Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 131


__ADS_3

Malam hari di kediaman Justin terlihat Alexi yang sedang duduk di ruang keluarga, ia sedang memainkan ponselnya disana.


Alexi mengernyit heran saat melihat Aiden yang juga ikut duduk disana, ia menatap Aiden dengan bingung. Kenapa Aiden duduk diruang keluarga, bukan kah seharusnya ia menemani Vee dikamar.


"Kamu kenapa kak?" Tanya Alexi.


"Ibu hamil benar-benar meresahkan ya." Ucap Aiden, menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Memangnya ada apa dengan Vee?" Tanya nya.


"Vee bilang malam ini tidak ingin tidur dengan ku." Ucap Aiden lesu.


"CK, sabar kak ikutin saja apa maunya." Kekeh Alexi, Aiden mendengus ia tidak bisa tidur jika tidak bersama dengan Vee.


"Tapi aku tidak bisa tidur jika tidak berada disampingnya." Ucap Aiden, Alexi tertawa lepas ia benar-benar menertawakan Aiden.


"Ini nih yang namanya senjata makan tuan, dulu kamu bersikeras tidak akan menikah dengan Vee. Sekarang kamu merana karena tidak bisa tidur tanpa Vee." Goda Alexi, Aiden melempar bantal sofa kepada adik bontot nya itu.


"Aku doakan jika kamu sudah menikah nanti Alea akan lebih meresahkan daripada Vee." Ucap Aiden, Alexi tersenyum tipis.


"Dari awal aku sudah jatuh cinta kepada Alea, jadi anakku tidak akan memiliki dendam pribadi kepada Daddy nya." Ucap Alexi bangga, Aiden tertawa mendengar perkataan adiknya.


"Kamu lupa jika Arka juga kecintaan kepada Adelle, buktinya anak Arka tetap mengerjai papi nya." Ucap Aiden, lelaki itu tersenyum penuh kemenangan.


Sementara Alexi menatap Aiden dengan kesal, ia tak menyangka jika Aiden memiliki senjata untuk membungkam nya.


"Lalu kita harus bagaimana agar para ibu hamil tidak meresahkan?" Tanya Alexi, Aiden mengangkat bahunya.


"Mana aku tahu, kalau aku tahu aku tidak akan berakhir disini." Ucap Aiden, lelaki itu merebahkan tubuhnya di sofa.


"Bukankah biasanya Vee tidak bisa tidur jika tanpa kamu, lalu kenapa sekarang dia mengusir kamu?" Tanya Alexi, Aiden menggelengkan kepalanya ia pusing jika ditanya soal itu.


"Sudahlah berisik aku ingin tidur, dan kamu harus menemani aku tidur disini." Ucap Aiden, Alexi terbelalak mendengar perkataan kakak nya.


"Tidak, kenapa harus seperti itu." Ucap Alexi.


"Hei, kamu itu adikku jadi bantulah kakak mu ini oke." Ucap Aiden.


"Yang ingin kamu tidur disini itu anakmu bukan anakku, jadi nikmati saja masa-masa kamu sekarang." Ucap Alexi.


"Alexi jangan lupakan jika kamu juga nanti akan memiliki anak, bagaimana jika kamu membutuhkan bantuan ku karena keinginan anakmu." Ucap Aiden, Alexi yang sudah berdiri akan pergi ke kamar pun terdiam.


Ia memikirkan perkataan Aiden, ada benarnya juga bagaimana jika nanti Alea ngidam aneh-aneh dan membuat Alexi membutuhkan bantuan kakak nya.


"Ya baiklah aku akan tidur disini bersamamu." Ucap Alexi, lelaki itu ikut merebahkan tubuhnya di sofa yang lain.


Kedua lelaki itu terlihat menyedihkan, mereka memiliki kamar yang besar dan mewah tapi keduanya harus berakhir tidur di sofa.

__ADS_1


...


Malam hari Vee merasa perutnya lapar ia ingin makan nasi goreng buatan suaminya, tapi entah mengapa Vee selalu merasa kesal jika mengingat wajah suaminya.


"Sayang kamu ada masalah apa si nak sama Daddy kamu, kenapa kamu membuat mommy kesal kepada Daddy mu." Ucap Vee, ia beranjak dari tempat tidur nya.


Vee berjalan keluar kamar dan mencari keberadaan Aiden, ia menuruni anak tangga dan berjalan ke setiap ruangan yang ada di rumah itu.


Vee terdiam di ruang keluarga ia melihat Aiden dan Alexi yang terlelap disana, dengan rasa kasihan dan rasa bersalah Vee membangunkan Aiden.


"Sayang." Panggil Vee pelan.


"Emmmmmmhhhh." Lenguh Aiden.


"Sayang bangun." Rengek nya, Aiden mengerjapkan matanya dan menatap Vee.


"Ada apa sayang?" Tanya nya.


"Aku lapar." Ucap Vee, jujur saja saat ini Vee sedang menahan rasa kesal nya.


"Huh, yang ingin kamu makan?" Tanya Aiden.


"Aku ingin nasi goreng." Jawab Vee pelan, Aiden mengangguk ia menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 12:00.


"Baiklah aku akan membeli nya untuk kamu." Ucap Aiden, Vee mendengus kesal menatap suaminya.


Apalagi ini baby kenapa selalu membuat Aiden tertekan setiap malam nya, sudah cukup membuat Aiden tidur diluar sekarang meminta Aiden untuk memasak malam-malam seperti ini.


"Baiklah aku akan memasaknya untuk kamu oke." Ucap Aiden, ia tak ingin berdebat dengan Vee.


Sementara Alexi yang merasa ada keributan pun membuka matanya menatap dua orang yang sedang berbincang, Alexi mendudukkan tubuhnya.


"Apakah sudah pagi?" Tanya nya, Aiden tersenyum jahil.


"Ya, sekarang ayok temani aku masak nasi goreng." Ucap Aiden, Alexi mengucek matanya dan menatap Vee.


"Ada Vee untuk apa kamu minta aku menemani kamu." Ucap Alexi.


"Vee akan menunggu di meja makan dan kamu temani aku di dapur." Ucap Aiden.


"Ada koki yang akan memasak untuk sarapan, aku akan mandi dulu." Ucap Alexi, lelaki itu tidak melihat jam sama sekali.


"Tidak, aku ingin masak sendiri dan kamu harus menemani aku." Ucap Aiden, lelaki itu menarik tangan Alexi ke dapur.


Alexi menggerutu kesal namun pada akhirnya ia menemani Aiden, sementara Vee wanita itu duduk manis di rung makan dengan memakan beberapa camilan sambil menunggu Aiden.


Tak lama kemudian Aiden kembali dengan sepiring nasi goreng, membuat Alexi mengernyit kenapa Aiden hanya memasak satu porsi nasi goreng.

__ADS_1


"Kenapa hanya satu?" Tanya Alexi.


"Karena hanya Vee yang akan makan nasi goreng." Jawab nya santai.


"Lalu bagaimana dengan aku dan yang lainnya?" Tanya Alexi lagi, Aiden dan Vee tertawa lalu mengarahkan pandangannya Alexi kepada jam dinding yang menunjukkan sudah pukul 12:20 Alexi mendengus kesal.


"Bisa-bisanya aku berada di antara kalian, sudahlah aku akan kembali ke kamar dan tidur." Ucap Alexi, Aiden menarik tangan Alexi ia melarang adiknya untuk tidur.


"Keadaan belum aman karena Vee masih disini, jika anakku sudah membuat keputusan dan membiarkan aku kembali ke kamar maka kamu juga kembali ke kamarmu." Ucap Aiden, Alexi menghela nafasnya ia menatap Vee yang sedang melahap nasi goreng nya.


Alexi berfikir bagaimana jika Alea nanti sama seperti Vee, yang semakin hari semakin rese juga semakin hari semakin meresahkan. Bukan hanya Vee mungkin Adelle juga sama suka memuat Arka kewalahan, cukup sudah Alexi tidak bisa membayangkan semua itu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N**: Ini kisah bumil dan keluhan para Daddy 😂*


A: Anak Aiden makin meresahkan yeee😂


N: Nanti kalau udah lahir gimana ya 😂


A: Jadi saingan bapaknya pasti 😂


N: Auto kaya Rafael 😭


A: 🤣🤣🤣

__ADS_1


__ADS_2