
Malam hari Aiden melihat Vee yang sedang merapikan tempat tidur, lelaki itu tersenyum dan duduk di sofa kamar nya.
"Kau tidak lelah?" Tanya Aiden, Vee pun menoleh.
"Tidak, lagipula kenapa harus lelah." Ujar Vee.
"Kau merawat ku dengan baik akhir-akhir ini." Ucap Aiden, Vee tersenyum manis.
"Itu bukan hal yang melelahkan tuan muda." Ucap Vee.
"Kenapa harus memanggilku tuan muda." Protes Aiden.
"Karena aku suka memanggil mu itu." Kekeh Vee, Aiden tersenyum.
Aiden menarik tangan Vee dan membuat Vee terduduk di atas pangkuan nya, Vee dan Aiden saling menatap satu sama lain.
Aiden mendekatkan wajahnya kepada Vee berniat ingin mengecup b*b*r mungil Vee, namun mereka dikejutkan oleh sang mommy yang tiba-tiba masuk.
"Eh, mo_mommy gak lihat sungguh mommy gak lihat." Ucap Dea, refleks menutup wajahnya.
Vee yang terkejut bangun dari pangkuan Aiden dan berdiri menunduk, Vee malu sungguh. Bisakah ia menenggelamkan diri ke dasar bumi.
"A_aku aku mau ke toilet." Ucap Vee, gadis itu berbicara ingin ke toilet tapi berlari keluar kamar.
Tingkah polos Vee membuat Dea tertawa geli, sementara Aiden tersenyum tipis. Lalu ia menatap sang mommy yang sedang berdiri.
"Hehe, maaf boy kelepasan mommy." Ucap Dea salah tingkah.
"Cucuk di pending ya mom." Ucap Aiden, membuat Dea tercengang.
"Hah? Apa-apaan pake acara dipending." Ucap sang mommy tidak terima.
"Gimana mau buat cucuk, kalau mommy main trobos kamar ai." Ucap Aiden, membuat Dea terkikik.
"Tahan ya tahan, bisa nanti malam ya kan. Pas orang pada tidur kamu gas dah." Ucap Dea tertawa.
"Mommy ada apa coba kesini?" Tanya Aiden.
"CK, tangan mommy kebablasan ai. Tadinya mommy mau ajak Vee kebawah buat nonton." Jawab Dea, Aiden menghela nafasnya.
__ADS_1
"Yaampun mom, memang Anes kemana?" Ucap Aiden, langsung menanyakan adik perempuan nya.
"Anes belum pulang, mungkin ada urusan dengan teman-teman nya." Jawab Dea, setelah mengatakan hal itu Dea pun pergi ke ruang tv.
Dan ternyata Vee sudah berada disana dengan wajah merah padam, Dea tahu Vee pasti merasa malu.
"Kamu disini ternyata, mommy nyari kamu tadi." Ucap Dea berbohong.
"Eh, mommy iya Vee disini mom." Ujar nya.
"Vee gak usah malu, mommy juga pernah muda kok. Pernah ada di posisi Vee." Ucap Dea, Vee merasakan pipi nya panas ia yakin jika kali ini wajah nya sudah seperti kepiting rebus.
"A_" Ucap Vee terhenti saat seseorang datang.
"Hai mom." Sapa Anes, membuat Dea dan Vee menoleh.
"Kau sudah pulang sayang." Tanya Dea.
"Hmmmmm, loh Vee kok disini gak nemenin Aiden." Goda Anes, membuat Vee mencebikan bibirnya.
"Enggak tadi udah nemenin tapi ada mommy." Jawab Vee, membuat Dea kembali tertawa kecil.
"Yaaahh mommy kurang telat datang nya, kalau telat kan bisa liat pas kheeemmmm nya." Ucap Anes, membuat Dea takut jika Vee akan tertular kesolimihan putrinya.
"Nah kan, sekalian bawa kentongan mom buat oatrol." Sambar Vee, membuat Dea dan Anes terbahak.
"Aku jadi wasit nya lah, ayok Vee diulang." Kekeh Anes, membuat Vee bergidik membayangkan hal itu.
Saat mereka sedang tertawa Aiden datang dan memegang tangan Vee, Dea dan Anes berdehem melihat hal tersebut.
"Sopankah seperti itu di hadapan jomblo." Ucap Anes.
"CK, nyari pasangan mangkanya." Ledek Aiden, membuat Anes mendengus.
"Elaaaah, sombong amat." Cebok Anes.
Aiden tersenyum tipis melihat wajah kesal sang adik, sementara Dea wanita itu cekikikan melihat Anes yang kesal.
Di kediaman Julian seorang lelaki baru saja pulang dari kantor nya, ia merebahkan tubuhnya di sofa.
__ADS_1
"Tumben kau sudah pulang." Ucap Mae, membuat Axel mendengus kesal.
"Aku pulang cepat salah, pulang telat mami konser terus." Ujar nya.
"Kamu itu kalau pulang telat bikin jantung mami maraton Axel, takut kalau kamu seperti papi mu itu." Ucap Mae, Axel tertawa kecil.
"Aku memang anak papi." Ujar nya, kini lelaki itu beranjak bangun dan pergi ke kamar.
Mae terlihat kesal dengan Axel yang selalu membela papi nya, bukan hanya Axel Aleta juga sama seperti itu.
Bagi kedua anak Mae Julian adalah seorang papi yang baik, mereka tidak pernah dibuat kecewa ataupun marah oleh papi nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😉🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊
N**: Kasian si anes 😂
A: Di ledekin Mulu ye kan 😂
N: Tapi emang bener dia mblo 🤣
A: Lo malah ikut-ikutan 😒
N: 🤣🤣🤣*
__ADS_1