
Vee menghampiri mom Dea yang memeluk foto Anes, mom Dea menoleh menatap Vee dengan tersenyum lembut.
"Mommy pasti kangen Anes ya, semenjak menikah kan Anes sudah jarang pulang hanya pergi ke kantor saja." Ucap Vee.
"Tidak tahu Vee mom tiba-tiba kefikiran Anes, mom takut Anes kenapa-kenapa." Ucap mom Dea.
"Mom mau bertemu dengan Anes?" Tanya Vee.
"Mom tidak mau mengganggu Anes Vee." Jawab nya.
"Mom kita jenguk Anes yuk." Ajak Vee, berharap jika pertemuan Anes dengan mommy akan mengobati kerinduan mommy.
"Enggak deh mom tidak mau mengganggu Anes." Ucap sang mommy.
Tiba-tiba saja ponsel mom Dea berdering menandakan panggilan masuk, mom Dea menatap ponselnya dan ternyata Anes yang menelpon.
***Panggilan telepon
Anes**: Mommy. (Dengan suara lirih dan lemas*).
Mommy: Sayang ada apa nak?
Anes: Mommy Anes sakit mommy tidak mau menjenguk? 😭
Mommy: Sakit? Kamu kenapa sayang kamu sakit apa?
Anes: Hiks... Anes pengen peluk mommy. 😭
Mommy: Anes sabar ya mommy kesana sekarang, Anes tunggu mommy ya nak ya.
Anes: Hiks, iya Anes tunggu mommy cepet datang ya mom.
Mommy: Iya sayang iya.
Panggilan pun terputus Vee menatap mommy yang memasang wajah panik nya, mommy menatap Vee dengan mata berkaca-kaca.
"Ada apa?" Tanya Vee.
"Anes sakit." Jawa mom Dea, hatinya terasa sakit saat putri satu-satunya sakit namun mommy tidak bisa membantu merawat Anes.
"Ketemu Anes yuk." Ajak Vee, mom Dea mengangguk.
"Vee mau temuin suster nya Varo dulu, mommy tunggu sebentar ya." Ucap Vee.
"Iya sayang." Balas mommy, Vee memberi tahu suster jika ia akan bertemu dengan Anes dan Vee menitipkan putranya kepada suster.
"Ayok mom." Ajak Vee.
"Sudah?" Tanya mom dea.
"Sudah." Balas Vee tersenyum.
Vee dan mom Dea pun pergi menuju kediaman Gavriel, mom Dea semakin khawatir saat ia mengetahui jika nyonya Gavriel sedang tidak ada di rumah.
Setibanya di kediaman Gavriel penjaga menghampiri mobil mom Dea dan Vee, mom Dea membuka kaca mobil nya.
"Permisi nyonya ada keperluan apa?" Tanya penjaga gerbang.
"Saya mommy nya Anes, bisa saya bertemu dengan Anes." Ucap mom Dea.
" Oh mama nya nona Anes, bisa-bisa nyonya sebentar saya buka kan dulu gerbang nya." Ujar nya.
__ADS_1
"Baik terimakasih pak." Ucap mom Dea, saat gerbang sudah terbuka.
"Sama-sama nyonya." Jawab penjaga gerbang utama.
"Mom sepertinya mereka sangat menyukai Anes, terlihat dari cara mereka yang menyambut kita." Ucap Vee.
"Mom harap seperti itu Vee, mom takut jika Anes di perlakukan tidak baik disini." Ucap mom Dea.
"Mom percaya pilihan mom dan Daddy tidak mungkin salah, selama ini kita selalu berpikir yang baik-baik berpikir jika Anes menikah dengan laki-laki yang tepat. Jika tidak sekarang bisa saja kedepannya Anes akan bahagia mom." Ucap Vee, mom Dea mengangguk memang tidak semua pernikahan bisa berjalan dengan mulus. Apalagi pernikahan Dean dan Anes karena perjodohan.
"Nyonya cari siapa?" Tanya Ike salah satu pelayan di rumah Deandra.
"Saya mencari Anes." Jawab Vee
"Nona Anes? Nyonya-nyonya ini siapanya nona Anes?" Tanya Ike.
"Oh saya mommy nya Anes, dan ini Vee kakak ipar nya Anes." Ucap mom Dea, wajar jika Ike tidak tahu karena memang mom Dea baru kali ini bertemu dengan Ike.
"Ohhh mommy nya nona Anes, maaf ya nyonya Ike tidak tahu kalau nyonya mommy nya nona Anes." Ucap Ike.
"Iya tidak apa-apa, saya bisa bertemu dengan Anes?" Ucap mom Dea.
"Oh bisa nyonya bisa ayok masuk, nona Anes sedang berada di kamar dengan tuan muda." Ucap Ike, Vee dan mommy saling pandang.
Apakah pernikahan Anes sudah semakin membaik, apakah Anes dan Dean sudah mulai menerima satu sama lain.
"Nyonya silahkan duduk, Ike kasih tahu tuan dan nona Anes dulu." Ucap Ike, mom dan Vee pun mengangguk dan tersenyum kepada Ike.
"Permisi tuan maaf mengganggu." Ucap Ike, ia terpaksa melihat pemandangan indah lagi saat itu Dean sedang membantu anda membenarkan posisi nya.
"Ada apa?" Tanya Deandra.
"Itu tuan di bawah ada mommy nya nona Anes." Ucap Ike.
"Iya aku merindukan mommy jadi aku memintanya untuk kesini." Ucap Anes.
"Kamu sakit karena merindukan mommy?" Tanya Deandra, Anes menunduk ia malu kepada Ike karena Anes yang terkenal kuat ternyata bisa sakit hanya karena rindu kepada mommy nya.
"Cih, dasar anak mommy." Cibir Deandra.
"Memang aku anak mommy kok kenapa ada masalah." Sengit Anes.
"Ike suruh mommy naik saja Anes tidak bisa turun ke bawah, nanti nyungsep lagi." Ucap Deandra.
"Ba_baik tuan." Balas Ike.
"Ka_" Ucap Anes terhenti, karena Deandra memasukan sesendok bubur ke mulut nya.
"Deandra." Pekik Anes.
"Makan yang banyak anak manis jangan nakal." Ucap Dean, Anes memanyunkan bibirnya ia tahu jika saat ini Deandra sedang mengejek nya.
"Sayang." Panggil mom Dea, Anes menoleh dengan wajah berbinar saat menatap mommy nya.
"Mommy." Pekik Anes merentangkan kedua tangannya.
"Aduh kesayangan mommy, kenapa hmmm? Kenapa bisa sampai sakit seperti ini." Ucap mom Dea.
"Sakit menahan rindu kepada mommy." Jawab nya, Deandra memutar bola matanya malas.
"Kamu ini bisa saja." Ucap mom Dea.
__ADS_1
"Anes kamu sedang makan." Ucap Vee, melihat Deandra yang memegang semangkuk bubur.
"Eh, iya kak." Jawab nya.
Yaampun Anes lupa jika dirinya sedang di suapi oleh Deandra, enak sekali lelaki itu mendapatkan nilai plus dari mommy dan kakak nya.
"Kemari biar mommy saja yang menyuapi Anes." Ucap mom Dea.
"Jangan sakit dong nes kalau kamu sakit kan aku juga kepikiran." Ucap Vee.
"Iya kak enggak kok besok Anes sudah sembuh." Jawab nya.
"Nyonya ini minuman nya." Ucap Ike.
"Makasih ya Ike." Ucap Anes.
"Sama-sama nona, kalau begitu Ike permisi dulu ya silahkan dinikmati." Ucap Ike.
"Mom kalau begitu Dean permisi dulu mommy mengobrol saja dengan Anes." Ucap Deandra.
"Kamu mau kemana de?" Tanya mommy.
"Dean mau ke ruang kerja sebentar mom, nanti kalau ada apa-apa panggil Dean atau Ike saja." Ucap Deandra.
"Baiklah kalau begitu terimakasih ya de." Ucap mommy.
"Iya mom sama-sama." Ucap Deandra, lelaki itu keluar dari kamar nya dan menutup pintu kamar.
"Nes kamu dan Dean sudah sedikit lebih baik sepertinya." Ucap Vee.
"Sedikit lebih baik bagaimana, dari awal aku dan Dean kan emang baik-baik saja." Ucap Anes.
"Benarkah?" Tanya Vee.
"Hmmm." Jawab Anes.
"Syukurlah kalau begitu mommy senang mendengar nya." Ucap mom Dea, Anes mengangguk ia berpikir jika ada mommy nya Dean lembut juga ya.
Vee menatap kamar Anes yang luas dan rapi, Vee juga menatap barang-barang Anes ternyata Anes dan Deandra sudah tinggal satu kamar Vee senang melihatnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊
A**: Hari ini part nya tentang Anes dulu, beberapa hari kan Anes jarang bersama mommy 😊*
N: Iya gak apa-apa Thor 😂
__ADS_1
A: Besok lanjut yang lain 😁
N: Ngokhey 😂