Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 94


__ADS_3

Aiden berjalan sedikit menjauh dari Vee, ia menarik tangan sang adik yaitu Alexi. Azka dan Axel yang merasa penasaran pun ikut mendekati Aiden dan Alexi, mereka begitu penasaran bagaimana bisa Alexi mengenal putri tuan Xavier yang selama ini selalu di sembunyikan dari publik.


"Kenapa bisa?" Tanya Aiden, Axel dan Azka ikut mengangguk.


"Apanya." Balas Alexi tak mengerti dengan pertanyaan sang kakak.


"Bisa-bisanya sok polos setelah bikin kita semua terkejut." Ucap Axel, Alexi tertawa kecil ia menatap Axel yang mendengus.


"Alea?" Tanya Alexi, ketiga saudara nya itu mengangguk. Belum lama Alexi akan berbicara Arka datang menghampiri, ternyata lelaki itu juga sama kepo nya.


"Katakan bagaimana bisa kau mengenal putri bungsu taun Xavier?" Tanya Arka to the points.


"Si Arka to the points amat ka." Kekeh Axel, Aiden tertawa ia juga sama seperti Arka merasa penasaran.


"Tidak perlu yang berbelit-belit lah, langsung aeee gimana ceritanya." Ucap Arka, Alexi menghela nafasnya.


Lelaki tampan yang berstatus sebagai putra bungsu dari pasangan Dea dan Justin itu menceritakan bagaimana pertemuan pertama nya dengan Alea, dan bagaimana keduanya bisa selalu bertemu dalam waktu yang tidak di sengaja. Lalu bagaimana ia bisa begitu dekat dengan Alea.


Mendengar penuturan Alexi keempat saudaranya itu berdecak kagum, mereka tak percaya jika diam-diam Alexi menyimpan berlian. Ya berlian yang di maksud adalah Alea, Axel, Aiden, Azka, dan Arka tahu bagaimana tuan Xavier melindungi Alea.


Namun lihatlah tanpa di sengaja ternyata Alexi yang berhasil menemukan gadis cantik yang menjadi incaran banyak pengusaha itu, jika sudah seperti ini apakah Alea akan melirik lelaki lain? Ah para saudara Alexi tak yakin tentang hal itu.


"Benar kata pepatah tidak perlu mencari jika sudah jodoh maka akan datang dengan sendirinya." Ucap Azka.


"Nah kan, itu artinya kita gak perlu susah-susah nyari. Buktinya Aiden nyari Adelle eh jodoh nya si Vee." Ucap Arka, Aiden mendengus kenapa harus membahas dirinya dan Adelle.


"Sadar diri bang memangnya si Adelle gimana, susah-susah selingkuh lah jodoh nya bang Arka juga kan." Ucap Azka, Arka mendengus kesal kepada sang adik yang selalu membela Aiden.


"Disini winner nya Alexi, diam-diam menggelegar." Ucap Axel, Anes dan Aleta datang menghampiri para saudara nya.


"Heh bontot, Nemu berlian dari mana kamu?' Tanya Anes, wanita itu tak habis pikir kepada Alexi yang membuat nya sangat terkejut.


"CK, jika sudah jodoh Anes yang posesif sama Alexi bisa apa." Goda Axel, Anes mencibir tapi juga membenarkan ucapan Axel.

__ADS_1


"Untung nih ya yang di dapetin sama Alexi itu Alea, bayangin kalau Alexi dapet nya Alia zonk kaga tuh." Kekeh Aleta, semuanya tertawa membuat Justin dan Dea yang sedang berbincang dengan tuan Xavier menoleh kepada putra putrinya.


"Ta jangan dulu ghibah apa, kita masih ada di acara nya ini." Ucap Anes, Azka tertawa kecil melihat tingkah Aleta yang blak-blakan.


"Aiden kamu sibuk Mulu ghibah bini sendiri di lupain." Ucap Adelle, nah kan Aiden baru ingat dimana istrinya itu.


"Nah iya Vee mana ya." Ucap Aiden, membuat semua orang panik.


Jika Vee hilang bisa di gantung ramai-ramai mereka oleh Dea, Mae, dan Mei. Aiden mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Vee.


"Kakak gimana si, bisa-bisanya gak gandeng istri sendiri." Ucap Anes wanita itu ikut panik.


"Lah nes Vee mana." Ucap Aiden, Alexi dan Axel tertawa kecil.


"Tadi kakak tinggal dia dimana, mangkanya sudah tahu punya istri malah di tinggal-tinggal." Ucap Anes, Alea yang melihat perkumpulan keluarga Anes sedikit gelisah pun menghampiri mereka.


"Ada apa?" Tanya Alea, Aiden menatap Alea.


"Calon kakak ipar kamu hilang." Ceplos lelaki itu, Azka tertawa bisa-bisanya Aiden lupa akan wibawa nya.


"Sorry, Vee maksudku istri aku." Ucap Aiden, Alea mengangguk ia ikut mencari keberadaan Vee.


Alea berjalan memecah keramaian tamu yang hadir, dari kejauhan ia melihat seorang wanita cantik yang sedang duduk di meja dengan banyak makanan di hadapan nya.


"Apakah itu." Gumam Alea, wanita itu berlari kecil dan menghampiri Vee.


"Vee." Panggil Alea, Vee mendongak dan tersenyum.


"Hai, duduk." Ucap Vee, Alea tertawa kecil disaat yang lain kocar-kacir mencari keberadaan Vee. Ternyata wanita hamil itu sedang mengisi perutnya.


"Kamu kenapa pergi dari sana?" Tanya Alea.


"Aku lapar, mereka hanya akan berbicara saja. Tanpa mereka sadari aku membawa orang lain dalam perut ku." Ucap Vee, Alea tertawa kecil ia mengirimkan pesan kepada Alexi untuk memberi tahu jika dirinya sudah bersama dengan Vee.

__ADS_1


Tak lama Alexi dan Aiden pun menghampiri dua wanita cantik itu, Aiden memegang pundak Vee hingga membuat Vee mendongak.


"Kenapa pergi gak bilang sayang?" Tanya Aiden, sikap lembut Aiden kepada Vee membuat Alea tersenyum.


"Aku lapar, kamu tahu bukan jika anak mu tidak bisa diam dan ingin selalu makan." Ujar nya, Aiden tertawa kecil ia lupa jika istrinya sedang hamil.


"Baiklah makan saja sesukamu, lain kali jangan pergi tanpa aku." Ucap Aiden, Vee mengangguk.


Dari kejauhan Alia memperhatikan Alea yang berada dekat dengan Alexi, Aiden dan Vee. Ada rasa cemburu di hati wanita itu.


Kenapa Alea selalu mendapat yang lebih dari yang ia dapatkan, seperti sekarang setelah kehilangan Haris Alea malah mendapatkan Alexi.


"Nanti kita akan seperti itu." Bisik Alexi di telinga Alea, dan membuat wajah Alea merona.


"Haruskah seperti itu?" Goda Alea, Alexi tertawa kecil dan mengangguk. Kini lelaki itu mengelus lembut kepala Alea, tuhan akhirnya Alea merasakan kembali kasi sayang dari seseorang yang selama ini ia harapkan kehadirannya.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Yok Alexi Alea bisa yok pelan-pelan 😂*


A: Mau kemana Uun pelan-pelan 😂


N: Mau ke dunia, ah sudahlah 😂

__ADS_1


A: Dih 😂


N: 😂😂😂


__ADS_2