
Tiga hari berlalu hari ini Aleta, Adelle, dan Tiana berkunjung ke rumah mom Dea mereka bertemu dengan Anna dan Carl disana terlihat Anna yang sedang duduk di ruang keluarga.
"Hai." Sapa Vee kepada Aleta, wanita itu tersenyum dan memeluk Vee dengan menuntun anaknya.
"Hai aku kangen kamu." Ucap Aleta kepada Vee.
"Baru beberapa hari yang lalu ketemu mom maap yakali udah kangen." Ucap Vee.
"Karena rinduku tidak beralasan." Ucap Aleta, membuat Vee dan Alea tertawa mendengar nya.
"Sayang kalian sudah datang." Sapa mom Dea, Aleta, Adelle dan Tiana memeluk mom Dea.
"Hmmm." Balas mereka semua.
"Hai ta." Sapa Anna.
"Hai kak." Balas Aleta, Anna menatap Leo, Rava, dan Vano.
"Ini siapa lucu sekali." Ucap Anna.
"Ini Leo anak aku dan Azka, dan ini Rava anak Adelle dan Arka, kalau ini Vano anak Axel dan Tiana." Ucap Aleta, Anna menganga tak percaya jika akhirnya Aleta akan menikah dengan Azka.
"Kamu menikah dengan Azka?" Tanya Anna.
"Emmh." Jawab Aleta Anna menatap Leo bocah tampan terlihat polos itu begitu menarik perhatian nya.
"Yasudah kalian masuk kedalam mommy ada urusan dulu, dan ya Vee kalau Anes dan suaminya sudah datang tolong minta mereka untuk menginap tunggu mommy dan Daddy kembali." Ucap mom Dea, Vee mengangguk dan tersenyum manis kepada mom Dea.
"Baik mom." Ucap Vee.
"Ta Anes sudah di hubungi?" Tanya Vee.
"Sudah tadi Anes bilang mereka masih di jalan soalnya lumayan macet." Ucap Aleta.
"Iya si ini sudah lumayan siang juga sudah pasti akan macet." Ucap Vee, Aleta mengangguk membenarkan perkataan Vee.
"Palingan juga mereka sampai sore atau malam." Ucap Adelle.
"Apakah rumah Anes jauh?" Tanya Anna.
"Hmmm, hanya Anes yang tinggal paling jauh karena dia memilih untuk mengikuti keinginan suaminya." Ucap Adelle.
"Mereka berbincang sampai akhir Anes sampai disana, Anes yang tahu jika sang mommy memintanya untuk menginap pun hanya bisa pasrah saja.
Anes menggendong tubuh Alden karena putranya itu kelelahan sepanjang perjalanan, dan Deandra menggendong tubuh Alexa seperti biasa Alexa adalah queen kesayangan Deandra.
"Itu kayak nya suara Anes." Ucap Vee.
"Iya sepertinya." Ucap Aleta, ini sudah sangat sore bahkan Aiden, Alexi dan yang lain sudah kembali dari kantor mereka memutuskan untuk menjemput Anes di pintu utama rumah.
"Loh Alden dan Alexa kenapa?" Tanya Alexi, ia mengambil tubuh mungil Alden sementara Aiden ia mengambil tubuh Alexa dari gendongan Deandra.
__ADS_1
"Tidak perlu kak berat Alexa dan Alden hanya kelelahan saja." Ucap Deandra.
"Tidak apa-apa kalian pasti lelah karena sudah melakukan perjalanan jauh, biar aku yang menggendong Alexa." Ucap Aiden, Anes menatap Alden seperti tak berdaya ia ingin tertawa melihat anak-anak nya yang kelelahan akibat terjebak macet.
"CK, kasian banget kamu." Ucap Aleta kepada Anes, karena melihat wajah lelah Anes.
"Sorry." Kekeh Deandra merangkul pinggang Anes, karena tadi Anes minta untuk berhenti sejenak di restoran namun Dean menolaknya.
"Kau jahat." Canda Anes, Deandra tertawa kecil membuat Aleta dan yang kain tercengang melihat senyum manis Dean.
"Tuhan cobaan macam apa ini." Kekeh Aleta, merekapun berjalan menuju ruang tengah dan melihat Carl disana.
Anes menatap Carl dan Anna yang juga menatap nya, Anes wanita itu sudah terlihat dewasa dan Carl tahu benar jika Anes adalah orang yang tegas.
"Pulang juga kalian." Ucap Anes.
"Honey." Bisik Deandra.
"Apa kabar?" Tanya Anna, mengulur kan tangan nya dan dengan berbaik hati Anes menerima uluran tangan Anna.
"Baik." Balas Anes.
"Ini_" Tanya Anna terhenti karena Anes memotong perkataan nya.
"Perkenalkan ini suamiku." Ucap Anes, Deandra membalas uluran tangan Carl dan Anna.
"Silahkan duduk." Ucap Vee.
"Anes." Panggil Carl, namun Anes tak mempedulikan nya dan terus berjalan menuju kamar nya.
"Aku akan menemui kak Anes." Ucap Alea, mengambil tubuh mungil Alden dan mengejar Anes begitupun dengan Vee dan yang lainnya.
"Apakah Anes masih marah?" Tanya Anna.
"Menurutmu?" Ucap Aiden, Deandra mengernyit mendengar perbincangan itu.
"Ya aku tahu aku salah bahkan setelah membuat Anes dan Aleta bertengkar aku bahkan tidak meminta maaf, mungkin jika bukan karena Dena hubungan Anes dan Aleta tidak akan membaik." Ucap Anna.
"Kau tahu tapi kenapa kamu masih bertanya? Setelah kejadian itu bahkan Anes enggan untuk pulang, jika bukan mommy dan Daddy yang membujuk nya." Ucap Aiden.
"Aku menyesal Aiden." Ucap Anna.
"Buktikan saja jika kamu benar-benar menyesal, karena satu yang harus kamu ingat aku tidak akan membiarkan adikku terluka." Ucap Aiden, Anna dan Carl menunduk setelah itu Carl menatap Deandra.
"Siapa namamu?" Ucap Carl, seakan Deandra bukanlah orang penting. Mungkin Carl berpikir Anes sempat tinggal dengan Dena, otomatis suaminya juga mungkin bukanlah dari kalangan seperti Daddy nya.
"Apa maksudmu bisakah kau sopan bertanya kepada nya." Ucap Alexi.
"Apakah aku tidak cukup sopan." Ucap Carl, Alexi mendecih mendengar perkataan Carl.
"Jangan sampai jantung mu melompat dari tempat nya setelah mengetahui namanya, tapi bukankah kau pengusaha apa kau tidak mengenalinya." Ucap Axel, Deandra hanya menatap datar Carl.
__ADS_1
"Aku tidak ada waktu untuk mencari tahu semua itu." Ujar nya, Deandra memiringkan kepalanya dan menatap Carl dengan mata elang nya.
"Namaku Deandra." Ucap Dean.
"Deandra itu sangat asing di telingaku." Ucap Carl, Deandra tersenyum tipis menatap Carl.
"Ya aku memang tidak suka namaku di promosikan tapi kebanyakan orang-orang mencariku untuk urusan bisnis." Ucap Deandra, Carl mengernyit mendengar nya.
"Jadi." Ucap Carl.
"Tidak ada jadi karena memang itu namaku." Ucap Deandra.
"Siapa nama lengkap mu." Ucap Carl.
"Apakah itu penting?" Tanya Dean, Alexi dan Aiden hanya bisa menghela nafasnya.
"Tentu karena aku ingin tahu lelaki seperti apa yang dinikahi oleh adikku." Ucap Carl.
"Untuk apa kau ingin tahu sementara dirimu sendiri sudah berhasil mengecewakan nya, yang jelas kau bisa melihat jika aku tidak akan membuat nya terluka dan membuat nya kecewa seperti apa yang anda lakukan." Ucap Deandra, Carl mengeraskan rahangnya membuat Anna mengelus lembut tangan Carl.
"Aku akan pergi sebentar karena masih ada urusan, tolong katakan kepada Anes aku akan segera kembali." Ucap Deandra, Aiden dan yang lain pun mengangguk dan menatap kepergian Deandra.
"Lain kali jaga bicaramu dan jangan permalukan Daddy di hadapan Dean karena sikapmu." Ucap Aiden.
"Ada apa kenapa kalian begitu membela nya." Ucap Carl, Aiden tidak menggubris dan hanya pergi ke kamar lama Anes tanpa bicara.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading π€π jangan lupa like komen dan vote nya ππ
N: Aku berharap rame π
A: Rame apa Uun π
N: Itu Dean dan Carl π
A: Sue βΊοΈ
N: πππ
__ADS_1