
Keesokan harinya pagi-pagi sekali Alexi baru saja terbangun dari tidurnya, hari ini Alexi tidak akan pergi ke kantor begitupun dengan Aiden dan Daddy nya.
Alexi memutuskan untuk berolahraga bersama dengan Axel yang sudah tiba di rumah nya, Axel datang ke kediaman Justin dengan wajah bantal nya.
"Si*l saya masih ngantuk Al." Ucap Axel, lelaki itu merebahkan tubuhnya di sofa.
"CK, dasar." Ucap Alexi tertawa.
"Bisa-bisanya ngajak gak ke kantor tapi malah ngajak joging." Ucap Axel.
"Olahraga El biar tinggi." Ledek Alexi, Axel mendengus dan menendang bokong Alexi.
"Si kampr*t." Sengit Axel, Alexi tertawa begitupun dengan Aiden yang mendengar obrolan adik dan adik sepupunya.
"Ayok." Ajak Aiden, ternyata lelaki itu juga ingin ikut berolahraga.
"Ketawa kamu bang." Ucap Axel, Aiden tertawa.
"Yakali harus kayang El." Ucap Aiden, Axel mendengus sementara Alexi lelaki itu berjalan lebih dulu keluar dari rumah.
Ketiganya kini sedang berlari mengelilingi komplek, sebenarnya Vee juga ingin ikut berolahraga dengan suami dan saudara-saudaranya.
Tetapi Aiden melarang Vee untuk ikut, dengan alasan nanti hanya Vee wanita yang ikut olahraga dengan mereka. Akhirnya Vee pun tidak ikut dengan Aiden berolahraga.
Di rumah mom Dea sedang mempersiapkan semua yang akan di bawa makan malam ke rumah Alea, Vee membantu sang mommy yang sedang mempersiapkan semuanya.
"Anes akan pulang kan mom?" Tanya Vee.
"Pulang dong sayang, nanti Anes akan pulang bersama dengan Deandra." Ucap mom Dea.
"Seriusan mom?" Tanya Vee.
"Iya, semalam mom sudah mengabari Anes dan katanya Anes akan usahakan untuk datang." Jawab sang mommy, Vee tersenyum senang mendengar kabar jika Anes akan pulang.
"Mom aunty Dena pulang gak?" Tanya Vee.
"Enggak sayang, aunty pulang nya nanti saat pesta pernikahan Alexi dan Alea." Jawab mom Dea.
"Masih lama dong mom, pernikahan dan lamaran nya saja baru mau di rencanakan." Ucap Vee, mom Dea tertawa kecil mendengar perkataan Vee.
Siang hari saat semua keluarga sedang berkumpul di kediaman dad Justin, Anes dan suaminya tiba hal itu membuat para keluarga kegirangan.
"Mommy." Panggil Anes, mom Dea dan yang lain menoleh menatap Anes dan Deandra.
"Yaampun kesayangan nya mommy, mommy kangen banget sama kamu." Ucap mom Dea
"Aku juga kangen sama mommy." Lirih Anes, mom Dea mengecup setiap inci wajah cantik Anes.
"Kamu gak kangen Daddy girls." Ucap dad Justin, Dean dan Anes menatap lelaki yang masih terlihat tampan itu.
"Daddy." Lirih Anes manja, dad Justin memeluk Anes dan mengecup kening Anes.
"Bagaimana kabar kamu baik?" Tanya dad Justin.
__ADS_1
"Tentu saja kabar aku baik." Ucap Anes, tersenyum manis.
"Dean bagaimana kabar kamu boy?" Tanya dad Justin, Deandra tersenyum manis kepada dad Justin.
"Kabar aku baik-baik saja dad." Jawab Deandra.
"Apa Anes merawat kamu dengan baik?" Tanya sang Daddy.
"Ya, Anes merawat aku dengan baik." Jawab Deandra, Anes hanya tersenyum tipis mendengar Jawaban Dean atas pertanyaan Daddy nya.
"Syukurlah kalau begitu Daddy senang mendengar nya." Ucap dad Justin.
"Ayok duduk sayang, aunty dan uncle nya Anes sudah menunggu kalian sejak tadi." Ucap mom Dea, Deandra duduk dan berbincang dengan Dio, Julian, dad Justin.
Sementara Anes berlari memeluk Alexi yang baru saja menuruni anak tangga, Alexi membalas pelukan Anes dengan senang.
"Aaaaaa, anak bungsu gak nyangka banget kamu sudah mau menikah." Ucap Anes, Alexi mengernyit mendengar perkataan Anes.
"Iya kan mau nyusul para kakak nya." Ucap Alexi.
"Udah gede ya kamu ternyata." Ucap Anes, membuat Alexi tercengang dan mendorong kening Anes.
"Hey, kita kembar ngomong-ngomong. Meskipun kamu kakak aku tetap saja usia kita sama cuma beda 10 menit doang, jangan menjadi solimi bisa tidak." Ucap Alexi, membuat para keluarga menoleh dan tertawa.
"Meskipun beda 10 menit doang tetap saja aku kakak nya." Ucap Anes bangga, Alexi menyentil kening Anes membuat wanita itu mendesis.
"Jangan aneh-aneh deh Aneska kita beda 10 menit bukan 10 bulan, jangan merasa kalau kamu lebih tua deh." Ucap Alexi, Anes mencebikan bibirnya.
"Cuma 10 menit doang Aneska tua dari mananya." Ucap Alexi, Deandra terlihat senang melihat perdebatan Anes dengan Alexi.
Aiden datang dan memegang kepala kedua adiknya, lalu membenturkan kepala Anes dan Alexi dengan pelan namun cukup membuat keduanya meringis.
"Ingat saya yang lebih tua." Ucap Aiden, Anes dan Alexi tercengang.
"Halah cuma beda_" Ucapan Anes terhenti karena Aiden memotong nya.
"Berbeda tiga tahun, catat tiga tahun bukan 10 menit!" Ucap Aiden, Anes menelan saliva nya mendengar perkataan Aiden.
"Iya-iya pak tua pake acara ikut debat segala." Ucap Anes.
"Gak pak tua juga Aneska, lupa kakak kamu yang satu ini paling tampan." Ucap Aiden.
"Tampah dong paling digilai banyak orang." Tambah Arka.
"Jangan lupa pernah di kejar-kejar wanita meskipun sudah menikah." Ucap Alexi.
"Anak Justin memang enggak kaleng-kaleng." Ceplos Anes, membuat Vee dan Adelle menahan tawa nya mendengar perkataan Anes.
"Justin nih anak mu songong tin." Ceplos Alexi, dad Justin memasang wajah garang nya.
"Dad anak kembar mu ini sepertinya halal untuk di tukar tambah." Ucap Aiden mengompori.
"Gak bohong itumah suruhan bang ai." Ceplos Anes, Aiden terbelalak mendengar perkataan adik perempuan nya.
__ADS_1
"Kapan saya nyuruh." Ucap Aiden, Anes tertawa kecil mendengar perkataan Aiden.
"Kemarin kaya nya." Ucap Anes.
"Alexi gak hadi di nikahin dad." Ucap Axel ikut mengompori.
"Nah mamp*s, gak usah di nikahin dad masa ngatain Daddy nya tin tin." Ucap Anes, Alexi mendelik tajam kepada Anes.
"Anes dad yang jangan di nikahin, dia keceplosan anak Justin mulu dad." Ucap Alexi tak mau kalah.
"Aku sudah nikah yeeee, memangnya kamu belum." Ucap Anes bangga, Alexi terlihat kesal sementara para keluarga tertawa melihat kekonyolan anak-anak mereka.
"Ini terlihat sangat tidak adil bukan." Ucap Alexi.
"Gak adil palamu pitak, lagian suruh siapa bukannya cari calon istri malah sibuk kerja." Ucap Anes, Alexi tersenyum dan menatap Axel.
"Kenapa liatin saya kaya gitu?" Tanya Axel.
"Masih aman lah soal nya kan Axel jomblo." Ucap Alexi bangga, semua orang tertawa lepas mendengar perkataan Alexi.
Sementara Dean hanya tersenyum saja, ternyata keluarga Anes jika sudah berkumpul seperti ini asik dan ramai juga.
"Maaf ya Dean mereka memang sudah biasa seperti itu." Ucap Mae.
"Iya gak apa-apa kok aunty." Jawab Deandra.
"Pasti kaget ya, soalnya mereka kalau di luar kaya gak ada ekspresi tapi kalau di rumah hilang sudah wibawa mereka." Ucap Mei, Deandra mengangguk ini memang cukup mengejutkan untuk Deandra.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊
N**: Nah kan rame kan, segitu belum semua 😂*
A: Kalo kumpul semua bisa gempar rumah dad Justin un 😂
N: Enggak apa-apa biar rame enak 😂
A: Sue 😂
N: 😂😂😂
__ADS_1