Jurney Of Love

Jurney Of Love
Epson 236


__ADS_3

Setelah sekian lama akhirnya hari yang ditunggu-tunggu oleh para keluarga pun tiba, hari dimana pernikahan Alexi dan Alea di laksanakan.


Di sebuah gedung besar dan mewah Alexi duduk di hadapan tuan Xavier, penghulu dad Justin dan para saksi.


Alexi menghela nafasnya dan menjabat tangan dengan tuan Xavier lelaki paruh baya yang baya yang berstatus sebagai papa dari calon istri nya, dan Justin mengusap punggung Alexi dengan tujuan menenangkan putranya agar tidak gugup.


"Alexi Giovaro Abrisham bin Justin Abrisham, saya nikahkan kamu dengan putri saya yang bernama Alea Naura Xavier binti Xavier. Dengan maskawin berupa (Skip), dibayar tunai." Ucap tuan Xavier.


"Saya terima nikahnya Alea Naura Xavier binti Xavier, dengan maskawin tersebut dibayar tunai." Ucap Alexi.


"Bagaimana para saksi sah?" Tanya pak penghulu.


"Sah." Jawab semua orang, kata sah membuat air mata mom Dea menetes di pipinya.


Putra kecilnya yang dulu selalu memegang tangan nya saat belajar berjalan, putra kecil nya yang selalu berebut mainan dengan putri nya yang berstatus sebagai saudara kembar Alexi.


Tapi kini tak terasa putranya itu sudah dewasa bahkan sudah menikahi seorang wanita, Alexi sudah bisa memegang tanggung jawab yang besar atas Alea.


Di sebuah ruangan Adelle dan Vee memegang tangan Alea yang sejak tadi gemetaran, Alea menitihkan air matanya begitupun dengan nyonya Xavier.


Wanita itu menatap putri tunggal nya, kini putrinya sudah menjadi bagian dari keluarga Abrisham.


"Ayok Alea." Ucap Vee dan Adelle.


"Iya kak." Balas Alea, wanita itu bangun dari duduknya dan berjalan mendekati mama yang berdiri di ambang pintu.


"Kamu sangat cantik sayang." Ucap mama, Alea mengangguk dan tersenyum manis.


"Terimakasih ma." Ucap nya, mama mengangguk dan berjalan lebih dulu menuju tempat akad.


Vee dan Adelle berjalan di samping kiri dan kanan Alea, para keluarga dari Justin menatap Alea.


"Sangat cantik." Ucap Dena, Keanu mengangguk dan tersenyum.


"Anak bang Justin tidak pernah salah dalam memilih pasangan." Ucap Keanu, Dean tertawa kecil.


"Duduklah." Ucap mom Dea, wanita itu meminta Alea untuk duduk disamping Alexi.


Alea dan Alexi saling menatap satu sama lain, Alea mencium punggung tangan Alexi sementara Alexi lelaki itu mengecup kening Alea.


Setelah menandatangani dokumen pernikahan Alexi dan Alea memeluk orang tua mereka masing-masing, Alexi memeluk erat mommy nya.


"Maafkan aku yang tidak pernah memperhatikan mommy." Lirih Alexi.


"Tidak sayang, kamu sudah sangat memperhatikan mommy kamu. Buktinya mommy berdiri disini untuk kamu, mommy disini untuk menyaksikan bahwa putra kecil mommy sudah dewasa dan menikah." Ucap mom Dea, air matanya menetes.


"Terimakasih mommy selalu memaafkan setiap kesalahan aku, maaf aku belum jadi anak yang mommy inginkan." Ucap Alexi, membuat mom Dea menggelengkan kepalanya.


"Kalau kamu membuat kesalahan itu bukan sepenuhnya salah kamu, mungkin mommy yang salah dalam mendidik kamu nak. Kalau kamu mengatakan jika kamu belum menjadi anak yang aku inginkan, kamu salah besar. Sejujurnya kamu adalah anak yang mommy harapkan, semua anak-anak mommy kehadiran kalian selalu mommy dan Daddy tunggu dan selalu menjadi harapan kami." Ucap mom Dea, Alexi mengecup kening mommy nya.


"Terimakasih." Lirih nya, mom Dea mengangguk.


"Boy." Ucap dad Justin, Alexi masuk kedalam pelukan Daddy nya.

__ADS_1


"Terimakasih banyak Daddy selalu menjaga aku dengan baik, Daddy selalu menjaga kami anak-anak Daddy dengan baik." Ucap Alexi.


"Daddy akan melakukan apapun untuk kebahagiaan anak-anak Daddy, kamu tidak perlu sungkan katakan apa yang ingin kamu katakan kepada Daddy." Ucap dad Justin, Alexi mengangguk kepada Daddy nya.


"Terimakasih banyak dad." Lirih Alexi.


"Jaga dan bahagiakan istri kamu, jangan pernah sakiti dia jangan pernah membuat air matanya menetes. Jika kamu membuat kesalahan maka segera lah minta maaf, dan akui kesalahan kamu. Jangan berbicara dengan nada tinggi kepadanya, bersikap lembut lah karena hati wanita itu lembut dan sensitif." Ucap dad Justin, Alexi mengangguk masukan dari Daddy akan selalu ia ingat.


Tuan Xavier menghampiri Alexi dan memeluk lelaki itu, begitupun dengan Alexi yang membalas pelukan dari tuan Xavier.


"Papa titip Naura kepada kamu ya Al, kamu adalah laki-laki yang dicintai dan di percaya oleh Alea setelah papa. Jangan kecewakan papa, dan papa minta bahagiakan Alea." Ucap tuan Xavier.


"Iya pa, aku akan menjaga Alea. Terimakasih karena papa sudah memberikan restu untuk kami.' Ucap Alexi, tuan Xavier mengangguk dan tersenyum.


"Jika ada sesuatu yang membuat kamu kecewa katakan kepada papa, jangan mengatakan nya kepada Naura. Jangan lukai hatinya jangan rusak kebahagiaan nya, karena selama ini Naura sudah banyak mengorbankan diri dan kebahagiaan nya untuk orang lain." Ucap tuan Xavier.


"Tentu pa aku akan menjaga Naura." Ucap Alexi.


Alea wanita itu memeluk mom Dea dan itu membuat mom Dea menangis tersedu-sedu, setelah mom Dea melepaskan putri semata wayangnya kini ia mendapat satu putri lagi yang akan mengisi kehidupan nya.


"Mommy maaf kalau Alea belum bisa menjadi calon menantu yang baik, tapi sekarang Alea akan berusaha menjadi menantu yang baik untuk mommy." Ujar nya.


"Sayang kamu sudah baik nak, kamu sudah membuat mommy dan Daddy bahagia. Kamu selalu menjadi yang terbaik untuk kami." Ucap mom Dea.


"Hiks.... Makasih karena mommy selalu menyayangi Alea." Lirih nya.


"Kamu putriku tentu saja aku menyayangimu." Ucap mom Dea, mengecup setiap inci wajah cantik Alea.


Alea berjalan memutar untuk memeluk aunty dari suaminya, Mae, Mei dan Dena memeluk Alea dengan penuh sayang.


"Hmmm, terimakasih aunty." Balas Alea, Aleta tersenyum jahil kepada Axel.


"Ini Axel gak sekalian di nikahin juga nih, kasihan jomblo terus ini." Ucap Aleta.


"Kak Axel jomblo?" Tanya Ayaza.


"Iya, Aya mau sama kakak?" Tanya Axel.


"Enggak si cuma nanya doang." Ucap Ayaza, Axel memutar bola matanya sementara para keluarga tertawa lepas.


"Nanti ada cewek cantik kecantol kamu El." Ucap Julian.


"Yang cantik banyak Pi, tuh teman-temannya Alea cantik-cantik." Ucap Axel.


"Sikat lah." Ucap Julian.


"Ogah, nanti pawang nya papi ngamuk kan bahaya pi." Ucap Axel, Julian tertawa ternyata Axel takut kepada mami nya.


"CK, kamu takut kepada mami ternyata." Ucap Julian.


"Takut lah, dimasukin ke dalam perut lagi bahaya." Ucap Axel, Julian tertawa begitupun dengan Azka dan Aleta.


"El gak lucu nanti Aiden, Arka, Alexi, Aleta sudah punya anak kamu baru nikah." Ucap Adelle.

__ADS_1


"Gak masalah si, habis ijab Kabul langsung gas lah." Ucap Axel.


"Gayamu langsung gas." Cibir Aleta.


"Gak apa-apa lah, nanti culik dulu setelah itu baru menemui para tamu." Ucap Axel, Dio dan Julian tertawa.


"Titisan Julian meresahkan semua woy." Ucap Dio.


"Ya gimana gak meresahkan, papi nya saja dulu titisan Solimi." Ucap dad Justin.


"Nistain aja terus nistain." Ucap Julian, semuanya tertawa kecil.


"Tapi memang fakta kan." Ucap Dio.


"Axel juga kaya nya harus kaya Julian, awal nya gak cinta eh punya anak juga." Ucap dad Justin.


Semuanya tertawa kecil melihat perkataan dad Justin yang memang benar adanya, mereka pun duduk di meja dan berbicara dengan rekan bisnis mereka yang menghadiri pernikahan Alexi dan Alea.


.


.


.


.


.


.


.


Alexi Giovaro Abrisham



Alea Naura Xavier



Gedung pernikahan



Happy reading πŸ€—πŸ˜‰ jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜Š


N: Jiwa lakor gue meronta-ronta Thor😭


A: Heh, bisa-bisanya 😩


N: Dad Justin gak pernah kaleng-kaleng πŸ˜‚


A: Kan memang bukan kaleng Uun 😭

__ADS_1


N: Ngadi-ngadi Lo Thor πŸ˜’


A: 🀣🀣🀣


__ADS_2