
Keesokan Vee terbangun pagi-pagi sekali ia langsung membersihkan diri dan menyiapkan pakaian untuk suaminya, setelah itu Vee berjalan ke dapur dan melihat Anes yang sedang duduk di meja dapur.
"Kau sudah bangun." Sapa Anes, Vee mengangguk dan duduk di hadapan Anes.
Melihat wajah Vee Anes tertawa kecil, hal itu membuat Vee menatap Anes curiga.
"Kenapa kamu tertawa?" Tanya Vee
"CK, bagaimana bulan madu nya lancar tidak." Kekeh Anes, wajah Vee langsung merona mendengar pertanyaan Anes.
"Kau itu belum menikah, tapi pertanyaan mu sidah seperti orang yang sudah menikah." Ucap Aleta yang baru saja masuk kedalam rumah nya.
"Kau itu kebiasaan pagi-pagi sudah berada di rumahku, kau tidak diberi sarapan oleh mom mu." Ucap Anes, Aleta tertawa kecil.
"Tidak asik dirumah, aku tidak bisa berdebat dengan kamu." Kekeh Aleta, sementara Anes memutar bola matanya malas.
"Anes aku bosan dirumah." Ucap Vee membuat Anes mengernyit.
"Kamu bilang ke suami kamu Vee, sayang aku bosan dirumah gitu." Ucap Aleta.
"Kau itu seperti tidak tahu Aiden saja, dia tidak akan membiarkan Vee kelelahan terkecuali Aiden lah yang membuat Vee lelah." Ucap Anes.
"Anes sebaiknya kamu segera menikah, sepertinya kamu sudah siap akan hal itu." Ucap Aleta, yang kini duduk di samping Anes.
"Kenapa tidak kamu dulu saja, kau lebih tua tiga tahun dari aku." Ucap Anes.
"Anes menikah itu bukan soal usia, tapi antara siap dan tidak siap." Ucap Aleta, Anes menatap sinis Aleta.
"Memang siapa yang mengatakan aku sudah siap menikah, jika kau saja yang tua belum siap apalagi aku." Kesal Anes, tolong siapapun itu selamatkan Vee dati kedua gadis meresahkan ini.
"Kamu itu selalu membawa umur di setiap perdebatan kita." Kesal Aleta.
"Laku aku harusnya membawa siapa? Pak RT." Dengus Anes, tak lama Dea pun tiba di dapur dan melihat kedua gadis nya yang sedang berdebat.
"Spatula nganggur gaesss lumayan tuh buat baku h*ntam." Ucap Dea, Anes dan Aleta pun menoleh.
"Dahlah aku mau mandi." Ucap Anes, gadis itu berjalan naik ke kamar nya.
"Lah itu anak kirain udah mandi." Ucap Aleta.
__ADS_1
"Belum tadi lapar, jadi minta mbak buat bikinin roti." Ujar Anes.
"Kenapa gak sekalian sarapan aja si." Protes Aleta.
"Itu beda lagi." Ucap Anes, Aleta dan Vee tertawa mendengar ucapan Anes.
Tak lama Alexi turun dan ikut duduk di hadapan Aleta, melihat wajah tampan Alexi Aleta mendengus kesal.
"Kamu kenapa ta?" Tanya Dea.
"Alexi ganteng banget si mom, kenapa malah jadi sepupu Aleta gak jadi pacar Aleta aja." Ceplos nya membuat Alexi melirik Aleta tajam.
"Emang nya aku mau sama kamu." Ledek Alexi.
"Mau gak mau harus mau lah." Ucap Aleta.
"Kalau aku mau nya sama Anes gimana." Goda nya lagi, benar sekali tuhan begitu baik mentakdirkan Alexi menjadi kembaran Anes.
Mungkin jika Alexi orang lain bisa dapat dipastikan kalau Anes dan Aleta akan memperebutkan laki-laki yang sama, setelah menunggu cukup lama akhirnya para keluarga pun berkumpul di ruang makan.
Setelah selesai sarapan seperti biasa Anes akan menemani Aleta ke kantor nya, begitupun dengan Vee yang akan pergi ke kampus nya.
Di sebuah perusahaan tepatnya di kantor Aleta kini telah ramai diperbincangkan jika model senior nya Adelle telah kembali, Anes dan Aleta saling menatap satu sama lain.
"Ya tapi emang cakep si ta, cuma gitu mata nya tajem banget kaya jarum suntik." Ucap Anes, Aleta tertawa.
"Katanya dia mau ada kontrak kerja sama dengan perusahaan Aiden." Ucap Aleta, membuat Anes menoleh
"Yang benar saja." Protes Anes.
"Gak langsung berhadapan sama Aiden si, dia ditangani oleh Azka dan Axel." Ucap Aleta, Anes tersenyum.
"Gak sama Alexi kan ya." Kekeh Anes.
"Cih, kamu sama Alexi kaya orang pacaran padahal adik kakak." Ucap Aleta, Anes tertawa.
"Kalau Alexi bukan adik udah aku nikahin dari lama ta serius dah." Canda Anes, Aleta ikut tertawa ia juga memiliki pemikiran yang sama dengan Anes.
"Aku juga nes, kalau Axel bukan adik aku udah aku nikahin dari lama. Gak usah lah nunggu mami aku konser Mulu, sebelum konser juga aku udah pasti minta dinikahin." Kekeh Aleta, tolong ini anak siapa kalau orang halu itu nikah sama orang lain ye kan. Kenapa mereka doang yang nyayal bisa nikahin adik nya yang tampan tiada tara.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N**: Aku juga kok, kalau ada di dunia nyata mau nikah sama Alexi atau salah satu dari mereka, tanpa disuruh gak apa-apa gue mau😂
A: Sama gue juga mau kok, masalahnya mereka mau gak sama gue 😌
N: Udah terbang ye kan gue, Lo banting ke bumi biar nyadar 😭
A: Jan hallu Mulu berat Uun 😂
N: Berat kek rindu yang tak sampai 😧
A: Berat kek cinta yang tak sampai 😌
N: Othor gue bisa galau juga ternyata 🤣
__ADS_1
A: Gue juga manusia btw😒
N: Oiya 🤣🤣🤣*