
Sementara itu di Jakarta rupanya persidangan Melvin Andrian sedang digelar di salah satu pengadilan negeri di Jakarta. Lantaran yang terjerat kasus adalah seorang aktor papan atas, sehingga banyak wartawan dan pencari berita yang mengikuti jalannya persidangan kali ini. Banyak orang menunggu sebenarnya berapa lama vonis yang akan dijatuhkan kepada Melvin Andrian.
Bukan hanya itu, nama Melvin Andrian pun kembali trending di Twitter hari ini bahkan infotainment juga terus-menerus memberitakan aktor tersebut. Sehingga di Semarang pun Mama Diah dan juga Marsha turut menonton sidang tersebut.
“Nggak nyangka yah, Melvin bisa menjadi pengguna,” ucap Mama Diah dengan masih memperhatikan siaran infotainment itu.
“Sama Ma … perasaan dulu Melvin tidak seperti itu. Mungkinkah dijebak yah?” balas Marsha kemudian.
“Kurang tahu juga, Sha … siapa temanmu sebenarnya itulah kamu. Cara kita memilih teman dalam bergaul itu mempengaruhi diri kita. Sebab, karakter seseorang bukan hanya dibentuk dari genetik, tetapi juga dari lingkungan,” ucap Mama Diah.
Apa yang disampaikan oleh Mama Diah sepenuhnya tepat. Pembentukan karakter dan perilaku seseorang juga karena faktor sosial mereka. Oleh karena itulah, sebaiknya orang juga memilih dalam berteman. Teman yang baik akan menularkan hal-hal yang baik. Sementara, teman yang tidak baik bisa membawa kita untuk melakukan hal-hal yang tidak baik juga.
Abraham yang turun dari kamarnya pun turut bergabung dengan Mamanya dan Marsha di sana, sedikit banyak Abraham tahu mengenai kasus Melvin itu. “Bukan dijebak kok Ma … hanya saja dia sudah memakai barang haram itu selama empat bulan lamanya,” balas Abraham.
__ADS_1
Mama Diah dan Marsha pun tampak kaget dibuatnya, “Kenapa kamu tahu Bram?” tanya Mama Diah.
“Oh, itu … Tante Saras yang memberitahu kepada, Bram,” balasnya.
Mendengar nama Saraswati disebut, Mama Diah pun menatap kepada putranya itu, “Kamu ketemu dengannya?”
“Iya Ma … kami pernah menolongi Tante Saras. Semalam sebelum Melvin ditangkap, Tante Saras disuruh pergi dari rumah sama Melvin dan dia membawa aktris pendatang baru yang baru berusia 18 tahun pulang ke rumah. Katanya mau bersenang-senang berdua, sehingga Mamanya diusir. Kebetulan kami bertemu dan kami memutuskan untuk menolong. Pagi harinya, kala Bram mengantar Tante Saras pulang, rupanya rumah sudah digeledah oleh pihak berwajib dan juga barang bukti ditemukan,” cerita Abraham secara panjang lebar kepada Mama Diah.
Tampak Mama Diah mendengarkan cerita Abraham pun dan menatap putranya, “Kamu tidak dendam kepadanya, Bram?”
“Awalnya Abraham dendam, Ma … Abraham sangat tidak suka. Namun, terlalu lama menyimpan dendam tidak ada untungnya sama sekali untuk Abraham. Jadi, Abraham memilih berdamai dengan luka masa lalu itu. Berdamai dengan Tante Saras,” jawab Abraham dengan yakin.
Sementara Marsha yang berada di sana memilih diam. Bagaimana pun yang sedang mereka bicarakan adalah masa lalu keluarga yang menyangkut mendiang Papa Wisesa. Olah karena itu, Marsha cukup mendengarkan saja.
__ADS_1
“Apakah Mama marah kalau Bram memilih memaafkan orang-orang yang pernah melukai Bram?” tanyanya kini kepada sang Mama.
Mama Diah yang semula diam pun akhirnya bersuara, “Tidak … Mama tidak marah. Justru Mama sangat bangga kepadamu, Bram … kamu bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Dendam justru akan menggerogoti hidup kita sendiri. Memaafkan tentu adalah yang terbaik,” balas Mama Diah.
Ah, begitu lega rasanya. Marsha yang turut mendengarkannya pun merasa lega. Dia pikir Mama Diah akan marah dan kecewa karena Abraham memilih memaafkan dan memberikan pertolongan kepada Mama Saraswati, ternyata tidak. Itu artinya ke depannya tidak akan ada perselisihan antara keluarga Abraham dengan Mama Saraswati lagi.
“Makasih Ma,” balas Abraham kemudian.
Usai mengatakan itu, pembawa acara membacakan putusan pengadilan untuk Melvin Andrian pun adalah 2 tahun 7 bulan hukuman penjara dan denda sebesar 25 juta Rupiah. Mama Diah, Abraham, dan Marsha yang mendengarkan putusan itu sama-sama menghela nafas sepenuh dada. Tidak mengira baru sekejab saja menikmati kebebasannya, Melvin Andrian sudah harus kembali menghuni jeruji besi. Dengan demikian, pastilah karir yang dirintis kembali akan hancur, beberapa proyek sinetron dan mini series menjadi terkendala. Belum pun dengan rumah produksi milik Mama Saras yang akan terkena imbasnya.
“Hukuman yang lebih ringan dari tuntutan Jaksa,” gumam Marsha sekarang ini.
“Benar, Shayang … semoga waktu itu bisa dimanfaatkan Melvin untuk memperbaiki diri,” balas Abraham.
__ADS_1
“Cuma dia belum menerima itu, Mas … disebutkan Melvin mau banding dan meminta rehabilitasi,” balas Marsha.
Entah, bagaimana nasib Melvin ke depannya. Apakah dia akan dikurung lagi di balik jeruji besi atau direhabilitasi sesuai keinginannya? Entahlah.