Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 127


__ADS_3

Di kediaman Justin dan Dea terlihat sepasang suami istri yang seusia Dea dan Justin, ia duduk berhadapan dengan Justin dan Dea.


Mereka sedang menunggu kedatangan Dio juga Mei, sementara itu Vee yang tengah menuruni anak tangga terlihat heran siapa sepasang suami istri itu.


"Jadi bagaimana tuan Abrisham apakah seperti ini didikan anda, mengakhiri hubungan dengan cara yang tidak baik." Ujar lelaki itu, Justin mengernyit heran memang nya siapa yang memiliki hubungan dengan putri mereka.


Lagipula Aiden sudah menikah, dan Alexi lelaki itu menjalin hubungan dengan putri keluarga Xavier bukan dengan putri sepasang suami istri yang sedang duduk di hadapannya.


"Mohon maaf sebelumnya tuan, bukan apa-apa tapi kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Lagipula ini masalah Azka dan Lolita, jadi kota tunggu orang tua Azka terlebih dahulu." Ucap Justin, ia merasa kesal kepada orang tua Lolita yang terus menyudutkan Azka.


Justin mengenal betul siapa Azka dan bagaimana Azka, ia tahu Azka tidak mungkin memutuskan hubungan tanpa sebab.


Selama ini Justin sengaja diam bukan berarti ia tak peduli, tapi Justin ingin Azka mandiri dan menyelesaikan semuanya dengan cara nya sendiri.


Tak lama kemudian Dio dan Mei pun tiba di kediaman Justin, Dio dan Mei merasa heran kenapa orang tua Lolita harus datang kerumah Justin dan bukan kerumah nya.


"Tuan, nyonya maaf kami membuat anda menunggu." Ucap Mei sopan, mami Lolita terlihat menatap Mei sekilas. Hal itu membuat Dea sedikit jengkel.


"Ada apa ini, kenapa nyonya dan tuan tidak datang kerumah kami?" Tanya Mei, Dio diam ia menunggu jawaban dari orang tua Lolita.


"Memangnya apa yang akan kami dapatkan jika kami kerumah tuan dan nyonya Artadinata." Ucap mami Lolita.


"Apa maksudnya, tentu saja untuk menyelesaikan permasalahan ini. Azka itu putra kami tentu saja seharusnya tuan dan nyonya datang kerumah kami." Ucap Dio, yang akhirnya angkat bicara.


"Kami hanya ingin mendapatkan keadilan, bukankah Azka berjanji tidak akan meninggalkan Lolita. Bukankah Azka akan menikahi Lolita, tapi apa ini setelah berhubungan bertahun-tahun lamanya justru Azka mengakhiri hubungan nya begitu saja." Ucap papi Lolita, Dio dan Mei saling pandang mereka tidak bisa menyalahkan Azka yang jelas-jelas tidak salah.


"Apa nyonya dan tuan sudah menanyakan kepada Loly kenapa Azka mengakhiri hubungan nya?" Ucap Mei, orang tua Lolita diam ia tidak bertanya hanya saja mereka tahu jika putrinya selalu menangis tiap malam.


"Apakah kami harus menanyakan hal yang akan melukai hati putri kami, tiap malam Loly menangis dengan menyebut nama Azka." Ucap nya.


"Maaf nyonya dan tuan, ada baiknya jika kalian menanyakan apa yang sudah terjadi. Karena saya yakin Azka tidak akan meninggalkan Loly tanpa sebab." Ucap Dea, mami Loly menatap Dea dengan sendu.


Ia begitu menghormati Dea dan Justin, karena mereka tahu bagaimana Justin dan Dea menerima Lolita dulu.


"Apa jika terjadi sesuatu kepada Loly kalian akan bertanggung jawab?" Tanya mami Azka, Dea dan yang lainnya saling menatap.


"Tentu saja kami akan bertanggung jawab, jika kesalahan itu di perbuat oleh Azka." Ucap Justin menegaskan, mami dan papi Lolita pun menunduk.

__ADS_1


"Kami hanya ingin kebahagiaan anak kami, kebahagiaan Loly ada bersama dengan Azka." Ujar nya, semua orang menatap kasihan tapi bukan berarti mereka harus mengorbankan kebahagiaan Azka.


Dari kejauhan terlihat Anes dan Aleta berjalan memasuki rumah, Anes mengernyit heran melihat orang tua Lolita.


"Apa yang terjadi?" Tanya Anes kepada Vee.


"Mereka sedang membicarakan Azka dan Lolita." Jawab Vee, yang tengah duduk di ruangan tak jauh dari ruang tamu.


"Huh? Kenapa Azka dan Lolita, bukankah mereka sudah berakhir?" Tanya Anes, Aleta duduk dan mencomot makanan yang dipegang oleh Vee.


"Mana aku tahu, mereka hanya mengatakan bahwa mereka membutuhkan keadilan. Yang mereka tahu Azka meninggalkan Lolita tanpa sebab." Ucap Vee, Anes mengerti dan langsung menghampiri keluarga nya.


"Ada apa ini." Tanya Anes pura-pura tidak tahu.


"Sayang kamu sudah pulang." Ucap Dea, Anes mengangguk dan menatap orang tua Lolita.


"Lihat lah tuan Abrisham bagaimana jika kejadian ini terjadi kepada putri anda." Ucap mami Loly, Anes menggelengkan kepalanya.


"Kejadian seperti ini tidak akan terjadi kepadaku, karena aku tidak seceroboh putrimu." Ucap Anes, membuat orang tua Lolita berdiri dengan menatap Anes.


"Apa maksudmu nona." Tanya nya, Anes menatap satu persatu orang yang ada di ruangan itu.


"Sayang ada apa ini, tolong jelaskan." Ucap Dea, Anes menatap mommy nya.


"Begini mom, dad, uncle dan aunty Azka tidak meninggalkan Loly tanpa sebab. Justru Azka meninggalkan Loly karena ingin Loly memperbaiki kesalahannya, Azka tidak ingin mengambil hak orang lain." Ucap Anes, Justin menatap putrinya meminta penjelasan yang lebih detail.


"Girls." Ucap Justin.


"Kembali lah tiga hari lagi maka aku akan memberikan semua nya, dan setelah ini tolong katakan kepada putrimu jangan lagi mengganggu sepupuku. Aku tidak ingin melihat sepupuku merasa risih." Ucap Anes.


"Kamu mau menjelekan putri kami?" Tanya papi Loly tak terima.


"Putrimu sudah jelek jadi tak perlu di bagus-baguskan, dan satu lagi setelah semuanya terungkap maka pastikan juga putrimu tidak membuat drama dengan alasan ingin mengakhiri hidupnya." Ucap Anes, Dea tercengang mendengar perkataan putrinya.


"Lihatlah kelakuan putrimu, itukah yang dinamakan nona muda Abrisham." Ucap papi Loly setengah mengejek.


"Anes apakah Daddy mengajarkan hal seperti itu?" Tanya Justin.

__ADS_1


"Tidak, tapi aku sudah besar dan aku muak dengan semua ini. Yang menyakiti siapa dan yang merasa paling tersakiti juga siapa." Ucap Anes, wanita itu pergi begitu saja meninggalkn para keluarga yang menatap nya dengan heran.


Sementara Justin hanya menggelengkan kepalanya, ia tahu jika Anes bukan tipe orang yang suka bertele-tele. Ya mau tidak mau merekapun menuruti kemauan Anes, tiga hari lagi katanya semua akan terungkap.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N**: Gue suka nyali Anes woy lah 😂*


A: Gada takut-takut nya kan 😂


N: Selalu membela kebenaran 😂


A: Mantap 😂😂😂


N: Lanjut kan Aneska ❤️❤️

__ADS_1


A: Otewe 🤣


N: 🤣🤣🤣


__ADS_2