlihat masih rata berapa usia kandungan nya?" Tanya nya lagi.
"Belum tahu baru akan di periksa." Ucap Vee, wanita itu mengangguk dan tersenyum sampai akhirnya Aiden kembali menghampiri Vee.
"Sudah, ayok sayang." Ucap Aiden, membuat Vee mendongak dan tersenyum menatap suaminya.
"Ini suaminya mbak?" Tanya nya, wanita itu terlihat sangat mengagumi ketampanan Aiden.
__ADS_1
"Iya mbak, kalau begitu saya duluan mbak." Ucap Vee, wanita itu pun mengangguk dan menatap Aiden yang merangkul pinggang Vee.
Kini Vee dan Aiden sudah duduk berhadapan dengan seorang dokter kandungan wanita, dokter itu menatap Vee dan tersenyum manis.
"Jadi ada keluhan apa nona Abrisham?" Tanya nya.
"Saya tidak memiliki keluhan apapun dok, tapi adik ipar saya mengatakan jika saya aneh seperti orang hamil." Ucap Vee, dokter itu tertawa kecil mendengar perkataan Vee.
"Baiklah kalau begitu mari ikut saya nona, silahkan berbaring." Ucap dokter, Vee pun menuruti perkataan dokter itu.
Dokter menyikap sedikit kaos yang Vee kenakan dan mulai mengoleskan jel di perut Vee, pemeriksaan pun di mulai dan bee melihat sesuatu yang aneh disana.
"Anda melihat itu nona?" Tanya nya, Vee mengangguk mendengar hal itu Aiden langsung berjalan mendekati Vee.
"Apa itu dok?" Tanya Aiden.
"Saya hamil dok?" Ucap Vee.
"Benar sekali, dari yang saya lihat usia kandungan nya sudah berjalan sepuluh Minggu nona." Ucap dokter itu, Aiden tersenyum dan langsung mengecupi setiap inci wajah cantik Vee.
"Varo akan punya adik sayang." Ucap Aiden.
"Iya sayang Varo akan memiliki adik." Lirih Vee, air mata Vee menetes mengetahui jika ternyata dirinya benar-benar hamil.
__ADS_1
"Jadi bagaimana kandungan saya dok?" Tanya Vee.
"Kandungan anda baik-baik saja janin nya juga sehat nona, namun anda harus terus berhati-hati karena ini masih kehamilan trimester pertama." Ucap dokter itu, Vee dan Aiden mengangguk dan merekapun pamit untuk pergi.
"Jangan terlalu banyak bergerak sayang, biarkan mbak yang mengurus semua kebutuhan Varo kamu duduk manis saja oke." Ucap Aiden, Vee tertawa kecil mendengar nya.
"Iya baiklah aku tidak akan banyak bergerak, meskipun itu di atas ranjang." Bisik Vee, membuat Aiden menatap Vee dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.
"Jangan nakal honey kamu sedang hamil, aku tidak mungkin menerkam kamu dengan keadaan seperti ini." Ucap Aiden, Vee tertawa kecil mendengar perkataan suaminya.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊