Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 162


__ADS_3

Mobil Deandra terparkir didepan depan kantor Aleta, dengan cepat Anes keluar dari kantor dan membanting pintu mobil Deandra.


Lelaki itu sempat tersentak kaget melihat Anes yang begitu marah, ia berpikir sejenak sepertinya kedua orang tua Deandra tertipu oleh wajah Anes yang terlihat lugu dan baik hati.


Tanpa menunggu lama lelaki itu kembali melajukan mobilnya, sementara itu Anes masuk kedalam perusaahan dengan wajah datar dan tatapan tajam nya.


Dari kejauhan terlihat Alexi yang berjalan keluar dari kantor, Alexi menatap Anes yang terlihat tidak baik-baik saja.


"Apa yang terjadi?" Tanya Alexi, Anes tidak mempedulikan adiknya itu.


"Anes." Panggil Alexi, lelaki itu khawatir sebenarnya apa yang terjadi kepada Anes.


"Kamu kenapa?" Tanya Alexi, ia menggenggam tangan Anes lembut.


Kini keduanya sudah berada di ruang kerja Anes, Alexi mengajak Anes duduk di sofa dan memberikan minum kepada kakak nya itu.


"Katakan apa yang sebenarnya terjadi." Ucap Alexi.


"Alexi apakah mom dan Daddy memiliki masalah penglihatan." Ucap Anes, Alexi tercengang mendengar perkataan Anes.


"Apa maksudmu, tentu saja tidak bukan kah mommy dan Daddy baik-baik saja." Ucap Alexi.


"Mommy dan Daddy tidak baik-baik saja." Ucap Anes, Alexi menatap Anes heran ia menjadi khawatir dengan mommy dan Daddy nya.


"Apa yang terjadi kepada mommy dan Daddy?" Tanya Alexi, Anes menolehkan wajahnya menatap Alexi.


"Harusnya aku yang bertanya seperti itu apa yang terjadi kepada mereka, kenapa mereka mau menyerahkan putri semata wayangnya kepada lelaki g*la seperti Deandra." Sengit Anes.


"Kau ada masalah dengan Deandra?" Tanya Alexi, Anes menatap Alexi kesal.


"Kau bo*oh atau pura-pura bo*oh, bukankah kau tahu semenjak lelaki itu muncul di hadapan Daddy hidupku menjadi penuh masalah." Kesal Anes, Alexi tertawa lalu memegang pundak Anes.


"Anes kamu seperti ini karena belum mengenal Deandra, aku yakin jika kamu sudah mengenal Deandra kamu akan berkata. Terimakasih mom and Daddy sudah menjodohkan aku dengan Dean." Ucap Alexi setengah mengejek.


"Alexi kau tahu jika aku melihat wajah nya ingin sekali aku menelan dia hidup-hidup." Ucap Anes, Alexi terbelalak mendengar perkataan Anes.


"Jaga ucapan mu kenapa kau menjadi horor seperti ini." Kesal Alexi, Anes mencebikan bibirnya membuat Alexi menggelengkan kepalanya.


"Sudahlah perbaiki mood kamu Anes, aku pergi dulu." Ucap Alexi, Anes hanya mengangguk saja.


Anes memejamkan matanya ia teringat dengan Aleta yang mengerjainya hingga membuat Anes harus pergi dengan Deandra, Anes membuka ponselnya ia akan membuat heboh para keluarga nya di rumah.


Namun sebelum itu Anes keluar dari ruang kerja nya, ia melihat Aiden yang berjalan keluar dari ruangan Axel.


"Kak." Panggil Anes, Aiden menoleh menatap adik perempuan nya.


"Ada apa?" Tanya Aiden.


"Tumben kalian sendiri-sendiri tadi Alexi sekarang kakak." Ucap Anes, Aiden mengangguk.


"Hmmm, hari ini semua orang sibuk kakak saja harus buru-buru balik ke kantor." Ucap Aiden, Anes mengangguk mengerti.


"Oh begitu." Ucap Anes.


"Hmmm, kalau begitu kakak pergi dulu kamu baik-baik oke." Ucap Aiden mengelus kepala Anes.


"Baiklah." Ucap Anes tersenyum, Aiden pun pergi keluar dari kantor Axel.


Anes wanita itu berjalan menuju meja sekretaris Aleta, lihat saja Aleta Anes akan membalas apa yang sudah kamu lakukan.


"Nona Anes." Sapa sekretaris Aleta.


"Hmmm, saya mau bertanya apakah Aleta ada di kantor?" Ucap Anes.


"Nona Aleta ada di ruang kerja nya nona." Jawab sekretaris Aleta.


"Benarkah, dengan saiapa Aleta di dalam?" Tanya Anes, sekretaris Aleta mengernyit heran. Bukankah biasanya Anes akan langsung masuk jika mencari Aleta, tanpa menanyakan nya terlebih dahulu.

__ADS_1


"Ada tuan muda Azka nona." Jawab nya, jawaban sekretaris Aleta membuat Anes tersenyum devil.


"Baiklah, kamu jangan bilang-bilang kalau saya ada disini oke." Ucap Anes, wanita itu langsung mendekati pintu ruangan Aleta dan membukanya dengan hati-hati.


Anes melihat Azka yang dan Aleta yang sedang berhadapan, jika di potret dari samping keduanya terlihat seperti sedang berc*uman.


Anes mengambil beberapa foto Aleta dan Azka, setelah itu Anes memutuskan untuk kembali ke ruang kerjanya dengan mood yang baik.


"Kamu membuat aku kembali bertengkar dengan Titan g*la itu, maka aku akan membuat para keluarga heboh dan mempercepat pernikahan kalian bukan kah aku begitu baik." Gumam Anes.


*Big family*


Aneska: Permisi tuan dan nona muda mau lewat 😎



Dena: Bukankah itu Azka dan Aleta?


Aneska: Ohhh tentu, bukankah mereka terlihat sudah tidak sabar untuk menikah.😚


Mae: Kamu dapat foto mereka darimana?


Anes: Tentu saja di kantor, apakah aku harus menyuruh mereka pindah ke hotel? 🤔


Mei: Omay jangan dulu, sepertinya kita harus mempercepat pernikahan mereka.


Adelle: sepertinya aku akan segera memiliki adik ipar. 😂


Axel: Anes balas dendam woy lah. 🤣


Alexi: Tersangka nya masih nyantai aee. 🤣


Aiden: Lapor tersangka sepertinya sedang makan siang. 😂


Vee: Sangat terlihat jelas jika sebentar lagi akan ada pesta yang meriah. 😂


Mei: Pi sepertinya kita harus segera mempersiapkan lamaran.


Anes: Siapkan aunty, tenang saja jika butuh bantuan Anes akan maju paling depan. 😎


Mae: Anes memang selalu menjadi yang terbaik. 🤗


Dio: Benar sekali ini sudah tidak bisa di tunda lagi.


Julian: Good, siapkan saja lamaran dan tanggal nya.


Anes: Jangan lupa hantaran seserahan nya yang mewah dan wooowww gitu ya, agar Anes sebagai makcomblang bangga. 🤣


Vee: Bisa-bisanya Aleta yang mau di lamar, Anes yang nawar 😂


Adelle: Sangat terlihat jika Anes sedang mengalihkan isu. 🤭


Anes: Sssstttt, jangan berisik Anes gak mengalihkan isu santai-santai. 🤗


Axel: Balasan Anes sungguh tidak main-main 😂


Alexi: Jangan main-main sama Anes, orang nya horor 🤣


Aiden: Gak negrti lagi punya adik cewek satu-satunya beda bener 😌


Anes: Beda lah, paling cantik ye kan. 😎


Aleta: Aneska Devira Quenby Abrisham 😩


Anes: Saya hadir 🙋


Axel: Tarsangka nya muncul 🤣

__ADS_1


Alexi: Makin seru 😂


Aleta: Anes kamu dapat itu darimana?


Anes: Dari matamu-matamu ku mulai jatuh cinta 😚


Aleta: G*la kamu ya 😒


Anes: Siapa suruh main-main sama Anes, kamu bikin mood Anes rusak. Maka Anes bisa menggemparkan para keluarga bukan kah itu keren 💃


Justin: Aleta dan Azka pulang kerja nanti Daddy tunggu kalian dirumah.


Anes: Langsung di pelaminan gak apa-apa kok dad. 🤭


Axel: Anes keren woy 😂


Alexi: Cuma Anes yang berani menggemparkan group keluarga. 🤣


Aiden: Aku yang menjadi cucu tertua merasa tak berguna 😭


Arka: Widihh ngebesan kita 🤣


Axel: Lamaran dulu woy, jangan lupa maskawin nya k*t*b Ut*ra 😂


Arka: Jangankan k*t*b Ut*ra, k*tu kerbau juga bakalan Azka kasih buat Aleta. 😂


Adelle: Ganteng doang mainan nya k*tu kerbau 😩


Vee: 🤣🤣🤣🤣


Adelle: Mengsedih 😭


Anes berhenti membalas pesan di grup, ia senang karena berhasil membalas Aleta. Anes berpikir mungkin saat ini Aleta sedang memaki dirinya, namun biarkan saja hal itu membuat Anes cukup bahagia.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N**: Anes bukan kaleng-kaleng 😂*


A: Gak ada lawan ye kan 😎


N: Bener banget, cuma Anes yang ngerusuh di grup bikin semua orang gembar-gembor 😭


A: Queen mah beda 😂


N: Bukan lagi 😂

__ADS_1


__ADS_2