Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 129


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh para keluarga untuk mengetahui kebenaran yang telah dijanjikan oleh Anes, di kediaman Justin sudah ada Mei, Dio dan kedua orang tua Lolita.


Tidak hanya itu Lolita juga ada disana ia menerima ajakan orang tuanya untuk pergi ke rumah Justin, orang tua Lolita sengaja tidak mengatakan tentang Anes yang ingin memberikan bukti.


Karena bagaimanapun orang tua Lolita ingin mengetahui kebenaran yang pasti, maka karena itu Lolita mau pergi bersama dengan kedua orangtuanya.


Ia berfikir hanya dengan cara seperti inilah ia bisa bertemu dengan Azka lelaki yang dicintainya, dan lelaki yang sudah ia khianati.


"Jadi bagaimana tuan Justin?" Tanya orang tua Lolita.


"Kita akan menunggu anak-anak tiba tuan." Jawab Justin, sementara itu di ruangan lain terlihat Adelle, Vee dan mae yang sedang duduk santai.


Mae memang sedang berada di rumah Dea untuk menemui Vee, ia senang menemani ibu hamil yang satu itu.


Setelah menunggu cukup lama terlihat Azka dan Arka yang memasuki rumah Justin, Lolita menatap Azka dengan berbinar lelaki itu terlihat semakin tampan dan mempesona.


"Maaf kami terlambat." Ucap Azka, ia sama sekali tidak melirik Lolita sedikit pun.


"Tidak apa-apa nak duduklah." Ucap Dio, papi Azka itu memperhatikan putranya yang benar-benar bersikap begitu dingin kepada Lolita.


"Azka." Panggil Lolita, Azka menatap Lolita sekilas.


"Ka aku ingin bicara." Ucap Lolita lagi, namun Azka masih tidak menggubris perkataan Lolita.


Merasa sikap Azka yang sangat cuek akhirnya Lolita pun hanya bisa menunduk dalam diam, ia benar-benar sakit hati dengan sikap Azka yang seperti itu.


Dalam keheningan terdengar suara derap langkah kaki yang mendekati ruang tamu, semua orang menoleh menatap ke arah pintu dan melihat Anes, Aleta, Axel, Alexi, juga Aiden yang berjalan memasuki rumah.


Lolita tercengang dengan semua yang dilihatnya, ada apa ini kenapa sampai semua keluarga Azka berkumpul disini. Apakah mereka akan membahas mengenai pernikahan nya dengan Azka, apakah Azka akan memberikan kejutan kepadanya.


Bahkan Lolita berfikir mungkin Azka sengaja bersikap dingin karena ingin memberikan kejutan besar kepadanya, semua pemikiran positif itu berkelana di fikiran nya.


"Maaf kami datang terlambat." Ucap Anes, Justin mengangguk ia meminta Anes untuk duduk di samping nya.


"Tidak masalah, kemari sayang." Ucap Justin, Anes berjalan mendekati sang Daddy dan mommy nya.


"Jadi bagaimana nona Abrisham, apakah anda sudah mendapatkan bukti yang anda katakan." Tanya papa Lolita, membuat Lolita mengernyit heran.


"Bu_bukti, bukti apa yang papi maksud?" Tanya nya, papi Lolita menatap Loly dengan sendu.


"Sayang tenang lah kenapa kamu terlihat begitu panik." Ucap mami Lolita.


"Mi ada apa ini sebenarnya, bukti apa yang kalian bicarakan." Ucap Lolita, Anes meminta Axel untuk memberikan berkas-berkas dan rekaman yang suda ia dapatkan.

__ADS_1


Dengan peka Alexi menyalakan televisi untuk menonton rekaman video yang Anes dapat, sementara papi Lolita membuka map yang tergeletak di meja.


"Ya aku sudah mendapatkan nya, kalian bisa melihatnya secara langsung." Ucap Anes, llita merasa sekujur tubuhnya dingin ia begitu gugup dengan semua ini.


"Apa-apaan ini." Teriak papi Lolita, saat melihat beberapa foto putrinya yang sedang tidur bersama lelaki lain tanpa pakaian.


"Itu bukti yang saya dapat tuan, bukankah selama ini kalian bertanya-tanya kenapa Azka meninggalkan Lolita. Kalian berkata jika Azka tidak sopan karena memutuskan hubungan nya tanpa sebab." Ucap Anes, Azka terbelalak ia tak percaya jika Anes bisa mendapatkan semua itu dengan cepat.


"Anes apa maksud kamu." Tanya Lolita, Anes berdiri dari duduk nya dan berjalan mendekati Lolita.


"Maaf Lolita aku mencari tahu semua ini tanpa sepengetahuan kamu, aku tidak tahan melihat orang tuamu yang mendesak keluargaku karena meminta Azka untuk menikahi kamu." Ucap Anes, Lolita menggelengkan kepalanya.


Orang tua Lolita lebih terkejut saat melihat video putrinya, bahkan video Lolita yang pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kandungan nya.


"Katakan ini semua bohong Lolita." Teriak papi Lolita.


"Pi, hiks.... Loly bisa jelasin semuanya sama papi." Lirih nya.


"Loly kamu benar-benar membuat mami malu." Ucap mami Lolita.


"Mi Loly tahu Loly salah, tapi Loly melakukan semua itu karena Loly merindukan Azka. Loly melampiaskan semuanya karena Loly ingin Azka." Ujar nya, papa Loly yang mendengar perkataan anak nya semakin murka.


Plaaaakkkkkk... Tangan papi Loly pun mendarat mulus di pipi putrinya, hal itu cukup membuat Azka terkejut.


"Pi sungguh Loly mencintai Azka." Teriak nya histeris, Dea menatap Loly dengan kasihan dan juga marah.


"Jika kamu mencintai Azka kamu tidak akan mengkhianati Azka bukan." Ucap Dea, Lolita menoleh ia menatap Anes, Dea, dan Aleta.


"Ya, anda benar. Saya melakukan semua ini selain karena saya merindukan Azka, saya juga cemburu kepada Aleta." Ucap Lolita, membuat Justin mengernyit.


"Kenapa dengan aku?" Tanya Aleta bingung.


"Kamu masih bertanya kenapa aku cemburu kepada kamu hah? Kamu selalu bisa dekat dengan Azka, kalian bisa pergi kemanapun kalian mau. Dan Azka selalu bisa dekat dengan kamu, dia selalu terlihat lebih bahagia saat bersama dengan kamu." Ucap Loly, Aleta tercengang ia tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Lolita.


Bukankah selama ini Lolita selalu curhat kepadanya, bahkan Aleta tidak pernah berfikir jika Loly dan Azka akan memiliki masalah seperti ini.


"Tapi aku dan Azka tidak ada hubungan apapun." Ucap Aleta, Lolita tersenyum sinis.


"Lolita kamu benar-benar aneh, disini kamu yang membuat kesalahan tapi kamu malah mencari kesalahan orang lain. Harusnya kamu sadar kenapa Azka bisa seperti itu, dan harus nya kamu berterima kasih kepada Aleta karena dia selalu ada disaat kamu butuh bantuan." Ucap Anes, Mae menatap Aleta dari kejauhan.


Ada rasa tak terima di hati mae, ia tak terima putrinya yang baik disalahkan atas kesalahan yang tidak dilakukan oleh Aleta.


"Ya aku salah karena selalu bercerita tentang Azka kepada Aleta, sekarang Aleta sudah tahu bagaimana Azka. Bahkan sekarang Aleta mungkin lebih tahu sikap dan kepribadian Azka." Teriak Lolita, Azka yany mendengar perkataan Lolita merasa tidak terima.

__ADS_1


"Cukup Lolita kamu tidak bisa menyalahkan Aleta, kamu yang salah kamu ke luar negeri untuk mengejar karier bukan untuk mencari pasangan. Tapi kenapa kamu malah berselingkuh dengan model disana." Ucap Azka, Lolita diam ia selalu kalah telak jika berdebat dengan Azka.


"Azka aku mohon maafkan aku." Lirih nya, namun Azka menggelengkan kepalanya.


"Semua kesalahan bisa aku maafkan tapi tidak dengan perselingkuhan, maaf Lolita aku sudah sering mengatakan jika apapun yang kamu lakukan itu pasti akan aku ketahui." Ucap Azka, Lolita menunduk ia menyesal.


Orang tua Lolita yang sudah merasa malu akibat kelakuan putrinya pun pamit pulang, ia menyeret Lolita yang sedang menangis.


Kejadian hari ini benar-benar menguras emosi, Azka menatap Aleta yang sedang diam. Meskipun di sudutkan Aleta tetap sabar hal itu yang membuat Azka selalu bisa tenang saat menatap wajah adik sepupu Anes itu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N**: Ikut deg-degan uy 😂*


A: Bisa-bisanya 😔


N: Lanjut ya 😂


A: Nanti ya, aku juga kan sambil kerja 😁

__ADS_1


N: Oke baiklah-baiklah 😂


__ADS_2