
Saat semua keluarga dan semua tamu sedang berbincang dan ada juga yang sedang menikmati hidangan, beberapa orang terdengar riuh dengan kedatangan Aiden, Vee, Anes, Deandra dan Tatiana.
Karena hanya kelima orang itu yang belum datang, hal itu membuat beberapa tamu memandang takjub kepada putra dan putri Justin Abrisham.
Terlihat Vee yang menggandeng tangan suaminya, dan Anes yang menggandeng tangan Deandra. Sementara Tatiana wanita cantik itu berada di tengah-tengah.
"Bukankah itu putra sulung Justin Abrisham, dan putri kedua nya." Ucap beberapa tamu.
"Benar, lihat mereka sangat cocok dengan pasangan mereka." Balas yang lainnya.
Sementara itu yang menjadi pusat perhatian tetap berjalan dengan santai, Arka dan Azka terlihat mencolek tangan Axel yang sedang duduk dengan tenang.
"Sttt, El." Panggil Azka.
"Apa si ka." Ucap El.
"Aiden sama siapa tuh El." Ucap Azka lagi.
"Ya sama istrinya lah, yakali sama istri tetangga." Ucap El, nyeleneh membuat Aleta memukul tangan adik nya.
"Kamu belum melihat Aiden saja sudah sok tau." Ucap Aleta.
"Apasi heboh deh." Sengit Axel, Aleta menolehkan kepala Axel dengan paksa.
Saat itu juga Axel tercengang melihat Aiden yang membawa dua wanita, Axel berdiri membuat Mae dan para keluarga tersenyum.
"Maaf kami terlambat." Ucap Aiden.
"Tidak apa-apa sayang, kita semua tahu ko apa yang membuat kamu terlambat." Ucap Mae.
"Terimakasih atas pengertiannya aunty." Ucap Aiden.
"Bang ini aku gak mimpi kan." Ucap Axel.
"Apa?" Tanya Aiden.
"Bisa-bisanya istri tua dan calon istri muda akur." Ucap Axel.
"Hey, gak ada istri muda kamu jangan ngarang ya." Ucap Aiden.
"Ya kan kali saja gitu ini istri muda." Ucap Axel, menunjuk Tatiana.
"Yaelah kalau istri muda nya nanti jadi istri kamu gimana El." Ucap Anes yang ikut menimbrung.
Axel menoleh menatap Anes yang menggandeng tangan suaminya, senyum jahil muncul di bibir Axel.
"Sejak kapan yang kemarin jaga jarak, jadi tak berjarak seperti ini?" Ucap El, Anes mendengus mendengar perkataan Axel.
"Kepo banget si Axel." Ucap Anes, Axel tertawa kecil dan duduk.
"Tunggu-tunggu kok dari wajah nya gak asing ya." Ucap Axel.
"Jangan banyak bicara saya mau menghampiri Alexi dulu." Ucap Aiden.
"CK, ikut lah." Ucap Axel, akhirnya merekapun menghampiri Alexi yang sedang berdiri di pelaminan.
Alexi tersenyum manis saat para saudara nya naik ke pelaminan, begitupun dengan Alea yang merasa senang karena akhirnya para saudara dari suaminya datang.
"Selamat menempuh hidup baru Al, ingat jangan sakiti istri kamu oke bahagiakan dia." Ucap Aiden.
"Iya Al, jangan seperti bang ai yang selalu membuat istrinya bersedih kala itu." Ceplos Axel.
"Axel aku sumpel boleh gak si, ujung-ujungnya juga aku lagi yang kena." Ucap Adelle.
"Padahal belum nyebutin nama Adelle prasaan." Ucap Axel.
"Belum itu artinya mau kan." Ucap Adelle, sementara itu Axel tidak menyadari jika saat ini ia berdiri tepat di samping Tiana.
"Ya iya, tapi sabar dulu apa dell main tebak aja." Ucap Axel, Adelle tertawa mendengar perkataan Axel.
"Lagian sudah tidak aneh ujung nya juga aku lagi yang kena." Ucap Adelle tertawa kecil.
"Ya emang gitu konsep nya dell." Ucap Axel.
__ADS_1
"Siapapun tolong kasih Axel calon, agar ini anak tidak menistakan orang lagi." Ucap Adelle.
"Lah itu yang sama bang ai siapa." Ucap Aleta, Axel dan yang lain menatap Tatiana.
"Calon nya Axel kali." Ucap Azka, Aiden dan Alexi tertawa kecil.
Saat yang lain sedang bercanda Anes mendekati Alexi dan memeluk adik bungsu nya, Anes menatap Alexi dengan tersenyum manis.
"Selamat ya, mulai dari sekarang tanggung jawab kamu semakin besar. Kamu harus menjaga dan membahagiakan istri kamu, jangan biarkan dia menangis karena kecewa terhadap kamu." Ucap Anes.
"Iya aku akan menjaga Alea dengan baik, kamu tenang saja." Ucap Alexi.
"Bagus kalau begitu, ingat jangan membuat Alea menangis." Ucap Anes lagi, setelah Anes Aiden memeluk Alexi dan mengucapkan selamat.
"Selamat Al, kali ini beneran nih ngucapin selamat nya. Jaga istri kamu ya dan aku akan menunggu Alea hamil, semoga saja kamu merasakan apa yang aku rasakan." Ucap Aiden, Alexi dan yang lainnya tertawa kecil mendengar perkataan Aiden.
"Sepertinya bang Aiden sangat merasa tertekan waktu Vee hamil." Ucap Arka.
"Memangnya kamu enggak Ar?" Ucap Aiden.
"Ya sama si, tapi yaudahlah sudah menjadi tugas suami menuruti semua keinginan istrinya." Ucap Arka, merekapun mengangguk.
Setelah mengucapkan selamat kepada Alexi dan Alea mereka kembali duduk untuk bergabung bersama para keluarga, Tatiana duduk di dekat Anes.
"El itu di dekat Anes ada cewek kamu gak mau." Ucap mom Mae.
"Ogah mom, Tatiana kan itu." Ucap Axel.
"Loh kamu tahu dia Tiana?" Tanya mom Dea.
"Tahu lah, orang dia manggil Anes nona." Ucap Axel, semuanya tersenyum sementara Tatiana menunduk dalam.
"Roman-roman nya kisah Julian dan Mae akan terulang lagi." Ucap Dio.
"Yaelah gak apa-apa terulang, si Julian saja awal nya gelud mulu sama Mae bisa punya dua anak." Ucap dad Justin.
"Hei, memangnya kamu sendiri gimana bang?" Ucap Julian.
"Kamu memang tidak menolak tapi kan aku yang menolak." Ucap Dea, dad Justin menatap istrinya.
"Sayang jangan terlalu jujur apa, kamu gimana si." Ucap dad Justin.
"Asli pernikahan Dea dan bang Justin si yang paling indah." Ucap Mae.
"Benarkah?" Tanya Adelle antusias.
"Iya, tapi sayang kak dulu sempat ada problem sedikit." Ucap Mae, Adelle mengangguk saat tahu itu.
"Ngomong-ngomong Aya single ya." Ucap Axel tiba-tiba, kepada Ayaza.
"Kenapa memangnya?" Tanya Ayaza.
"Sama kakak yuk, nanti Aya tinggal nya disini." Ucap Axel lagi.
"Enggak mau, Aya maunya sama mommy." Ujar gadis cantik itu.
"Kenapa?" Tanya Axel.
"Ya gak mau saja, lagian kak Tiana cantik kenapa tidak sama kak Axel saja." Ucap Ayaza.
"Aya saja deh." Ucap Axel, Keanu dan Dena hanya tersenyum saja.
"Aya sudah di jodohkan oleh mommy." Ceplos nya, membuat semua keluarga menatap Dena.
"Di jodohkan?" Tanya dad Justin.
"Tidak, awalnya Aya dan laki-laki itu memang saling mencintai. Tapi karena kejadian itu yang membuat Aya kehilangan ingatan nya, maka aku mengatakan jika aku akan menjodohkan Ayaza." Ucap Dena, Rafael tersenyum mendengar perkataan mommy nya.
"Rafael di jodohkan juga?" Tanya yang lain.
"Tadinya mau di jodohkan, tapi dia memilih calon nya sendiri yang kita juga menyukainya." Ucap Dena, mereka mengangguk sementara Anes tersenyum tipis.
"Dari aku, bang Aiden dan Alexi. Sepertinya Alexi yang paling beruntung tidak mengalami drama perjodohan." Ucap Anes.
__ADS_1
"Kamu di jodohkan juga menang banyak nes." Ucap Adelle.
"Iyalah, kalau menang dikit gabakal mau di jodohin aku." Ucap Anes, dad Justin mencubit hidung putrinya.
.
.
.
.
.
.
.
.
Aiden
Vee
Anes
Deandra
Axel
Tatiana
Aleta
Azka
Arka
Adelle
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊
N: Axel mula nya bad boy banget 😭
A: Titisan Julian ga main-main Uun 😂
N: Pengen gue karungin Thor 😭
A: karungin lah 😂
N: Otw 🤸
A: 😂😂😂
__ADS_1