
"Kamu juga pasti tau Kan kalau Hena bekerja sebagai wanita bayaran di sebuah Club malam kan?" Tanya Bu Linda. Pertanyaan itu berhasil membuat Sophia kaget dan bingung.
"Kenapa kamu diam?" tanya Bu Linda.
"Aku tau Mah, tapi mamah tau dari mana? Dan kenapa Mamah mempertanyakan itu?" tanya Sophia.
"Kamu juga pasti tau kan kalau Sebenarnya Hena pernah menjadi simpanan Papah nya Vano." ucap Bu Linda.
Sophia terkejut sekali dengan pertanyaan Mertua nya.
"Itu tidak Seperti apa yang mamah pikirkan." ucap Sophia.
"Kamu tau itu kan?" tanya Bu Linda lagi, Sophia menganguk.
Bu Linda menghela nafas panjang menatap Menantu nya itu.
"Mamah tau ini dari mana?" tanya Sophia.
"Mamah mendengar nya langsung di rumah sakit tempat Mamah nya Vano di rawat." ucap Bu Linda.
Sophia terdiam. "Apa kamu belum mendengar orang tua nya Vano sudah tau hubungan Vano dengan Hena?" tanya Bu Linda. "Belum Mah " jawab Sophia.
"Oh iya Mamah juga tidak sengaja melihat foto kamu di salah satu postingan pemilik Club malam." ucap Bu Linda.
Bu Linda langsung menunjukkan nya. Sophia sangat gugup dia baru ingat kalau mami nya belum menghapus foto nya.
"Apa sebelum nya kamu bekerja di sana sama seperti Hena?" tanya Bu Linda.
"Mamah jangan Salah paham dulu " ucap Sophia.
"Apa kamu tidak memiliki cara lain selain bekerja seperti ini?" ucap Bu Linda menaikkan nada bicara nya.
"Aku minta maaf maaf, aku tidak bermaksud untuk membohongi Mamah. Tapi pada saat itu aku hanya lah pelayan." ucap Sophia.
"Mamah bukan lah orang bodoh yang bisa kamu bohongi Sophia.
"Orang yang sudah masuk ke sana tidak mungkin hanya sekedar pelayan saja. Apalagi pemilik nya sudah mempromosikan kamu." ucap Bu Linda.
"Tapi aku sama sekali tidak melakukan itu di sana mah, Aku hanya menjadi pelayan." ucap Sophia. Bu Linda menggeleng kan kepala nya.
__ADS_1
"Mamah tidak bisa mengatakan apapun lagi sekarang. Mamah sangat kecewa sama kamu." ucap Bu Linda.
Tiba-tiba Sophia menahan Mertua nya yang hendak pergi.
"Aku mohon maafin aku mah, percaya pada ku, pada saat itu aku bingung harus mencari pekerjaan apapun lagi." ucap Sophia.
Bu Linda melepaskan tangan Sophia dari nya. "Mamah sangat membenci Akan hal seperti ini." ucap Bu Linda dia langsung pergi.
Sophia menangis. Tidak beberapa lama Gerwyn masuk ke ruangan itu.
"Ada apa Sophia?" tanya Gerwyn kaget melihat istrinya menangis. "Ibu marah karena tau mbak Sophia bekerja sama seperti mbak Hena Kak." ucap Ano.
Gerwyn terdiam. Dia sangat kaget mendengar jawaban Ano.
"Apa salah nya sih bekerja dengan teman sendiri? Kenapa Ibu harus marah?" ucap Ano.
"Kamu masih kecil, sebaiknya kamu tidak perlu ikut campur Yah, kalau ada masalah seperti ini kamu diam saja tidak perlu mendengar kan nya." ucap Gerwyn. Ano diam.
Gerwyn langsung keluar mengejar mamah nya.
"Mah! Mamah!" panggil Gerwyn menahan tangan mamah nya.
"Aku menginap di sini bersama Sophia mah. Maaf aku tidak jujur sama Mamah." ucap Gerwyn. Bu Linda menghela nafas panjang.
"Bukan hanya kali ini kamu dan Sophia membohongi mamah, sudah berulang kali. Namun tentang Sophia tidak bisa mamah abaikan begitu saja." ucap Bu Linda.
"Aku mau berbicara sama mamah." ucap Gerwyn menarik tangan mamah nya ke dalam Cafe yang di sediakan di hotel itu.
"Ngapain kamu membawa Mamah ke sini?" ucap Bu Linda marah.
"Mamah harus tau kalau Sophia bekerja di sana bukan karena keinginan nya sendiri, melainkan dia harus bekerja demi membiayai sekolah Adik, sekolah nya dan makan nya. Di masa sekolah sangat sulit mencari pekerjaan." ucap Gerwyn.
"Masih banyak pekerjaan yang lain, tidak mungkin dia tidak mempunyai kerabat yang bisa membantu nya." ucap Bu Linda.
"Mamah harus tau juga kalau keluarga nya sama sekali tidak perduli pada Sophia dan Ano, bahkan kakak laki-laki nya mengusir mereka dari rumah." ucap Gerwyn.
"Sophia baru beberapa hari bekerja di sana namun sudah bertemu dengan ku Mah, pada saat itu aku tidak memiliki perasaan dengan dia, namun karena permintaan Mamah ingin aku cepat menikah akhirnya aku membayar dia menjadi istri ku untuk sementara waktu." ucap Gerwyn.
"Dia di sana hanya jadi pelayan bukan jadi wanita bayaran. Dan dia menikah dengan ku Masih perawan mah." ucap Gerwyn.
__ADS_1
Dia terus menyakinkan mamah nya.
"Apa Mamah tidak merasa iba melihat Sophia? dia berjuang mati-matian untuk hidup nya dan hidup Adik nya namun hanya karena kesalahan kecil Mamah membenci nya." ucap Gerwyn.
"Mamah tidak tau seperti ini jalan cerita nya, Mamah berfikir dia Sama seperti hena." ucap Bu Linda.
"Mamah tidak bisa menyamakan semua orang begitu saja mah, Mamah juga tidak akan tau kepribadian seseorang itu dengan pasti." ucap Gerwyn.
"Mamah sangat menyesal. Sekarang Mamah mau bertemu dengan Sophia." ucap Bu Linda. "Tidak perlu Mah. Dia sudah memutuskan untuk kembali ke rumah Besok." ucap Gerwyn.
"Kamu serius nak?" tanya Bu Linda. Gerwyn menganguk. Bu Linda terlihat sangat senang sekali.
"Ya udah kalau begitu Mamah pulang yah, ini sudah Malam." ucap Gerwyn, Bu Linda menganguk.
"Gerwyn." panggil Bu Linda. Gerwyn menoleh ke arah mamah nya namun dia terkejut karena langsung di peluk.
"Mamah sangat menyanyangi kamu dengan Sophia. Mamah minta maaf." ucap Bu Linda.
Gerwyn baru kali ini di peluk begitu erat setelah orang tua nya itu sakit. Air mata Gerwyn tidak terasa keluar.
"Aku juga sangat menyanyangi mamah." ucap Gerwyn.
"Sudah jangan merasa bersalah lagi mah, aku akan membicarakan ini pada Sophia." ucap Gerwyn. Bu Linda menganguk setelah itu dia pun pulang.
Gerwyn kembali ke kamar nya.
"Mas bagaimana? Apa Mamah Masih tidak mau mendengar penjelasan kamu?" Tanya Sophia.
Gerwyn menghapus air mata istri nya, dia memeluk dan mengelus kepala Sophia.
"Kamu tidak perlu khawatir, saya sudah menjelaskan semuanya pada Mamah. Dan dia paham dia mendengar kan penjelasan saya. Dia meminta maaf pada kamu." ucap Gerwyn.
"Kamu serius mas?" tanya Sophia.
Gerwyn menganguk.
"Alhamdulillah." ucap Sophia. "Tapi bagaimana yah mas keadaan Hena sekarang? dia pasti sangat sedih sekali." ucap Sophia.
"Saya sudah meminta Vano untuk menyelesaikan masalah mereka. Mereka sudah dewasa pasti bisa menyelesaikan masalah nya." ucap Gerwyn.
__ADS_1
Sophia tersenyum. "Ya sudah kalau begitu kamu istirahat yah, jangan memikirkan masalah apapun karena semua nya baik-baik saja." ucap Gerwyn mencium kening Sophia.