Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Kedekatan Sophia dengan orang lain


__ADS_3

Sophia dengan ragu-ragu masuk keruangan Atasan nya itu.


"Selamat pagi pak." ucap Sophia.


"Akhirnya kamu datang juga, kamu tau kesalahan kamu hari ini apa?" ucap pria itu.


"Maafkan saya Pak, saya harus nganterin adik saya sekolah terlebih dahulu dan juga di jalanan sangat macet." ucap Sophia.


"Saya tidak mau Tau itu, itu adalah resikonya kamu, saya hari ini sangat emosi sama kamu. Kamu sangat tidak menghargai waktu dan perjanjian yang sudah di buat sebelumnya jangan Salah kan saya kalau Nilai kamu tidak bagus."


"Saya mohon pak Jangan seperti ini, saya tidak sengaja saya minta maaf." ucap Sophia.


"Ada apa ini? kenapa ribut-ribut?" tanya Frans yang baru saja datang.


"Ini nih anak magang yang tidak tau aturan!"


Frans melihat itu adalah Sophia.


"Loh Sophia, ada masalah apa?" tanya Frans.


"Aku telat datang." ucap Sophia. "Ini memang salah ku." ucap Sophia. "Lebih baik kamu Keluar, jangan pernah salah kan saya, karena kamu yang sama sekali tidak menghargai saya!"


"Sudah lah Paman jangan seperti itu, Lagian selama ini Sophia tidak melakukan kesalahan-kesalahan kan? dia hanya telat sekali," ucap Frans.


"Paman jangan sampai membuat nilai nya jelek!" ucap Frans. "Sudah Sophia kamu jangan khawatir, ayo lanjut kerja kamu lagi." ucap Frans.


"Makasih yah kak, aku permisi dulu." ucap Sophia dia pun keluar dengan perasaan lega dari ruangan itu.


"Huff akhirnya aku selamat juga, Untung saja ada Kak Frans." ucap Sophia.


Sophia melihat Hena yang baru saja keluar dari ruangan kerja. "Hena!" panggil Sophia.


"Ada apa Sophia?" tanya Hena. "Aku mau ngobrol dengan kamu nanti siang bisa kan?" tanya Sophia.


"Bisa Kok, emang nya mau ngobrol tentang apa? Apa jangan-jangan atasan marahin kamu dan mengancam nilai kamu." ucap Hena.


"Tadi nya sih gitu, tapi kak Frans datang dan menyelematkan aku." ucap Sophia. "Tapi aku bukan mau membahas soal itu " ucap Sophia.


"Oohh ya udah nanti saja kita bicara, aku mau menemui kekasih ku di depan dulu." ucap Hena berlari keluar.


Sophia melihat Hena menghampiri pria Tua yang tersenyum menunggu nya.


"Pria tua itu sama sekali tidak mempunyai hati, bisa-bisa nya istri nya sakit di rumah dia Malah pacaran. Lagian Hena gak lihat-lihat orang yang mau di porotin dulu." ucap Sophia.

__ADS_1


"Kamu ngomong sama siapa Sophia? Kok ngomong sendiri?" tanya Frans.


"Itu tuh lihat Hena, dia yang pacaran sama bapak orang aku yang repot." ucap Sophia. Namun tiba-tiba dia sadar sedang berbicara dengan siapa dia langsung minta maaf dan menarik kata-kata nya lagi.


"Maaf kak, saya berbicara tidak jelas." ucap Sophia.


"Tidak apa-apa." ucap Frans.


"Oh iya kak sekali lagi terima kasih sudah membantu berbicara dengan atasan, kalau tidak karena bapak mungkin saya tidak tau lagi harus bagaimana." ucap Sophia.


"Humm bagaimana kalau sebagai tanda terimakasih kamu Temanin saya Makan siang." ucap Frans.


"Baiklah kak." ucap Sophia langsung mau.


Tiba waktunya untuk istirahat makan siang.


"Halo Sophia kamu di Mana? aku udah di kantin nungguin kamu dari tadi." ucap Hena.


"Aku minta maaf yah Hen sudah membuat kamu nungguin, nanti aja kita ngobrol nya, aku mau jemput Ano dulu ke sekolah." ucap Sophia.


"Oohh ya udah deh." ucap Hena.


"Kamu ada janji sebelum nya dengan Hena yah?" tanya Frans yang sedang menyetir. Sebenarnya Sophia ingin pergi sendirian setelah selesai makan siang dengan Frans namun Frans menawarkan diri untuk mengantarkan Sophia.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai juga. Seperti biasa buk Ena sedang menemani anak-anak didik nya menunggu di jemput.


"Loh Pak Gerwyn Gak datang jemput juga yah?" tanya buk Ena melihat Frans yang berdiri di dekat mobil.


"Dia sedang bekerja bu. Kalau begitu terimakasih banyak, kami permisi." ucap Sophia langsung masuk ke dalam mobil.


"Om ini siapa?" tanya Ano.


"Kenalin ini namanya Om Frans, dia salah satu atasan Mbak di tempat kerja, tadi mbak sempat kena marah karena telat datang dan om Frans yang bantuin." ucap Sophia.


"Kak Gerwyn Mana?" tanya Ano.


"Kak Gerwyn berada di tempat kerja nya, dia tidak bisa datang itu sebab nya mbak datang." ucap Sophia.


Ano pun terdiam.


"Ngomong-ngomong kamu anak keberapa? Kamu berapa bersaudara?" tanya Frans.


"Kami bertiga Kak." "Hanya berdua saja!" ucap Ano langsung." Sophia langsung diam.

__ADS_1


"Jangan membahas ini di depan nya kak," ucap Sophia. Frans mengangguk sambil tersenyum.


"Ano sudah Makan belum? mau om beli makanan?" tanya Frans. "Aku sudah kenyang Om, aku mau pulang saja." ucap Ano. "Oohh oke, kita segera pulang." ucap Frans.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai juga.


"Ano ucapin terimakasih sama om Frans." ucap Sophia.


"Makasih yah Om, aku masuk dulu." ucap Ano.


"Mbak langsung berangkat kerja lagi yah, kamu istirahat siang mbak langsung pulang nanti kalau sudah siap kerja." ucap Sophia.


"Mbak pergi dengan om Frans lagi?" tanya Ano.


"Iyah, kebetulan Om Frans di sana juga." ucap Sophia.


Ano terlihat sangat Tidak suka, karena dia tau cara Frans menatap Mbak nya sangat berbeda.


"Ya udah kalau begitu mbak berangkat dulu." Sophia pun pergi.


"Adek kamu kelihatan nya sangat tidak suka pada Ku." ucap Frans. "Dia memang seperti itu pada orang yang baru di kenal kak, namun lama-kelamaan dekat kok. Dia sangat Cuek anak nya." ucap Sophia.


"Tapi dia Mirip banget sama kamu. Putih, pipi nya merah dia terlihat tampan." ucap Frans. Sophia tersenyum.


"Kamu Sudah punya pasangan belum?" tanya Frans.


Sophia terdiam sejenak.


"maaf kalau aku bertanya yang terlalu privasi tapi aku ingin tau." ucap Frans.


"Aku sudah punya kak." ucap Sophia.


"Oohh begitu yah, aku juga pernah scroll IG kamu, apa dia adalah Pacar kamu?" tanya Frans, Sophia Mengangguk..


Frans jadi diam, Sophia menjadi sedikit canggung. Tidak beberapa lama akhirnya sampai di hotel.


"Tumben sekali kakak ada di sini, ada pekerjaan apa?" tanya Sophia. "Biasa ada beberapa pertemuan yang di adakan di hotel ini, dan juga dua hari kakak Akan chekin di sini." ucap Frans.


"Oohh begitu." ucap Sophia.


"Sophia akhirnya kamu datang juga, ayo aku mau minta bantuan kamu sedikit, aku kurang paham Soal nya." ucap Teman Sophia.


Sophia langsung di tarik.

__ADS_1


"Saya permisi dulu kak, terimakasih sudah membantu ku." ucap Sophia meninggalkan Frans.


"Pak sebentar lagi tamu kita akan datang," ucap sekretaris Frans.


__ADS_2