Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 235


__ADS_3

Di tempat lain terlihat para putra dari keluarga Abrisham Artadinata sedang duduk di ruang VVIP sebuah restoran mewah, Alexi menatap Axel yang terlihat murung.


"El kamu itu masih muda kenapa wajah di tekuk seperti itu?" Ucap Alexi bertanya.


"Ini semua gara-gara kamu Al." Ucap Axel, Alexi mengernyit heran mendengar perkataan Axel.


"Kenapa saya?" Tanya Alexi.


"Tentu saja kamu, bisa-bisanya kamu yang menjadi anggota keluarga paling muda menikah lebih dulu dari pada saya." Ucap Axel, semua orang tertawa mendengar perkataan Axel.


"Ya itu bukan salah saya lah, siapa suruh kamu salah dalam memilih pasangan." Ucap Alexi.


"Mangkanya El cewek itu di kasi perhatian, bukan di kasi kartu kredit cinta nya juga kan jadi nyicil El dikit-dikit." Ucap Azka, Axel mencebikan bibirnya membuat Arka dan Aiden tertawa.


"Untuk saudara Azka di harap sadar diri ye kan, sebelum saya di selingkuhi itu anda yang lebih dahulu di selingkuhi oleh Lolita mana sampai kembung itu anak orang." Ucap Axel.


"Hamil El hamil, bisa-bisanya kamu bilang dia kembung." Ucap Alexi, Azka tertawa renyah.


"Untuk tuan Axel yang terhormat meskipun saya di selingkuhi oleh Lolita setidaknya saya lebih unggul dari anda, karena saya sudah berhasil move on bahkan sudah menikah." Ucap Azka bangga.


"Masalah nya Aleta punya masalah hidup apa si, bisa-bisanya dia terima Azka." Ucap Axel, Alexi tertawa mendengar perdebatan Axel dan Azka.


"Itu karena Aleta sadar kalau saya tulus kepada Aleta." Ucap Azka.


"Yaelah gimana gak sadar kartu as nya Azka itu sudah di pegang Aleta semua, dari Azka kecil sampai Azka pacaran sama Lolita." Ucap Arka, Alexi, Axel dan Azka menatap Arka yang baru saja bersuara.


"Kamu kenapa baru bersuara setelah banyak perdebatan yang kita lakukan." Ucap Azka.


"Ya gak apa-apa si, lagi males ngomong aja." Ucap Arka.


"Alexi bisa ikhlasin Alea buat saya gak si, saya yang nikah duluan gak apa-apa." Ucap Axel, membuat Alexi mencebikan bibirnya.


"Sorry ya saya bukan Aiden yang merelakan Adelle untuk Azka." Ucap Alexi, Arka dan Aiden saling pandang.


"Kenapa jadi bawa-bawa saya." Ucap Aiden.


"Ya emang faktanya seperti itu." Ucap Alexi, Azka tertawa.


"Padahal yang di selingkuhin bang Arka, bisa-bisanya Alexi bilang bang ai yang merelakan Adelle." Ucap Azka.


"Nah kan, saya saja heran padahal yang nikah duluan itu Aiden dengan Vee. Konsep merelakan nya dari mana Jamal?" Ucap Axel, Alexi tertawa rupanya ia yang salah.


"Heran saya diam saja tetap di seret-seret, kaya nya gak ngomongin saya ma*i kalian semua." Ucap Aiden, keempat saudara nya itu tertawa mendengar perkataan Aiden.

__ADS_1


"Mangkanya siapa suruh ikut kita kumpul." Ucap Axel.


"Saya gak kumpul nanti lebih parah lagi kalian ngomongin nya." Ucap Aiden, merekapun tertawa bersama.


"Lagian Axel sok-sokan pusing, nikah kan tinggal nikah El masih ada Tatiana gak kalah cantik dari Alea." Ucap Azka, Alexi menoleh.


"Kenapa harus Alea, kenapa gak kalah cantik dari Aleta." Ucap Alexi.


"Kamu lupa tadi Axel mengatakan jika ia menginginkan Alea, dan meminta kamu untuk membiarkan Axel menikah lebih dulu." Ucap Azka.


"Ohhh, silahkan siap-siap saja marga Abrisham hilang dari nama kamu." Ucap Alexi, Axel menelan saliva nya sementara Aiden tertawa.


"Gak deh gak jadi, ini lebih horor dari pada harus menikah dengan Tiana." Ucap Axel, ia lebih takut jika nama Abrisham tidak lagi tersemat di nama nya.


"CK, ancaman gitu doang takut. Aleta saja sudah tidak memakai marga Abrisham." Ucap Azka, Axel mendelik tajam kepada kakak ipar yang usianya sama dengan Axel.


"Bo*oh boleh ka tapi jangan di borong semua lah, yakali Aleta yang sudah menikah dengan kamu masih memakai nama Abrisham. Jelas-jelas sekarang Aleta menjadi nona muda Artadinata." Ucap Axel, Arka tertawa kecil mendengar adik kembar nya di katai bo*oh.


"Heran adik ipar saya doang yang lucknut kaya gini." Ucap Azka.


"Ya gimana gak lucknut emak mu saja yang bermarga Pratanda, sekarang berubah menjadi nyonya Artadinata Azra yaampun. Ini aunty Mei waktu ngidam makan apaan, kenapa anak nya model begini mana jadi kakak ipar saya." Ucap Axel, Azka tertawa ternyata memiliki adik ipar yang seusia itu enak.


"Sabar El sabar, Azka memang suka malu-maluin El." Ucap Arka, nah kan Arka jadi memihak kepada El.


"Lagian punya Abang ipar, Abang sepupu pada ngadi-ngadi semua." Ucap Axel.


"Jadi gimana El, nikahan Alexi kamu mau ajak model mana lagi?" Tanya Aiden.


"Kenapa gak ajak model yang baru balik saja." Ucap Azka.


"Siapa." Tanya Axel.


"Itu loh yang baru balik dari luar Negeri." Ucap Azka, Axel tediam ia tahu siapa yang dimaksud oleh Azka.


"Gak tau deh gimana nanti saja, lagian takut juga kalau mami ngamuk saya bawa cewek lain." Ucap Axel.


"Nah kan, saya yakin aunty Mae itu sudah menyiapkan Tatiana untuk kamu. Terima saja kenapa El Tiana juga cantik." Ucap Alexi.


"Benar El, lagian kalau soal kecantikan bisa kita modalin biar bakin cantik. Tapi kalau soal kebaikan itu jarang ada wanita baik dan tulus." Ucap Arka.


"Kenapa gue doang yang belum dikasi jodoh sama author." Ucap Axel.


"Author nya lagi pusing El, sabar aja lagian itu Tiana juga untuk kamu kaya nya." Ucap Aiden.

__ADS_1


"Tapi kenapa saya tidak pernah lihat Tiana di kantin kamu?" Tanya Alexi.


"Tiana sudah tidak pernah menampakkan wajah nya di depan saya lagi, setelah saya bentak-bentak dia saat itu." Ucap Axel, Azka dan yang lainnya menatap Axel.


"Gak perlu keterlaluan El, Tiana juga punya hati gak semua perkataan kamu bisa Tiana terima. Dia wanita hatinya lembut dan mudah rapuh, kamu jangan seenaknya saja dia." Ucap Alexi.


"Iya saya tahu saya salah, tapi saat itu emang beneran dia bikin saya emosi banget." Ucap Axel.


"Kedepannya jangan di biasakan marah-marah di depan banyak orang El, kamu bayangin kalau yang ada di posisi Tiana itu Aleta atau Anes. Kita sebagai saudara gak akan terima kan." Ucap Aiden.


"Iya bang, saya juga sudah minta maaf kepada Tiana. Tapi setelah itu dia gak pernah muncul di hadapan saya." Ucap Axel.


"Ya gimana ya, setiap ketemu kamu saja kamu marahin terus. Dia pasti takut lah El, takut kamu makan." Ucap Arka, Axel mendengus kepada Arka.


"Lagian ngarang si El, jadi laki gak boleh galak-galak Axel." Ucap Aiden, nah kan semua saudara nya malah membela Tiana. Dan Axel hanya bisa menghela nafasnya saja.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N***: Perkumpulan para bapak-bapak ni bos 🤣


A: Sedih banget bapak-bapak nya korban perselingkuhan Mulu 😂


N: Mangkanya kaya Alexi masih polos, sekalinya dapet cewek langsung gas ke pelaminan 😂


A: Langit bisakah kau turunkan laki-laki seperti Alexi, untuk menjadi jodohku 😩


N: Aku juga mau langit 😂


A: Sue 😌


N: 😂😂😂

__ADS_1


__ADS_2