
Pagi hari Vee baru saja selesai membersihkan diri, ia melihat Aiden yang masih terlelap dalam tidurnya. Vee tersenyum dan mengelus lembut pipi suaminya.
"Sayang bangun yuk sudah pagi." Ucap Vee.
"Emmmhhh, lima menit lagi sayang." Balas Aiden, Vee tersenyum lagi dan mengecup kening suaminya membuat Aiden tersenyum.
"Bangun dulu memang nya gak ke kantor?" Tanya Vee, dengan pelan Aiden mengerjapkan matanya dan tersenyum manis saat melihat wajah cantik sang istri.
"Ke kantor kok, kan aku harus kerja keras buat bahagiain anak dan istri aku." Ucap Aiden, ada rasa haru di hati Vee.
Dulu Vee sempat berfikir mungkin pernikahan nya dengan Aiden tidak akan bertahan lama, mengingat Aiden yang begitu dingin kepadanya. Dan juga Aiden yang begitu mempedulikan Adelle.
Namun kini semua pemikiran itu musnah saat Vee melihat Aiden yang bekerja untuk dirinya, Aiden yang tidak pernah mengeluh tentang pekerjaan nya yang melelahkan.
"Aku siapin dulu air nya ya, kamu tunggu sebentar." Ucap Vee, Aiden mengangguk lelaki itu menatap Vee yang berjalan memasuki kamar mandi.
Setelah Vee selesai menyiapkan air untuk Aiden mandi wanita itu langsung merapikan tempat tidur nya, dan tak lupa juga Vee menyiapkan pakaian kerja untuk suaminya.
Setelah menyiapkan semua itu Vee berjalan keluar kamar, ia akan membuat teh hijau untuk Aiden.
"Kau sudah bangun Vee?" Tanya Anes, Vee tersenyum ia tahu jika Anes sudah berada di dapur pagi-pagi seperti ini. Sudah dapat dipastikan jika wanita itu sedang kelaparan akibat tidak ikut makan malam.
"Hmmmmm, kau tidak makan semalam Anes." Ucap Vee, Anes tertawa kecil Vee selalu tahu kebiasaan buruk nya.
"Hmmmmm, aku pulang malam sekali karena banyak pekerjaan." Ucap Anes, gadis itu duduk di kursi dapur.
"Kamu harus memikirkan kesehatan mu juga, jangan terlalu sibuk dengan pekerjaan." Ucap Vee, Anes bangun dan memeluk Vee.
"Aaaaaaaa, kakak ipar yang satu ini baik sekali. Akan lebih baik lagi jika kau memberikan aku keponakan." Kekeh Anes, Vee tertawa kecil mendengar ucapan Anes.
"Nanti aku belikan kamu keponakan kecil." Canda Vee.
"Kau kira aku seorang anak yang sedang merengek minta dibelikan mainan." Dengus Anes, Vee tertawa ia tidak ingin mengambil pusing candaan Anes.
__ADS_1
Toh Aiden saja mengatakan jangan terlalu memikirkan hal yang membuat Vee merasa terbebani, karena itu akan berpengaruh kepada kesehatan Vee.
"CK, tunggu saja nanti akan aku berikan keponakan kecil untuk mu." Ucap Vee, Anes tersenyum senang. Tadinya Anes berfikir Vee akan marah karena Anes dan Alexi selalu meminta keponakan, namun ternyata tidak Vee terlihat begitu tenang dalam menghadapi Anes dan Alexi.
Tak lama kemudian para anggota keluarga pun turun untuk sarapan, Aiden melihat Vee yang sudah duduk di meja makan pun tersenyum.
"Vee hari ini kamu tidak perlu pergi kemanapun ya, mom tidak ingin kamu kecapekan." Ucap Dea, wanita itu begitu khawatir kepada menantunya.
"Vee tidak kecapekan kok mom." Ucap Vee.
"Untuk hari ini kamu dirumah saja sayang, biar nanti mom atau Anes yang menemani kamu." Ucap Aiden, karena lelaki itu tahu kemarin Anes sudah lembur.
"Benar Vee, aku juga dedak tidak ingin kemanapun. Kita nonton saja dirumah." Ucap Anes, Vee tersenyum dan mengangguk lagi pula jika Anes dirumah Vee akan keluar bersama siapa.
"Baiklah." Ucap Vee, setelah selesai sarapan Vee mengantarkan Aiden ke teras rumah.
"Baik-baik ya, kalau butuh apa-apa minta tolong pelayan saja." Ucap Aiden, mengecup setiap inci wajah cantik Vee.
"Gak lah istri aku lebih menarik dari siapapun." Ucap Aiden membuat Vee tersenyum, kini lelaki itu memasuki mobilnya dan pergi.
Vee menatap kepergian Aiden sampai mobil suaminya tak terlihat lagi, setelah dirasa Aiden sudah benar-benar pergi Vee kembali kedalam rumah yang hanya ada Anes disana. Karena mom Dea dan dad Justin sedang ada urusan diluar.
"Ke kamar aku saja yuk Vee." Ajak Anes.
"Boleh, tapi aku ambil minuman dan camilan dulu." Ucap Vee, Anes mengangguk ia berjalan lebih dulu ke kamar nya. Sementara itu Vee akan menyusul Anes.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: Maaf ya kalau sedikit, othor nya lagi rada ngelag ini 😂*
N: Ngelag gak tuh 🤣
A: Iya lagi puasa bingung mau bikin cerita apa, kalo cerita begitu kasian kalian yang baca nanti batal 😂
N: Kasian elo nya juga yang nulis dosa Thor 🤣
A: Nah mangkanya, jadi kalo dikit-dikit Mon maap ya maklum Ken aja 😂
N: Ngokhey yang penting rajin 😂
A: Siiaaaaaaappp 😂
N: 😂😂😂
__ADS_1