Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 49


__ADS_3

Siang hari Aiden dan Vee pun memutuskan untuk pulang ke rumah Justin, dalam perjalanan Vee hanya terdiam mengingat kejadian semalam.


"Kamu kenapa hmmmm." Tanya Aiden, membuat Vee menoleh.


"Tidak aku tidak apa-apa." Jawab Vee, Aiden tersenyum.


"Kita akan melakukan bulan madu kedua dua Minggu lagi, jadi persiapkan dirimu." Ucap Aiden, membuat Vee terbelalak.


"Apa kau waras, baru semalam kau melakukan nya dan kau akan mengajakku honeymoon lagi." Pekik Vee, Aiden tersenyum nakal.


"Aku ingin memiliki anak." Jawab Aiden, Vee terdiam Aiden benar-benar mesum kali ini.


" Dasar mesum!" Cebik Vee, Aiden tertawa kecil.


Kini merekapun sudah tiba di kediaman sang Daddy, Aiden mengecup bibir Vee sebelum gadis itu turun dari mobil.


"Istirahat lah, aku harus menghadiri meeting penting." Ucap Aiden, Vee hanya menatap lelaki itu sekilas.


Vee masuk kedalam rumah dengan lesu, Dea yang melihat menantunya memasang wajah lesu tersenyum.


"Ada apa ini anak mommy, kenapa lesu gini si." Kekeh Dea.


"Tidak apa-apa mom, dimana Anes." Ucap Vee, lalu menanyakan adik iparnya.


"Anes sedang ke kantor, mungkin menemui Aleta." Jawan Dea, Vee pun mengangguk.


Dea yang saat itu juga memiliki urusan meminta Vee untuk beristirahat, namun bukannya istirahat Vee justru malah duduk di samping kolam renang.


"Hah, aku lelah sekali." Ujar nya.


"Nona ada yang ingin anda minum atau makan?" Tanya seorang pelayan yang di sediakan oleh Aiden, khusus untuk menemani Vee.


"Kau, tidak aku tidak ingin apapun." Ucap Vee, pelayan wanita itu terdiam di belakang Vee.


"Duduklah kakimu bisa patah jika terus berdiri." Ucap Vee, pelayan itupun duduk dekat Vee.


"Anda kenapa nona?" Tanya nya.


"Tidak apa-apa." Jawab Vee, kini gadis itu menoleh dan menatap pelayan nya.


"Bagaimana rasanya?" Tanya Vee, membuat pelayan itu mengernyit heran.


"Rasa apa nona." Jawab nya bingung.


"Rasanya bekerja sebagai pelayan?" Tanya Vee lagi, gadis itupun tersenyum.


"Rasanya senang, karena aku menjadi pelayan khusus nona." Jawab nya, Vee menghela nafasnya. Dan ia dikejutkan oleh suara seseorang yang memanggil nya.

__ADS_1


"Vee." Panggil Adelle.


"Hmmmmm, eh Adelle." Ucap Vee, pelayan itupun berdiri saat melihat Adelle.


"Kau sedang apa?" Tanya Adelle, duduk di samping Vee.


"Aku hanya sedang duduk." Jawab Vee, Adelle tersenyum namun senyum nya menghilang saat melihat tanda merah di leher Vee.


"Kau semalam tidak ikut makan malam di rumah." Ucap Adelle, mata nya tidak lepas dari leher Vee.


"Hmmmmm, aku pergi menemani Aiden." Jawab Vee, pelayan Vee yang sadar akan tatapan Adelle melepaskan ikat rambut Vee.


"Maaf nona." Ujar nya, Vee hanya mengangguk dan tersenyum.


"Anes juga mengatakan kau tidak pulang ke rumah." Tanya Adelle.


"Hmmmmm, kami tidur di apartemen milik Aiden." Jawab Vee lagi, namun Vee sadar dengan setiap pertanyaan Adelle.


"Ada apa?" Tanya Adelle saat melihat Vee menatap nya.


"Tidak ada." Jawab Vee, Adelle hanya mengangguk.


Saat mereka sedang berbincang tangan kanan Aiden datang dan mendekati Vee, lelaki itu membungkuk sopan saat melihat Adelle dan Vee yang berdiri.


"Hai." Sapa Adelle, tangan kanan Aiden hanya tersenyum tipis.


"Apa ini?" Tanya Vee.


"Ini adalah tempat-tempat yang akan tuan dan nona kunjungi saat bulan madu nanti." Ujar nya, membuat Adelle menelan Saliva nya.


(Apakah bang ai dan Vee belum melakukan nya, lalu saat aku dan bang Arka menikah bukan kah mereka baru pulang dari honeymoon. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana tubuh polos bang ai, yang akan berdiri di hadapan Vee.) Batin Adelle.


"Katakan saja kepada tuan mu, aku ikut kemanapun dia membawaku pergi." Ucap Vee, memberikan berkas itu kembali.


Vee dan Adelle berjalan menuju ruang tengah dan duduk disana, Adelle menatap wajah mungil Vee.


"Vee." Panggil Adelle.


"Hmmmmm." Sahut Vee.


"Ka_ kheemmmm, kau sudah melakukan nya?" Tanya Adelle, Vee mengernyit.


"Melakukan apa yang kau maksud?" Tanya Vee.


"Enmmmm, yang biasa dilakukan oleh sepasang suami istri." Jawab Adelle, tanpa menjawab pertanyaan Adelle pun Adelle sudah tahu dari ekspresi dan gerak tubuh Vee.


Saat Vee akan membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan Adelle, Alexi tiba dengan dua orang laki-laki yang tak lain Axel dan Azka.

__ADS_1


"Adelle, apa yang sedang kamu lakukan?" Tanya Azka.


"Bang Azka, aku hanya sedang bermain saja." Jawab nya.


"Benarkah?" Tanya Axel, Adelle pun mengangguk dan tersenyum.


"Kau sudah kembali dimana Aiden?" Tanya Alexi.


"Aiden dia sedang ada urusan keluar." Jawab Vee, merekapun mengangguk dan tersenyum.


Alexi menatap Adelle sekilas setelah itu duduk di samping Axel, sementara Azka lelaki itu menatap Adelle yang tiba-tiba terdiam.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading πŸ˜ŠπŸ€— jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜‰


N**: Aiden tanggung jawab woy gue bapeureu😭


A: Yang sabar ya Uun ya πŸ˜‚


N: Gue kan ngebayangin asli nya Thor, kaga di novel aja meresahkan ini lagi peran nya begini makin resah kan gue 😭


A: 🀣🀣🀣 Mon maap keun aku Uun 🀣


N: Solimi Lo Thor, setelah Keanu dan Tio sekarang Aiden yang bikin tidur gue gak nyenyak 😭


A: 🀣🀣🀣 sabar un sabar πŸ˜‚


N: Bener-bener menguji jiwa hallu gue πŸ˜’


A: 🀣🀣🀣


N: Tawa molo lu 😭

__ADS_1


A: πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚*


__ADS_2