
Malam hari Aiden kembali dari kantor nya, ia masuk kedalam kamar dan melihat Vee yang meringkuk di atas tempat tidur.
Aiden tertawa kecil seperti melihat bayi yang sedang tidur, ia juga merasa gemas kepada Vee.
Aiden berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah itu ia pergi ke ruang ganti untuk mengganti pakaian nya.
Aiden ikut merebahkan tubuhnya di samping Vee dengan menatap sang istri yang tengah tidur, Vee yang merasa ada seseorang yang menatap nya pun membuka matanya.
Kini mereka saling menatap satu sama lain, Vee mulai salah tingkah dengan tatapan Aiden.
"Ka_kau sudah pulang?" Tanya nya.
"Belum aku belum pulang." Jawab Aiden ngasal, Vee mendengus kesal.
"Jam berapa sekarang?" Tanya Vee menggeliat.
"Jam 9 malam." Jawab Aiden membuat Vee terkejut, bisa-bisa nya ia tidur selama itu.
Aiden melihat album foto yang dipeluk Vee, ia mengambil album itu dan membuat Vee gugup. Vee takut jika Aiden akan marah kepadanya.
"Ma_maaf aku hanya bosan dan menemukan album itu di dalam laci." Lirih Vee.
"Tidak masalah lagi pula kau berhak untuk melihat nya." Ucap Aiden, Ter terdiam apa dirinya tidak salah dengar.
"Mandilah setelah itu temani aku makan malam." Ucap Aiden, Vee pun mengangguk dan berlari kecil menuju kamar mandi.
...
Di ruangan lain terlihat Justin sedang menatap putra bungsu nya, kenapa Alexi jadi gila kerja seperti itu apa Justin salah memberi makan kepada nya.
"Apa yang Daddy lakukan?" Tanya Alexi.
"Menatap mu." Jawab Justin jujur.
__ADS_1
"CK, ada apa Daddy menatapku." Kekeh Alexi, Justin pun masuk kedalam ruang kerja Alexi dan duduk di sofa.
"Kau normal kan Al." Ucap Justin, membuat Alexi tersedak.
"Apa maksudnya, jelas saja aku normal." Ucap Alexi.
"Lalu kenapa kau tidak memiliki kekasih seperti para saudara mu?" Tanya Justin.
"Aku tidak ingin bermain-main dengan wanita, jika aku sudah menemukan wanita yang tepat maka aku akan menikahi nya." Ucap Alexi, membuat Justin mengangguk.
"Lalu kapan itu akan terjadi, sementara kau saja sibuk bekerja." Ucap Justin membuat Alexi tertawa.
"Tidak usah pusingkan aku dad, Anes saja belum menikah." Ujar Alexi, ah sepertinya Justin salah menanyakan hal ini kepada Alexi.
"Kau itu selalu memiliki alasan untuk menghindar." Ucap Justin, Alexi tertawa kecil.
Bukan itu yang dimaksud Alexi ia tidak ingin jika dirinya menyakiti wanita, karena bagi Alexi wanita itu harus dijaga bukan untuk dipermainkan apalagi disakiti.
(Alexi kalau nikah nya sama author aja mau gak si, kalau mau dengan senang hati dah author terima serius. 😂)
"Kalian mau kemana?" Tanya Anes.
"Kita mau keluar cari makan." Jawab Aiden.
"Oh, kebetulan sekali Vee belum makan malam. Saat aku akan memanggil nya dia sedang tertidur." Ucap Anes membuat Aiden menatap Vee.
"Aku tidak lapar nes." Ujar Vee.
"Kau harus makan Vee, agar keponakan ku cepat launching." Ledek Anes, lagi-lagi membuat wajah Vee merona.
Aiden dan Vee pun pergi keluar rumah, sementara Anes kembali ke kamarnya. Ia merasa lelah karena banyak kegiatan hari ini, sebenarnya Alexi selalu memarahi Anes karena yang Alexi inginkan Anes bersantai di rumah saja. Namun namanya Aneska mana mau jika hanya berdiam diri dirumah saja.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N: Anes selalu meresahkan 😂
A: Didikan aunty gak pernah gagal 😂
N: Mantap si 😂😂😂
A: rebes ya 😂
N: Visual woy 😂
A: Sabar apa, nyari dulu gue nya 😌*
*N: Oiya semangat 😂😂😂
__ADS_1
A: Hilih 😒
N: 😂😂😂*