
Setelah berdebat dengan Dena akhirnya Anes pun bisa pergi bersama para saudara nya, Vee dan Adelle. Mereka benar-benar pergi ke mall untuk memanjakan mata mereka.
Anes berjalan dibelakang dua ibu hamil itu, banyak orang yang menatap kagum Anes dan kecanduan nya.
"Nes belanja dulu apa makan dulu?" Tanya Adelle.
"Sepertinya kita makan dulu saja kali ya, aku lapar dell." Ucap Vee, Anes menatap lesu kedua ibu hamil itu.
Jika ia pergi bersama Aleta sudah pasti Anes akan belanja lebih dulu, setelah itu baru makan. Namun kali ini beda Anes pergi bersama para ibu hamil, yang membawa anaknya di dalam perut mereka.
"Ya sesuka kalian saja." Ucap Anes, ia mengikuti langkah kaki Vee dan Adelle.
"Kita duduk disini saja." Ucap Vee, mereka memilih duduk di kursi sebelah kanan dekat pintu masuk.
"Kamu mau pesan apa nes?" Tanya Adelle, Anes menoleh menatap Adelle.
"Jus strawberry saja." Jawab Anes, Vee dan Adelle saling menatap.
"Tidak memesan makanan?" Tanya Adelle lagi.
"Tidak aku tidak ingin makan." Jawab nya, Vee pun mengangguk ia memesan makanan untuk Adelle dan dirinya. Tak lupa Vee memesan jus strawberry dan cheesecake untuk Anes, Vee tidak ingin Anes hanya minum jus saja.
"Nes." Panggil Adelle, Anes pun menoleh menatap Adelle.
"Ada apa." Sahut Anes.
"Kamu tidak ada niat untuk baikan dengan Deandra?" Tanya Adelle, Anes tertawa kecil mendengar pertanyaan Adelle.
"Entahlah sampai kapan kisahku seperti ini, yang jelas untuk saat ini bukan saat nya membahas aku." Ucap Anes.
"Azka dan Aleta sudah akan menikah, seharusnya kamu dan Deandra lebih dulu kan yang menikah." Ucap Vee.
"Tidak, aku ingin membuat ceritaku sendiri." Balas Anes, Vee dan Adelle pun mengangguk dan tersenyum.
Saat mereka sedang berbincang dengan asik seseorang datang menghampiri ketiga wanita itu, wanita hamil itu berdiri di samping Anes begitu saja.
"Hai." Sapa nya, Anes dan kedua saudaranya pun mendongak.
"Lolita." Lirih Adelle.
"Iya ini aku, kenapa kalian terlihat kaget seperti itu." Ujar nya, Anes menghela nafasnya dengan malas.
"Ada apa kamu kesini?" Tanya Anes to the points.
__ADS_1
"Anes kamu masih saja seperti dulu, dingin dan datar jika berbicara dengan aku." Ucap Lolita.
"Lalu aku harus bagaimana, harus melompat kegirangan? Cih, itu sama sekali bukan diriku!" Ucap Anes, membuat Lolita merasa tersinggung.
"Kenapa kamu selalu bersikap dingin kepada aku? Bahkan saat aku masih menjalin hubungan dengan Azka?" Tanya nya, Anes menatap Lolita dengan sinis.
"Sikapku memang seperti ini, lagipula untuk apa kamu membahas Azka? Bukankah hubungan kalian sudah berakhir." Ucap Anes, ia tak suka kepada orang yang selalu mengungkit masa lalu nya.
"Cih, semua ini berakhir juga karena kamu. Karena campur tangan kamu." Ucap Lolita sinis.
Anes tersenyum kecut mendengar perkataan Lolita, tidah tahukah dia Anes tidak akan seperti itu jika Lolita tidak mengkhianati Azka.
"Kamu tahu aku Lolita, aku tidak akan pernah mengusik hubungan orang lain jika tidak ada penghianatan di dalam nya. Tapi kamu, kamu menjalin hubungan dengan saudaraku dan kamu mengkhianati nya sampai kamu mengandung anak dari selingkuhan kamu." Ucap Anes, Lolita memelototkan matanya mendengar apa yang Anes ucapkan.
"Cih, benarkah hanya karena itu? Bukan karena kamu ingin Azka menikah dengan Aleta?" Ucap Lolita, Anes mengernyit menatap Loly yang masih saja percaya diri.
"Jika memang itu alasannya kamu mau apa? Lagi pula hubungan mereka di dukung oleh semua keluarga, dan yang jelas Aleta itu wanita baik-baik." Ucap Anes membanggakan Aleta.
"Cih, darimana wanita baik-baik nya? Dia sengaja mendekati aku, mendengarkan semua ceritaku tentang Azka. Lalu dengan perlahan dia mulai merebut Azka dari aku, membuat Azka tidak peduli kepadaku. Saudara kamu itu terlalu munaf*k Anes." Ucap Lolita, Anes yang geram pun menggebrak meja membuat beberapa pengunjung restoran menatap nya.
Braaaaaaaaakkkkk... Adelle dan Vee tersentak mereka mencoba untuk menenangkan Anes.
Tanpa Anes sadari dari kejauhan ada Deandra yang sedang bertemu dengan klien nya, Deandra menoleh mencari sumber keributan.
Matanya menangkap sosok wanita yang cukup ia kenal, Dean mengernyit ada apa dengan Anes? Kenapa wanita itu membuat keributan disana.
"Anes sudah jangan dilanjutkan lagi, ingat kita kesini untuk bersenang-senang." Ucap Vee.
"Benar nes, lagian mau bagaimanapun Lolita menjelekan Aleta. Tetap saja pilihan Azka itu Aleta bukan Lolita." Ucap Adelle, Lolita mengalihkan pandangan nya menatap Adelle.
"Kamu mengatakan aku mengkhianati Azka tapi kamu tidak bisa menerima nya, CK. Lalu bagaimana dengan Adelle yang mengkhianati Arka dan berselingkuh dengan kakak kamu Aiden." Ucap Lolita, hal itu semakin membuat Anes geram.
Pasalnya ia sedang bersama dengan Adelle mantan Aiden yang kini menjadi istri Arka, dan Vee yang berstatus sebagai istri Aiden.
"Tutup mulutmu Lolita." Ucap Anes, menunjuk wajah Loly.
"Adelle memang pernah membuat kesalahan karena menjalin hubungan dengan kak Aiden, tapi Adelle tidak ser*nd*h kamu, dia tidak pernah tidur bersama kakak ku kau paham." Ucap Anes, Adelle diam kini ia bisa melihat Anes membela nya.
Setelah dulu Adelle mengecewakan Anes karena menjalin hubungan dengan kedua saudaranya, Adelle menatap Anes dengan bangga.
"Sudah Anes itu semua sudah berlalu, anggap saja dia tidak bahagia dan mencari kesalahan orang lain agar ikut mend*rita bersamanya." Ucap Vee, Lolita menatap Vee dengan emosi ia kesal karena Adelle dan Vee membela Anes.
Tentu saja membela Anes, karena Anes adalah adik ipar Vee dan kakak sepupu Adelle.
__ADS_1
"Sepertinya anda tertarik dengan keributan itu tuan muda Gavriel." Ucap klien Deandra.
"Ah itu tidak benar, aku tidak suka dengan keributan apalagi mereka seorang wanita. Apakah pantas membuat keributan di tempat umum." Ucap Deandra, tangan kanan lelaki itu mengulum bibir nya menahan tawa.
Bisa-bisanya Deandra mengatakan tidak suka keributan, padahal dia sendiri selalu membuat keributan bersama Anes.
"Ah benar sekali, tapi bukankah wanita yang baru saja menggebrak meja itu nona muda Abrisham." Ucap klien Deandra, membuat Dean terdiam ternyata banyak juga yang mengenal Anes.
"Benarkah? Ah, saya kurang tahu tentang itu." Ucap Deandra, lagi-lagi membuat tangan kanannya menahan tawa.
Tangan kanan Deandra ingin sekali tertawa keras untuk menertawakan tuan muda nya, ia benar-benar tidak habis pikir dengan sikap Deandra.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊
A**: Guys mau nanya kalau novel Anes dan Deandra di pisah setuju ga*?
N: Kenapa di pisah Thor?🙄
A: Gak apa-apa si biar lebih dapet aja greget nya, biar nanti fokus Anes dan Deandra gitu 😁
N: Guemah ayok-ayok aja si, tapi nanti Anes muncul disini kan sesekali?
A: Muncul lah, lagian kan mereka tinggal nya satu negara. Nanti yang ikut ke novel Anes Aleta aja gitu 😁 abang-abang nya cuma muncul sesekali 😁
__ADS_1
N: Mari kita lihat bagaimana pendapat yang lain nya 😁
A: Ngokhey 😂