Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 181


__ADS_3

Tiga hari berlalu terlihat sebuah mobil mewah yang melaju cepat di jalanan yang cukup sepi, diikuti oleh satu mobil mewah lain nya.


Mobil mewah pertama yang melaju begitu cepat adalah mobil milik Axel, sementara mobil dibelakang nya adalah mobil milik Alexi yang di dalamnya terdapat Alexi dan Alea.


Karena keadaan habis hujan dan mobil Axel melaju kencang membuat air yang bergelombang di jalan mengenai seseorang, orang itu terlihat begitu terkejut saat tiba-tiba ada air yang mengenai wajah dan pakaian nya.


"Wooyy." Teriak orang itu, karena kesal Axel tidak menepikan mobilnya orang itu melempar bekas minuman kaleng yang di pegang nya ke arah mobil Axel.


Braaakkk.... Ckitttt.... Axel memberhentikan mobilnya secara mendadak, membuat Alexi yang berada di belakang nya ikut berhenti.


"Loh Axel kenapa sayang?" Tanya Alea, Alexi menggelengkan kepalanya.


"Tidak tahu sayang." Jawab Alexi, memperhatikan Axel yang mulai keluar dari mobil nya.


Axel melihat mobil nya yang sedikit lecet, ia menatap orang yang berdiri tidak jauh dari tempat nya.


"Kamu yang melempar kaleng ini?" Tanya Axel, wajah nya sudah tidak bisa di ajak damai.


Axel memang tipikal orang yang sabar, tapi jika seseorang mengusik nya ia tidak bisa lagi untuk sabar. Ya begitulah Axel, padahal dirinya yang salah.


"Iya memangnya kenapa." Jawab orang itu, Axel menatap nya dari atas sampai bawah.


"Ada masalah apa kamu dengan saya sampai melempari mobil saya seperti ini." Ucap Axel, orang itu menatap Axel dengan tatapan tak suka.


"Kamu tidak lihat pakaianku yang basah akibat dari kecerobohan kamu." Ucap nya.


"Memangnya apa yang saya lakukan." Sengit Axel.


"Hei, anda melajukan mobil dengan sangat cepat hingga membuat air yang menggenang di jalan mengenai saya." Ujar nya tak kalah sengit.


"Hanya untuk minta ganti rugi sampai harus melempari kaleng ini ke mobil saya." Sinis Axel, entahlah hari ini Axel sangat sensitif terhadap segala hal.


"Cih, saya tidak butuh uang anda. Yang saya mau anda meminta maaf kepada saya." Ucap nya.


"Kalau saya tidak mau." Balas Axel dengan wajah tengil nya.


"Cih, jangan mentang-mentang anda orang kaya bisa seenaknya. Apakah semua orang kaya itu seperti ini, tidak bisa menghargai orang-orang biasa seperti kami." Ucap orang itu.


"Kau, jaga ucapan mu." Teriak Axel, melihat Axel yang kepancing emosi Alexi buru-buru turun dari mobil nya begitupun dengan Alea.


"Axel cukup." Ucap Alexi, membuat orang itu tertegun melihat ketampanan Alexi dan kecantikan Alea.


"Axel ada apa dengan kamu, kenapa sampai terpancing emosi seperti ini." Ucap Alea.


"Cih, aku tidak akan seperti ini jika dia bisa menjaga perkataan nya." Sinis Axel, malam ini Alexi dan Alea benar-benar tidak mengenal Axel.


"Hei, apa yang aku katakan itu benar. Kenapa kalian para orang kaya suka sekali bersikap seenaknya." Sengit orang itu.


"Jaga ucapan kamu tidak semua orang kaya seperti itu termasuk kami." Ucap Axel, Alexi menarik tubuh Axel yang mencoba mendekati orang itu.


"Axel cukup tenangkan diri kamu." Ucap Alexi.

__ADS_1


"Apa yang dikatakan oleh Alexi benar Axel sebaiknya kamu tenangkan diri kamu, lagian apa yang dikatakan oleh wanita ini benar kamu yang salah karena melaju dengan kencang." Ucap Alea.


"Lihatlah bahkan mbak ini saja tahu kau salah." Ujar nya.


"Sudah cukup mbak, saya minta maaf atas nama saudara saya." Ucap Alea.


"Alea untuk apa kamu minta maaf." Ucap Axel.


"Sudah Axel." Ucap Alexi, lelaki itu menarik tubuh Axel dan memasukkan nya kedalam mobil.


"Sekali lagi kami minta maaf mbak." Ucap Alexi.


"Tidak masalah, saya juga minta maaf karena sudah berkata tidak sopan." Ujar nya.


"Tidak apa-apa, oiya ini uang ganti rugi untuk mbak. Sekali lagi saya benar-benar minta maaf." Ucap Alexi, wanita itu tercengang melihat uang yang diberikan oleh Alexi.


"Ti_tidak saya tidak membutuhkan uang ini." Ujar nya.


"Tidak apa-apa kamu terima saja untuk mengganti pakaian kamu yang kotor." Ucap Alexi lagi, Alea tersenyum melihat kebaikan kekasihnya.


"Tidak perlu sungguh, pakaianku bisa dicuci jadi tidak perlu menggantinya." Ucap wanita itu.


"Tidak apa-apa ambil saja." Ucap Alexi kekeh.


"Benar apa yang dikatakan oleh Alexi kamu terima saja uang nya, jika kamu tidak mau menggunakan uang nya untuk membeli pakaian. Kamu bisa menggunakan uang nya untuk hal yang lain." Ucap Alea, wanita itu tertegun mendengar suara Alea yang begitu lembut.


"T_tapi." Lirih nya.


Ia melihat Alexi yang membukakan pintu untuk Alea, bagaikan tuan putri dan pangeran. Wajah cantik Alea cukup membuat nya terpesona.


Alexi dan Axel pun kembali melajukan mobilnya, Alea tersenyum menatap Alexi yang sedang mengemudi.


"Kamu kenapa melihat aku seperti itu?" Tanya Alexi.


"Gak nyangka aku kalau pacar aku baik banget." Ujar Alea, membuat Alexi tertawa kecil.


"CK, baik lah. Kalau aku gak baik nanti kamu tolak." Ujar nya.


"Cih, terbang pasti." Goda Alea.


"Iya nih aku berbunga-bunga dipuji cewek cantik." Kekeh Alexi, Alea mencebikan bibirnya membuat Alexi merasa gemas.


"Sayang kamu jangan membuat aku tergoda nanti dosa loh." Ucap Alexi.


"Hah, siapa yang mau menggoda kamu." Ucap Alea.


"Itu kenapa tuh bibir nya manyun-manyun seperti itu." Ucap Alexi.


"CK, aku sebel sama kamu. Mana ada aku menggoda kamu." Ucap Alea, Alexi tertawa kecil mendengar perkataan Alea.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama karena harus berhenti sebentar akibat kesalahan Axel, akhirnya kini merekapun sampai di kediaman Xavier.

__ADS_1


"Ingat langsung istirahat, kalau Alia ganggu kamu atau ngoceh-ngoceh tidak perlu di tanggapi." Ucap Alexi.


"Suka kebawa emosi akunya." Ucap Alea.


"Kalau gitu hajar saja gak apa-apa ikhlas akumah." Ceplos Alexi, membuat Alea tertawa.


"Kalau aku hajar nanti aku masuk berita, kekasih dari tuan muda Alexi Giovaro Abrisham telah melakukan keker*san terhadap kakak nya." Canda Alea.


"Ah tidak masalah, kalau ada yang berani nyakitin kamu akan aku selesaikan dengan cepat." Ucap Alexi, Alea tersenyum lalu mengecup pipi Alexi dengan gemas.


"Baik banget pacar siapa si bapak nya." Ucap Alea.


"Calon suami nona Alea Naura Xavier." Jawab Alexi.


"CK, dasar. Sudah aku turun dulu, kamu hati-hati dijalan dan jangan kebut-kebutan oke." Ucap Alea.


"Siap nona." Jawab Alexi, lelaki itu turun dari mobil dan berjalan memutar untuk membuka pintu mobil.


"Silahkan." Ucap Alexi.


"Terimakasih." Ucap Alea, Alexi mengangguk dan tersenyum.


Alea berjalan masuk kedalam rumah sementara Alexi menatap Alea hingga menghilang dibalik pintu, setelah merasa Alea sudah benar-benar tidak terlihat barulah lelaki itu masuk kedalam mobil dan pergi dari rumah Alea.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N**: Mak pengen laki kaya babang Alexi Mak 😭*


A: Sebenarnya Lo pengen yg kaya Alexi apa yang kaya Axel si Uun 🙄


N: Kalo bisa dua ngapa harus satu si Thor 😂


A: Kumat dah Lo 😌

__ADS_1


N: 😂😂😂


__ADS_2