
"Kamu sendiri ngapain di sini sangat lama?" tanya Gerwyn.
"Emang nya ini sudah jam berapa Mas?" tanya Sophia.
"Sudah jam Sembilan, apa kamu tidak kedinginan. Ayo buruan bangun." ucap Gerwyn.
"Lebih baik mas Keluar dulu, biarkan aku mandi dulu, aku malu." ucap Sophia.
Gerwyn berbalik badan dia mau keluar namun lagi-lagi membalik kan badan nya.
"Saya juga mau mandi." ucap Gerwyn. Sophia dengan cepat memakai handuk nya.
"Nanti saja setelah aku baru mandi." ucap Sophia. Dia mendorong Gerwyn Keluar dan membersihkan tubuh nya.
Setelah selesai mandi dia keluar. Dia melihat Gerwyn yang duduk di pinggir kasur. Gerwyn juga menatap Sophia.
"Sangat cantik." batin Gerwyn melihat rambut Sophia yang di balut dengan handuk.
"Jangan berfikir macem-macem yah mas, mas sudah membuat janji dengan Mamah mas." ucap Sophia. Gerwyn Menghela nafas panjang dia mengambil handuk meletakkan di pundak nya.
"lalu bagaimana kalau saya kebablasan? saya tidak bisa menahan nya?" ucap Gerwyn, Sophia mendorong Gerwyn agar jauh dari nya, namun Sophia tidak kuat mendorong badan Gerwyn yang besar.
"Berhenti menggoda ku mas, aku mau pasang baju dulu." ucap Sophia. Gerwyn mencium aroma wangi Sophia yang sangat dia sukai.
Dia menatap Sophia begitu dalam.
"Ayolah mas jangan menggoda ku seperti ini, aku baru saja lega karena mas mau menepati janji tapi sekarang aku sudah panik." ucap Sophia menutup mata nya.
Gerwyn mencoba mendekati Sophia namun Sophia selalu mundur.
"Pergi mandi, pergi." ucap Sophia mendorong Suami nya ke kamar mandi.
Gerwyn tertawa. Tidak beberapa lama Sophia selesai memasang pakaian nya. Gerwyn keluar dari kamar mandi.
"Nih pakaian mas." ucap Sophia memberikan pakaian Gerwyn.
Gerwyn memakai nya. Dia melihat istrinya nya mengeringkan rambut nya di depan meja rias setelah memasang pakaian.
"Biar saya bantu." ucap Gerwyn membuat Sophia terkejut karena Gerwyn tiba-tiba mengambil pengering rambut dari tangan Sophia.
Sophia seketika jadi Gugup ketika Gerwyn mengelus rambut Sophia. "Rambut kamu sangat halus." ucap Gerwyn, sehingga membuat Sophia semakin terdiam mendengar pujian Gerwyn yang tidak biasa nya.
"Baby layani saya malam ini!" ucap Gerwyn berbicara dengan suara yang begitu berat sehingga Sophia langsung terdiam.
__ADS_1
Sophia bingung harus ngomong apa. Dia sudah merasa bersalah kalau membiarkan Gerwyn menahan hasrat nya Terus menerus. Emosi nya jadi tidak terkontrol.
"Sayang boleh kan melakukan nya malam ini?" tanya Gerwyn lagi. Sophia tidak berani menjawab nya. Sekarang dia merasakan antara takut dan juga bingung.
Gerwyn merasa Sophia tidak mau, dia meletakkan Pengering rambut dan meninggalkan Sophia.
"Aku mau." ucap Sophia. langkah Gerwyn terhenti dia kembali mendekati Sophia.
Tatapan Gerwyn tidak bisa di kontrol lagi, dia menatap Sophia dengan penuh nafsu dan cinta.
"Saya akan mencium bibir kamu, kalau kamu tidak mau, kamu bisa menghindar." ucap Gerwyn. Namun dia tidak menghindar, Gerwyn langsung mencium nya.
Dia mulai bermain dengan tubuh istri nya yang sangat candu bagi nya, Wangi badan Sophia membuat nya begitu Nyaman.
Gerwyn menatap wajah istri nya. "Saya sudah berusaha Sophia, tapi saya tidak bisa maafkan saya.." ucap Gerwyn dia merasa bersalah tidak bisa menahan nya.
Tiba-tiba Sophia menghentikan Gerwyn saat mau mencium nya "Apa mas yakin mau melakukan ini sekarang? Bagaimana dengan perjanjian mas dengan Tante?" tanya Sophia.
Gerwyn menatap mata istri nya.
"Biar ini jadi rahasia di antara kita berdua." ucap Gerwyn.
"Sebenarnya aku tidak ingin menolak mas, karena itu adalah Dosa, aku sudah menyiapkan diri dari kita baru menikah" ucap Sophia jujur.
Gerwyn menatap istrinya terus.
"Ibu ku Dulu bilang, kalau aku menolak itu adalah dosa besar." ucap Sophia.
Gerwyn mengambil tas kerja nya dan mengeluarkan alat pengaman yang juga sudah lama dia siap kan nya juga.
"Mas sengaja membeli ini untuk melakukan itu?" tanya Sophia, Gerwyn tersenyum dia langsung mengangguk.
"Maaf kan saya tidak jujur kalau saya ingin melakukan nya." ucap Gerwyn.
Sophia tersenyum. "Saya tidak ingin menyakiti kamu, tapi saya akan berusaha untuk melakukan nya dengan lembut." ucap Gerwyn.
Sophia melingkar kan kedua tangan nya di leher Gerwyn.
"Lakukanlah, mumpung aku libur." ucap Sophia. Gerwyn tersenyum dia langsung menggendong Sophia ke ranjang tidur lupa mengunci pintu dan juga mematikan lampu.
Gerwyn lagi-lagi mencium bibir Sophia karena sangat candu, perlahan dia berani memeluk Sophia, Dia Membuka baju nya sedikit malu namun walaupun sudah sering bertelanjang dada di depan Sophia.
Gerwyn melakukan beberapa ritual dulu agar Sophia lebih nyaman.
__ADS_1
"Kamu sudah siap?" Tanya Gerwyn, Sophia mengangguk.
Sophia sudah pasrah memberikan semua nya pada suami nya, sekarang pertahanan yang dia jaga nya selama ini sudah di robohkan oleh suami nya.
Saat mau memasukkan Gerwyn menutup mulut Sophia dengan rapat karena berteriak sangat Keras.
"Maaf kan saya." ucap Gerwyn. Sophia mengeluarkan air mata nya. Sekarang dia sudah milik suaminya dengan seutuhnya.
"Aaaahhhhh!!! Sakit.." ucap Sophia mengerang kesakitan namun nikmat. Gerwyn melakukan nya dengan lembut. Mau bagaimana pun ini adalah pertama kali untuk istri nya.
Suara Sophia Membuat Gerwyn semakin kuat, demi menenangkan Sophia Gerwyn mencium bibir nya.
Tidak Beberapa lama kedua nya lelah, Sophia Sudah sangat berkeringat. "Terimakasih Baby." ucap Gerwyn. Sambil mencium kening Istrinya.
Sementara Sophia masih berusaha untuk menyadar kan dirinya.
Sophia tersenyum menatap wajah Gerwyn yang juga menatap nya. Gerwyn mengikat rambut Sophia yang sudah Basah karena keringat.
Gerwyn membawa Sophia ke pelukan nya.
"Kamu sudah milik ku seutuhnya, saya juga sudah milik kamu." ucap Gerwyn.
Sophia memilih untuk tidur nyenyak di dada bidang suami nya itu.
Gerwyn benar-benar ganas sekali satu malam ini, Sophia Sampai terkulai lemas karena nya.
Gerwyn melakukan beberapa ronde malam itu.
Keesokan harinya....
"Sayang bangun sayang." ucap Gerwyn ke telinga Sophia.
"Humm.." jawab Sophia.
"Ayo bangun, sebentar lagi Mamah akan sampai." ucap Gerwyn. Sophia perlahan membuka mata nya.
"Ini sudah jam berapa?" tanya Gerwyn. "Sudah jam 12 Siang." ucap Gerwyn.
"Hoammm... Aku sama sekali tidak bisa tidur karena mas." ucap Sophia. Gerwyn tersenyum dia mengelus rambut istri nya.
"Saya sangat senang melakukan itu dengan kamu, saya tidak pernah mendapatkan kebahagiaan seperti itu saat melakukan nya dengan yang lain." ucap Gerwyn.
Sophia membawa Gerwyn ke pelukan nya.
__ADS_1
"Aku juga minta maaf baru bisa melakukan nya sekarang, tapi berjanji lah Jangan pernah tidur dengan wanita Lain." ucap Sophia. Gerwyn mengangguk mereka membuat janji.
"Mas adalah milik ku Sekarang, jadi Jangan berfikir untuk bersama wanita lain." ucap Sophia, Gerwyn tersenyum