Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 254


__ADS_3

Keesokan harinya Aiden memutuskan untuk menyusul adik bungsu nya yang sedang berlibur, Aiden dan Vee ingin mengajak Varo putranya berlibur.


Dan disinilah mereka berada di penginapan yang sama dengan yang di tempati oleh Alexi, Aiden memesan kamar lebih dulu untuk anak dan istrinya beristirahat.


"Kalian?" Ucap Alexi, saat mereka tidak sengaja berpapasan.


"Hai uncle Al aku disini untukmu untuk mengganggu kamu." Ucap Aiden meniru suara anak kecil.


"Jangan aneh-aneh bang ya, lagian ini kenapa Varo diajak segala gak kasihan apa sama anak nya." Ucap Alexi.


"Yaelah gaya bilang gak kasian sama anak, bilang saja kalau kamu takut terganggu." Ucap Aiden lagi, Alexi mendengus benar-benar Abang nya yang satu ini.


"Tidak mana ada seperti itu." Ujar nya, Aiden tertawa kecil.


"Mau ikut kita pergi makan siang tidak?" Tanya Alea.


"Tidak kami ingin beristirahat lebih dulu." Ucap Aiden.


Eummm baiklah kalau begitu aku dan Alexi pergi dulu." Ujar nya.


"Oke selamat menikmati liburan kalian." Ucap Vee, Alea dan Alexi mengangguk.


Aiden pun melanjutkan perjalanan menuju ke kamar inap nya, sementara Alexi dan Alea memutuskan untuk pergi makan siang dan berjalan-jalan.


"Kita mau makan dimana?" Tanya Alea.


"Dimana saja terserah kamu." Ucap Alexi, Alea menoleh menatap suaminya.


"Biasanya yang selalu mengatakan terserah itu wanita, ini kenapa kamu malah mendahului." Cibir wanita itu.


"CK, sekali-kali cowok lah yang bikin pusing jangan cewek mulu." Ucap Alexi, Alea tertawa kecil dan menggandeng tangan suaminya.


"Ya ya baiklah ayok kita makan." Ucap Alea, Alexi tertawa kecil dan merangkul pinggang ramping istrinya hingga membuat gandengan tangan Alea terlepas.


Setelah selesai makan siang mereka memutuskan untuk berjalan-jalan, dan mereka memutuskan untuk duduk di suatu tempat.


Saat duduk disana Alea tidak lepas dari memandang Alexi, dan semua kelakuan Alea itu disadari oleh Alexi.


"Iya tahu suami kamu tampan gak usah di liatin seperti itu kali." Ucap Alexi.


"CK gemes ah pengen aku karungin kamu boleh kali ya." Ujar nya, Alexi tertawa kecil mendengar perkataan Alea.


"Sebelum kamu mengarungi saya, maka saya akan lebih dulu melakukan itu kepada kamu. Kamu istri siapa kamu hmmm." Ucap Alexi dengan gemas.


"Aku istri kamu yakali istri kang cimol ah ngarang aja." Ucap Alea, Alexi tertawa kecil mendengar perkataan Alea.


Keduanya berbincang dengan asik beberapa orang mengira Alexi dan Alea adalah adik kakak, tidak ada yang mengira jika keduanya sepasang suami istri.


...


Malam hari Aiden terlihat sibuk dengan Varo, bahkan Vee merasa cemburu karena Aiden lebih banyak waktu bersama dengan putranya.


"Daddy sejak siang bareng Varo terus sudah gak sayang mommy pasti." Ucap Vee merajuk.


"Dih kenapa kamu kok ngomong nya gitu." Ucap Aiden.

__ADS_1


"Kamu gak sayang lagi sama aku kan, aku ini istri kamu kenapa malah di cuekin hah kamu anggap aku apa pajangan?" Ujar nya mendramatisir keadaan.


"Gak usah drama sudah tua malu sama anak." Ucap Aiden membuat Vee menganga.


"Lihatlah Varo Daddy mengajak mommy liburan, tapi dia hanya menghabiskan waktu bersama kamu saja." Ucap Vee lagi.


"Mommy mengertilah waktu bersama kamu itu nanti malam, sekarang biarkan aku bermain dengan Varo dulu." Ujar nya.


"Selalu saja jadi yang kedua." Ucap Vee, Aiden tertawa dan mengecup kening Vee dengan lembut.


"Udah tuh sabar ya nanti kalau Varo sudah tidur kita main deh, gak tidur sampai pagi juga tidak apa-apa." Ucap Aiden, membuat Vee tersipu malu suaminya itu pandai sekali membuat Vee merona.


Vee memperhatikan Aiden yang bermain dengan putranya, dan saat itulah ia melihat kebahagiaan Varo yang terus tertawa karena bermain dengan Daddy nya.


"Varo seneng banget kayak nya main sama kamu." Ucap Vee.


"Iyadong aku kan Daddy nya sudah pasti dia senang." Ucap Aiden, Vee mengangguk dan tersenyum.


"Sayang." Panggil Vee.


"Hmmm kenapa?" Tanya Aiden.


"Jika kamu harus memilih antara aku dan Varo mana yang akan kamu pilih?" Tanya Vee.


"Tentu saja aku akan memilih kamu." Jawab Aiden, Vee mengernyit heran.


"Kenapa aku? Varo kan anak kamu darah daging kamu." Ucap Vee, Aiden tersenyum dan menatap wajah Vee.


"Aku tahu, tapi aku lebih menyayangi kamu dibandingkan dengan Varo." Ucap Aiden, Vee tertegun mendengar perkataan Aiden.


"Aku tahu karena tidak ada ibu yang tidak menyayangi anaknya, tapi disini semua usaha dan perjuangan yang aku lakukan itu untuk kamu." Ucap Aiden.


"Dan semua perjuangan juga usaha yang aku lakukan itu untuk Varo." Ucap Vee, Aiden tertawa gemas mendengar perkataan Vee.


"Aku tidak marah karena kamu lebih menyayangi Varo, aku tahu karena mommy pun lebih menyayangi aku dibandingkan dengan Daddy. Tapi Daddy dia lebih menyayangi mommy." Ucap Aiden, Vee terdiam apakah semua pasangan memang seperti itu.


"Alasan apa yang bisa kamu berikan tentang semua perkataan kamu." Ucap Vee, Aiden mendudukkan Varo di pangkuan nya.


"Dengar sebelum aku memiliki Varo kamu yang lebih dulu aku miliki, sebelum aku menyayangi Varo kamu yang lebih dulu aku sayangi. Sebelum Varo hadir di hidupku kamu juga yang lebih dulu hadir di hidupku dan menerima semua kekurangan aku." Ucap Aiden, Vee tersenyum penuh haru.


"Sweet banget suami aku." Ujar nya.


"Sudah tahu sekarng aku lebih menyayangi kamu bukan berarti aku tidak menyayangi Varo, aku juga menyayangi Varo tapi jika dibandingkan dengan kamu aku akan lebih memilih kamu." Ucap Aiden, Vee terharu sebucin itukah suaminya sekarang.


"Eummm dua jagoan nya mommy." Lirih Vee, wanita itu memeluk Aiden dan Varo yang berada di pangkuan suaminya.


"Varo dan Daddy juga sayang mommy, sehat-sehat ya orang baik jangan pernah lelah dengan kita yang selalu merepotkan mommy." Ucap Aiden.


"Enggak dong mommy sudah biasa di repotkan jadi sudah tidak aneh." Jawab Vee.


"Kok jawabannya rada-rada ngelunjak ya, gak ada kalem-kalem nya kaya bilang enggak dong kalian kan kesayangan mommy jadi gak mungkin merepotkan mommy." Ucap Aiden mencontohkan.


"CK, tapi kan faktanya memang seperti itu dad." Ucap Vee.


"Ya filter dikit gitu mom biar sweet, bener ini emak nya Varo gak ada romantis-romantis nya." Ucap Aiden, Vee tertawa mendengar perkataan Aiden.

__ADS_1


"CK, iyadeh kesayangan nya mommy tiada duanya kalian selalu di hati." Ucap Vee.


"Telat ah telat." Protes Aiden, Vee tertawa renyah melihat wajah kesal suaminya.


"Gitu aja marah si dad." Ucap Vee.


"Gak marah cuma setiap mau ala-ala romantis pasti gagal karena kebar-baran kamu, apa karena gabisa di ajak romantis." Ucap Aiden, Vee kembali tertawa begitu juga dengan Aiden yang ikut tertawa.


"Dua-duanya kaya nya." Ucap Vee.


"Dasar dodol." Ucap Aiden, keduanya tertawa bahagia. Hanya karena hal kecil saja mereka bisa terlihat sebahagia itu.


.


.


.


.


.


.


.


.


Alexi



Alea



Aiden



Vee



***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N**: Langit bisakah kau berikan satu Aiden untukku 😂*


A: Mengadi-ngadi sekali anda 😌


N: Berdoa yg baik-baik itu baik Thor 😂


A: Serah Lo jamileh terserah 🙂


N: iyakan 😂😂

__ADS_1


__ADS_2