Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 307


__ADS_3

Sepulang dari acara makan malam Anes dan Vee berkumpul di ruang tengah, mereka ingin menghabiskan waktu bersama sebelum besok Anes pulang ke rumah nya.


"Nes." Panggil Anna tiba-tiba.


"Iya." Sahut Anes, Aiden, Vee, Alexi dan Alea saling menatap satu sama lain.


"Aku gak pernah nyangka ternyata jiwa Dena menurun kepada kamu." Ucap Anna, Anes mengernyit heran menatap Anna.


"Apa maksudnya." Tanya Anes.


"Suami kamu putra tunggal dari keluarga Gavriel tapi kenapa kamu tidak mengatakannya kepada aku dan Carl, kamu sengaja ingin membuat aku dan Carl malu di hadapan suami kamu? Kalau benar begitu lalu untuk apa kamu minta maaf." Ucap Anna, Anes tercengang mendengar perkataan Anna ia sama sekali tidak mengerti maksud dari perkataan Anna.


"Apa maksud kamu katakan dengan jelas tidak perlu bertele-tele kamu tahu aku tidak suka itu!" Tegas Anes.


"Tadi siang Carl berbincang dengan Aiden, Alexi, Arka, Azka, Axel dan suami kamu tapi mereka tidak ada yang memberi tahu tentang siapa suami kamu sebenarnya. Sampai saat itu Carl berpikir mungkin kamu sudah menikahi laki-laki biasa karena sebelumnya kamu tinggal dengan Dena, Carl berpikir Dena tidak memperhatikan laki-laki seperti apa yang akan menikahi kamu nanti mungkin bukan orang penting itu yang ada di pikiranku dan Carl." Ucap Anna.


"Lalu?" Tanya Anes.


"Sampai Carl bicara sesuatu yang mungkin membuat suami kamu tersinggung, tapi jika kalian memberi tahunya dia tidak akan mengatakan itu di hadapan suami kamu." Ucap Anna, Anes mencerna setiap perkataan yang keluar dari mulut Anna.


"Anna aku tidak mengerti ada masalah apa kamu dengan aku dan aunty Dena, tapi haruskah kamu merend*hkan orang yang tidak satu derajat dengan kamu? Apakah jika suamiku bukan Deandra kamu dan suami kamu akan menghakimi suamiku? Apakah kalian akan mengatakan jika suamiku bukan orang yang baik, atau mengatakan jika suamiku hanya numpang hidup?" Ucap Anes, Anna meremat tangan nya.


"Jika mereka memberi tahu semuanya tidak akan seperti ini Aneska." Ucap Anna, ia merasa malu pasalnya selama ini Carl selalu berusaha agar bisa bekerjasama dengan perusahaan milik Deandra yang ada di negara tempat ia dan Anna tinggal.


"Apakah kau menyalahkan aku dan kakakku?" Ucap Anes.


"Tentu kenapa kalian tidak memberi tahu aku ataupun suamiku." Ucap Anna.


"Kenapa kau selalu melakukan kesalahan yang sama Anna, dulu Carl memandang sebelah mata uncle Kean dan sekarang suami Anes. Apa karena Anes tinggal dengan aunty Dena atau karena aunty Dena pernah memiliki harapan kepada suamimu?" Ucap Aiden membela Anes.


Kata kakak kini hilang karena Anes benar-benar kecewa, Anes kira jika Anna tidak menyukainya ia akan menghargai Deandra sebagai suami Anes sebagai lelaki yang dicintai oleh Anes.


"Tapi bukankah semuanya sudah jelas jika aunty Dena mendapatkan laki-laki yang lebih segalanya dari Carl, bahkan aunty Dena memiliki dua anak yang jelas-jelas membahagiakan nya." Ucap Alexi, Anes menatap Anna dengan tajam.


"Cukup aku dan aunty Dena yang kamu pisahkan dari keluarga kami, jaga sikap kamu jangan sampai semua itu membuat keluarga ku tidak menyukai kamu Anna. Bersikap lah layaknya orang yang memiliki banyak hutang budi, ingat jika bukan karena Daddy ku kamu tidak akan bertemu dengan Carl dan suami kamu itu tidak akan pernah ada di posisi seperti ini. Kau tahu Aiden hampir menjadi korban kejahatan dari keluarga kandung suamimu, berterimakasih lah kepada keluargaku jangan lagi mencari tahu siapa suamiku dan jangan pernah menyinggung nya!" Tegas Anes, setelah mengatakan itu Anes pergi ke kamar nya. Hal itu membuat Anna mematung atas perkataan Anes kepadanya.


...

__ADS_1


Satu Minggu berlalu hari ini Anna dan Carl memutuskan untuk kembali ke negaranya, mom Dea memeluk Anna dan Carl dengan lembut.


"Hati-hati dijalan sayang ingat kabari mommy jika kamu sempat." Ucap mom Dea.


"Aku akan selalu berusaha untuk mengabari mommy, maaf jika sebelumnya aku tidak pernah memberikan kabar." Ucap Carl.


"Tidak apa-apa, pergilah ingat kabari mommy jika sudah sampai." Ucap mom Dea, Carl dan Anna mengangguk.


Setelah kepergian Anna dan Carl mom Dea dan dad Justin pun pergi karena ada urusan penting keluar kota, di rumah hanya ada Alea dan Vee.


Siapa sangka jika Aleta, Adelle dan Tiana berkunjung ke rumah mom Dea untuk bergosip ya saat tahu jika Anna dan Carl sudah pergi mereka memutuskan untuk kerumah mom Dea.


"Bagaimana episode terakhir nya apakah Anes memarah Anna?" Tanya Aleta.


"Hmmm, eh tapi lebih dulu Anna yang menegur dan memprotes Anes si." Ucap Vee.


"Lagian yakali gak kenal sama pengusaha muda yang tampan dan sukses." Ucap Aleta.


"Ta jangan gitu bukankah kita juga dulu tidak tahu siapa Deandra." Ucap Vee, merekapun tertawa bersama.


"Tapi bukankah anak sulung Anna itu yang membuat Ayaza kecelakaan gak sih, yang mobil Aya di tabrak itu." Ucap Adelle.


"Serius?" Tanya Alea terkejut.


"Iya pas Aya balik kesini kan mommy dan Daddy nanya gimana hubungan Aya sama anaknya aunty Dena, eh si Aya malah nangis histeris megangin kepalanya kaya kejadian itu tuh sesuatu yang paling menyakitkan si." Ucap Aleta.


"Kok aku gak tau." Ucap Adelle.


"Iya gak di ceritain sama author nya kebanyakan cerita Aya nanti pusing yang baca." Ucap Aleta merekapun tertawa bersama.


"Ngomong-ngomong nih ya semua orang anak nya udah dua yakali anak kita satu doang." Ucap Adelle lagi.


"Del jangan dulu mikirin anak deh satu aja pusing soalnya Daddy anak-anak ikutan manja." Ucap Vee, membuat Alea tertawa mengingat kehebohan Vee setiap pagi.


"Anak kak Vee udah dua tau karena tiap pagi kak Aiden selalu heboh." Kekeh Alea.


"Haha, mangkanya kalo malam di puasin Vee biar kalau pagi anteng." Kekeh Adelle, mereka menyerang Adelle karena perkataan nya.

__ADS_1


"Curiga bang Arka di puasin mulu tiap malam." Ucap Tiana.


"Bukan lagi na gak aku biarin lepas pokoknya." Ceplos Adelle, mereka tertawa geli mendengar cerita Adelle.


"Adelle cukup dell jangan di lajut Del bisa g*la aku." Pekik Vee.


"Sayang nih gak ada Anes dan aunty Dena biang rusuh nya." Kekeh Aleta.


"Waah mereka mah suhu nya kalau soal beginian." Kekeh Adelle, sudahlah mereka memang tidak ada habisnya kalau soal pergosipan terkadang author juga bingung mau nulis apa.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N: Ngakak banget sama kelakuan emak-emak 😂


A: Emak-emak gaul ya begitu 😂


N: Terlihat Vee dan Alea sangat tertekan 🙏😭


A' Depresot lama-lama mereka 😂

__ADS_1


N: Ngadi-ngadi Lo Thor 😭


__ADS_2