
Setelah selesai memberikan ucapan selamat Aiden mengajak Vee untuk ikut berkumpul bersama keluarga nya, Dea tersenyum senang melihat Vee dan Aiden.
"Bagaimana bulan madu kalian lancar?" Tanya Julian.
"Bukankah aku tidak perlu menjawab nya, karena sudah pasti kalian lebih berpengalaman." Ujar Aiden, membuat Julian dan Dio tertawa.
Juna menghampiri mereka dan menyapa Aiden, Juna menanyakan gadis yang bersama dengan Aiden.
"Ai bagaimana kabarmu?" Tanya Juna.
"Kabarku baik uncle." Jawab Aiden, Juna melirik Vee dan Aiden tersenyum tipis.
"Ah, perkenalkan ini Veronica istriku." Ucap Aiden membuat Juna dan istrinya terkejut.
"Istri? Sejak kapan kau menikah?" Tanya Mira ibu sambung Adelle.
"Sudah lama aunty, aku sudah menikah sejak satu bulan yang lalu." Jawab Aiden, Mira menatap Juna.
"Wow, lama ya kami kira kau tidak akan dengan mudah melupakan Adelle ai." Ucap Mira, Aiden tersenyum.
"Kau salah, Vee sudah berhasil membuat ku melupakan putrimu." Telak Aiden, ia tidak suka jika ada orang lain yang menyinggung perasaan nya di hadapan Vee.
"Jaga bicaramu Mira, aku tahu kau menyayangi Adelle tapi lihat putriku sudah bahagia bersama suaminya." Ucap Juna, Mira pun menunduk apalagi saat melihat tatapan tajam Justin.
Tidak lama setelah itu Azka dan Axel membawa pasangan nya, hanya Alexi yang tidak membawa pasangan nya.
"Al masa jomblo." Ledek Anes, membuat Alexi mencebikan bibirnya.
"Lalu bagaimana denganmu?" Sengit Alexi, Dea tertawa geli melihat tingkah laku anak kembar nya.
Banyak rekan bisnis Justin yang meminta untuk menjodohkan putrinya dengan Alexi, namun Alexi selalu mengancam jika sang Daddy menerima tawaran rekan bisnis nya. Maka Alexi tidak akan mau kembali ke rumah.
"Anakmu ini kenapa lihat Axel dia membawa wanita nya." Ucap Mae kepada Dea.
"Alexi itu tidak mau ribet, dia menganggap memiliki kekasih itu hal yang ribet." Ucap Dea tertawa kecil.
"Apa dia takut uang nya habis untuk wanita." Kekeh Mae, Alexi pun menoleh dan mendengus.
"Aku tidak takut uangku habis aunty, tiap bulan aku selalu memberikan uangku kepada panti asuhan. Menghabiskan uang tidak harus berfoya-foya dengan wanita." Ucap Alexi, membuat Justin tersenyum bangga kepada putra bungsu nya.
"Kenapa Axel berbeda." Ujar Julian, membuat Mae emosi.
"Ya ingat saja papi nya dulu kaya gimana, pake nanya kenapa anakmu suka pacaran." Dengus Mae, membuat semua orang tertawa.
Setelah selesai acara pesta Aiden menarik tangan Vee, Vee yang terkejut mencoba melepaskan tangan Aiden.
"Apa yang kau lakukan?" Tanya Vee.
"Kita akan ikut melakukan malam pertama." Jawab Aiden nyeleneh, membuat Vee tercengang.
__ADS_1
Sejak kapan Aiden yang dingin dan datar menjadi mes*m, sampai membuat para keluarga nya tertawa.
"Kau yang benar saja, tidak mau lepaskan aku." Ucap Vee.
"Kau mau jalan sendiri atau mau aku gendong." Ucap Aiden, membuat tubuh Vee mematung seketika.
"Jangan ngara_ Aiden." Pekik Vee, karena Aiden mengangkat tubuh Vee tiba-tiba.
Adelle yang melihat itu ada rasa sakit di hatinya, namun ia yakin jika Vee bisa menjadi wanita terbaik untuk seorang Aiden.
...
Di kamar pengantin Arka dan Adelle sepasang pengantin baru itu memutuskan untuk membersihkan diri terlebih dahulu, setelah membersihkan diri Adelle menatap Arka yang sudah berbaring di tempat tidur.
"Bang." Panggil Adelle.
"Hmmmmm." Balas Arka.
"Boleh minta tolong." Lirih Adelle, sebenarnya ia merasa malu.
"Ada apa?" Tanya Arka.
"Tolong bantu aku gak bisa seletingin baju aku." Ucap Adelle, Arka menatap tubuh mulus Adelle.
Fikiran nya berkelana dengan pesan cahat yang ia baca di ponsel Adelle saat itu.
*Flashback on...
???: Adelle jika kau menikah bagaimana dengan anak itu? jika kau menikah dengan Aiden mungkin dia bisa menerima, tapi Arka? apa kau yakin jika Arka akan menerima anak itu*.
Karena pesan itulah Arka merasa ragu, ia ragu mengenai Adelle. Arka bingung dengan jalan yang harus ia ambil.
Flashback off...
Arka mengelus punggung mulus itu membuat Adelle tersentak kaget, ingin menolak karena belum siap namun Adelle tahu jika Arka adalah suaminya.
Arka mengecup punggung Adelle dan menghempaskan baju yang dikenakan Adelle, hingga terjatuh ke lantai.
"Abang, akhhhh." Pekik Adelle saat Arka memainkan gun*ng kemb*r nya.
Arka menc*bu Adelle hingga meninggalkan banyak tanda, ia mengangkat tubuh mungil Adelle dan merebahkan nya di atas tempat tidur.
Arka menghimpit tubuh Adelle dengan tangan yang yang bergerak kesana kemari, hingga membuat tubuh Adelle merasa panas dingin tidak karuan.
"Abangh." Lenguh nya, Arka yang tidak bisa menahan nya langsung melakukan hal yang seharusnya terjadi.
"Araaagghhh, Abang sakit." Jerit Adelle.
Adelle menjerit histeris karena merasakan sakit, hal itu membuat Arka tersadar. Ia menatap Adelle yang menagis dibawah nya.
__ADS_1
(Adelle masih virg*n lalu anak siapa yang dibicarakan orang itu kepada Adelle.) Batin Arka.
"Hiks....hiks... sak_it." Lirih nya, Arka menenangkan Adelle dengan mengecup b*b*r Adelle.
Ia mencoba melakukan nya dengan lembut, agar Adelle merasa nyaman. Arka berhasil membuat Adelle nyaman, dan ia akan menanyakan hal itu nanti saat waktu nya sudah tepat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: Hayoo yang kemarin nuduh Adelle siapa hayoo 🤣
N: Ini orang bener-bener pengen gue karungin Lo Thor, udah bikin gue seudzon aeee😒
A: Minta maap lo Uun gaboleh nuduh pamali 😂
N: Ish, sueee 😭
A: Oiya ada yg komen kalau Adelle bukan anak Juna, terus anak siapa? Aku tau kamu komen gitu karena Adelle gak di waliin sama Juna bukan berarti dia bukan anak Juna.
Aku kasi tau ya karena Adelle itu anak Nina dan Juna diluar pernikahan, maka Juna tidak boleh menjadi wali Adelle. kalau ingin lebih jelas kalian bisa tanya ke yg lebih ngerti, atau di Mbah G**gle juga ada keterangan nya 😊
N: Gue tau mangkanya gue gak komen gitu 😂
A: Itu bukan buat elo 😒
__ADS_1
N: 😂😂😂*