
Sementara itu di lokasi syuting, agaknya rating untuk sinetron yang dibintangi Melvin agak turun rating. Minat masyarakat untuk melihat sinetron Melvin turun, sehingga membuat tim produksi untuk berusaha menaikan lagi rating pemirsa.
“Sinetron kita turun, jadi harus cari cara untuk meraih atensi dari penonton,” ucap salah satu orang di rumah produksi tersebut.
“Bisanya kalau menaikkan rating kan bisa memposting foto-foto di belakang layar. Supaya penonton pun bisa melihat bagaimana proses syuting para aktris dan aktor kesayangan mereka,” balas seseorang yang lain.
Lantas, pandangan mereka terlihat pada Melvin yang sedang asyik dengan gadget di tangannya. Pria itu bahkan tidak mengobrol dengan lawan mainnya, yaitu Michella. Seharusnya, para pemain itu mengobrol bersama supaya chemistry mereka bisa lebih baik. Para pemirsa pun bisa terhipnotis dengan chemistry dari pemain utama sebuah sinetron atau pun film.
Sampai akhirnya salah satu pekerja dari rumah produksi tersebut mengajak bicara Melvin dan Michella.
"Melvin dan Michella bisa berbicara sebentar," tanya Bu Rina yang adalah bagian marketing dan promosi dari rumah produksi tersebut.
Keduanya pun berjalan dan mengikut Bu Rina. "Ada apa Bu?" tanya Melvin yang menunjukkan wajah penuh selidik.
__ADS_1
"Begini, sinetron ini untuk akhir-akhir ini ratingnya turun. Tidak bisakah kita mengupayakan hal yang bagus untuk menaikkan rating pemirsa?" tanya Bu Rina.
Terlihat Melvin dan Michella yang sama-sama diam. Lebih tepatnya tengah berpikir dan juga mencari cara bagaimana caranya meningkatkan rating pemirsa.
"Bagaimana caranya Bu Rina?" tanya Michella.
"Kita buat seolah-olah ada hubungan serius antara kalian berdua. Kalian berdua pasti sudah tahu tentang settingan kan? Sebatas hubungan palsu yang digunakan untuk menarik minat pemirsa saja," jawab Bu Rina.
Mendengar apa yang baru saja disampaikan Bu Rina, terlihat Melvin dan Michella yang saling pandang. Kemudian keduanya berbicara.
"Benar Bu Rina, bagaimana jika pemirsa justru mengharapkan hal yang lebih?" tanya Michella.
Memang ketika Production House membuat kedua pemeran utama seolah-olah terlihat mempunyai chemistry di luar kerjaan, para penonton setia akan mengharapkan hubungan yang lebih dari keduanya. Bagi Melvin sendiri itu adalah berbahaya, mengingat bahwa posisinya sekarang sudah menikah. Istrinya bisa saja salah paham dengan kabar kedekatannya dengan aktris pendampingnya.
__ADS_1
"Kita coba saja. Kalian tidak perlu bekerja keras lagi. Kami akan unggah beberapa foto dan potongan video Behind The Scenes," jelas Bu Rina.
Memang terkadang kamera mengabadikan bagaimana cara para pemain berlatih dan membangun chemistry. Potongan dari video bisa digunakan sebagai bahan untuk melakukan promosi.
"Silakan saja Bu," balas Michella.
Sementara Melvin masih diam, karena dia tidak begitu sependapat dengan hubungan setting yang untuk menaikkan popularitas sinetron yang dia bintangi.
"Bagaimana dengan kamu, Melvin?" tanya Bu Rina.
"Saya sebenarnya keberatan Bu, terlebih ada istri di rumah. Bagaimana kalau dia terganggu dengan kabar yang menyeruak ke permukaan?" tanya Melvin.
Setidaknya dari responsnya terlihat bahwa Melvin bukanlah seorang pria yang gegabah. Dia adalah pria yang memperhitungkan dengan nasib rumah tangganya bersama dengan Marsha.
__ADS_1
Melvin sangat tahu, rumah tangganya biasa saja. Justru hambar, ditambah dengan semuanya ini justru bisa membuat rumah tangganya kian pelik nantinya. Bisakah Marsha menerima kabar kedekatannya dengan aktris pendampingnya yang muncul ke permukaan secara tiba-tiba? Memikirkan semuanya itu membuat Melvin merasa begitu pusing.