
Di sebuah perusahaan besar di pulau XX terlihat seorang laki-laki tampan yang sedang duduk di meja kerja nya, ia menatap beberapa berkas di hadapan nya.
Fokusnya buyar saat seseorang mengetuk pintu ruangan nya, Alexi menatap pintu dan melihat seorang yang berdiri di ambang pintu.
"Kau ternyata." Ucap Alexi, seorang wanita cantik ia berjalan dengan elegan dan duduk di sofa ruang kerja nya.
"Hmmmmm, apa aku mengganggu mu." Tanya nya.
"Sangat, kau sangat menggangu ku." Balas Alexi datar, gadis itu mengerucutkan bibirnya.
Mereka hanya bisa bertemu jika Alexi sedang berkunjung ke pulau tersebut, namun jika tidak ya tidak ada alasan untuk gadis itu menemui Alexi.
"Mau sampai kapan kau menolakku Al." Ujar nya, Alexi mengalihkan pandangannya dari laptop.
"Aku tidak ada waktu untuk menjalani sebuah hubungan, dan kau tahu jika aku tidak suka gadis yang manja!" Ucap Alexi.
"Aku bisa berubah kalau kau tidak lagi menolakku, sampai kapan kau akan menghindari aku." Lirih nya.
"Pergilah aku banyak pekerjaan." Ucap Alexi, gadis itu menatap Alexi dengan mata berkaca-kaca.
Baru saja Alexi mengatakan bahwa ia tidak suka gadis manja dan cengeng, kini wanita itu malah menatapnya dengan wajah sedih.
"Kau sungguh tidak menyukaiku?" Tanya nya.
"Apa kau fikir jika aku menyukai mu aku akan diam dan terus menolak mu." Jawab Alexi, ah lelaki ini tidak seperti Aiden yang mudah untuk di luluhkan hanya dengan air mata.
"Kenapa kita tidak mencobanya dulu." Ujar nya.
"Kau fikir sebuah hubungan untuk ajang coba-coba, berfikir lah dewasa." Ucap Alexi, harus seperti apa dia meyakinkan Alexi agar lelaki itu mau menerima nya.
Saat keduanya tengah berdebat seseorang masuk, ia terlihat kikuk saat melihat mahluk lain selain bos nya.
"Maaf saya mengganggu." Ucap nya, Alexi menatap gadis itu.
"Ada apa?" Tanya Alexi.
"Meeting akan segera dimulai tuan." Jawab nya menunduk.
Alexi melihat jam yang melingkar di tangan nya dan beranjak bangun, ia berjalan keluar begitu saja.
"Al." Panggil wanita itu namun Alexi tidak menghiraukan nya.
Setelah selesai meeting Alexi memutuskan untuk kembali ke ruang kerja nya, bersyukur gadis itu sudah pulang.
"Haaaaahhhhhh, aku lelah sekali." Gumam Alexi.
Saat Alexi berniat untuk memejamkan matanya sebentar, ponselnya berdering menandakan pesan masuk yang ternyata dari kakak perempuan nya.
***Pesan chat!!!
Aneska**: Kau masih sibuk? Kapan kau akan kembali? 🤔
__ADS_1
Alexi: Tidak juga, aku tidak akan kembali dalam waktu dekat. (Menggoda)
Aneska: Hei, ada apa? Kembalilah aku merindukan mu bocah kecil. 😂
Alexi: Kau memanggilku bocah kecil, namu kenyataannya kau saja berada dalam lindungan ku. 😎
Aneska: Aku sudah besar dan bisa bela diri, tidak perlu kau lindungi 😒
Alexi: Ada apa kau menghubungi ku, apa kau sudah menemukan jodoh dan meminta aku untuk kembali?
Aneska: Adik macam apa yang mengatakan tentang jodoh, kau tahu aku masih jomblo 😌
Alexi: Kenapa kau masih jomblo apa tidak ada yang mau kepadamu?🤣
Aneska: Alexi solimi, balik palamu ku pites 😏
Alexi: Kalau gitu aku gak akan balik 🤣
Aneska: Menyebalkan 😏*
Alexi hanya membaca pesan terakhir dari Anes tanpa membalas nya, ia tersenyum melihat percakapan nya dengan Anes.
Alexi tidak bisa membayangkan jika Anes menikah, selama ini yang selalu menjadi teman bertengkar nya itu Anes.
...
Di tempat lain terlihat Azka yang sedang berjalan masuk ke kantor Julian, ia ada urusan dengan Axel.
"Aleta." Panggil Azka.
"Aku mencari Axel." Jawab Azka.
"Ke ruang kerja nya saja." Jawab Aleta, Azka pun mengangguk.
Tiba-tiba Anes datang dan duduk begitu saja di hadapan Aleta, Aleta yang sedang mengurus beberapa persiapan untuk pemotretan pun menoleh.
"Kamu kenapa nes, muka kok di tekuk gitu." Tanya Aleta.
"Aku kesel sama Alexi dia pergi lama banget." Ucap Anes.
"CK, bosen kan gak ada teman debat." Kekeh Aleta, saat Anes akan membuka mulutnya Adelle tiba-tiba muncul dan duduk.
"Hai nes." Sapa Adelle.
"Hmmmmm." Balas Anes.
"Kamu kenapa kok kaya kesel gitu." Tanya Adelle.
"Biasa Anes lagi kangen sama adik bontot nya." Ucap Aleta, yang juga ikut duduk.
"Oooh, emang Alexi kemana?" Tanya Adelle.
__ADS_1
"Lagi ada urusan kerja keluar." Jawab Anes, kini Anes menatap Adelle.
"Kenapa tuh mata liatin nya gitu amat." Ucap Adelle.
"Gak apa-apa, kamu sudah masuk kerja ternyata." Ucap Anes.
"Bosen lah dirumah terus, oiya gimana keadaan Aiden?" Tanya Adelle.
"Udah baikan kok." Jawab Anes, Adelle mengangguk dan tersenyum.
"Yasudah kamu siap-siap dulu sana bentar lagi mulai." Ucap Aleta, Adelle pun mengangguk.
"Yaudah aku pergi dulu ya nes." Ucap Adelle, Anes pun mengiyakan.
"Udah ah manyun Mulu jelek, lagian kamu udah kaya ditinggal pacar aja si Anes." Kekeh Aleta, Anes mendengus.
Entahlah kenapa Anes lebih nyaman jika melihat adik nya berada dirumah, Alexi terlalu sibuk akhir-akhir ini hal itu yang membuat Anes merindukan Alexi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N**: Orang mah nyariin pacar lah si Anes sama Alexi berada kaya orang pacaran 😂
A: Maklum lah dua-duanya jomblo 🤣
N: Padahal gue juga mau kok kalau Alexi lamar Thor 😂
A: Uun halu Lo terlalu tinggi, tiati gudubrak un 😒
__ADS_1
N: Solimi 😌
A: 😂😂😂😂*