Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Hena jadi wanita simpanan


__ADS_3

Gerwyn mengambil lagi kunci mobil itu.


"Kalau begitu jangan menggunakan angkutan umum, tunggu saja supir." ucap Gerwyn


"Tidak perlu pak, aku sudah biasa menggunakan angkutan umum." ucap Sophia. "Bagaimana kalau orang yang kenal kamu melihat? Dia pasti mengira kalau saya Suami yang tidak bertanggung jawab membiarkan istrinya menggunakan angkutan umum yang penuh debu, kotor dan bau." ucap Gerwyn.


Sophia Menghela nafas panjang.


"Selagi aku sampai ketujuan dengan selamat semua nya baik-baik saja." ucap Sophia.


"Aku harus segera pergi. Permisi." ucap Sophia.


Gerwyn menahan nya.


"Tunggu dulu." ucap Gerwyn.


"Apa lagi pak? Nanti aku bisa telat." ucap Sophia.


Gerwyn membuka bekal nya. "Apa kamu sudah makan siang?" tanya Gerwyn. Sophia mengangguk.


"Kamu Temanin saya makan sebentar." ucap Gerwyn. Sophia menghela nafas panjang.


"Ini sudah jam 12 Lewat pak, guru ku akan marah kalau aku belum juga sampai di sana." ucap Sophia. "Baiklah kamu boleh pergi." ucap Gerwyn sedikit berat namun dia membiarkan Sophia pergi.


Sophia pun keluar dari perusahaan Gerwyn, Sophia sedikit canggung karena mata para pegawai dan karyawan lain nya Menatap nya.


"Ada apa sih dengan semua orang, seperti tidak pernah melihat orang saja." batin nya setelah keluar dari perusahaan itu.


"Wahh beruntung sekali pak Gerwyn mempunyai istri yang muda, cantik wajahnya sangat manis, badan yang sangat cantik." puji salah satu staf pria.


"Justru perempuan itu yang beruntung mendapatkan Pak Gerwyn. Dia juga kelihatan nya bukan berasal dari keluarga terpandang dia seperti orang biasa saja." ucap Staf wanita.


"Ngomongin apa kalian? Cepat kembali bekerja!" Vano datang melihat mereka sedang berkumpul. Namun setelah Vano datang mereka bubar.


"Permisi Pak" Vano masuk ke ruangan Gerwyn. Gerwyn yang sedang Makan menoleh ke arah Vano.


"Ada apa?" tanya Gerwyn.

__ADS_1


"Saya ijin cepat pulang hari ini pak, saya harus membantu Papah saya menyiapkan acara malam ini." ucap Vano.


"Apa semua yang saya suruh sudah selesai?" tanya Gerwyn.


"Sudah Pak. Tanah yang bapak beli sudah sah milik bapak Surat juga sudah jadi atas nama bapak." ucap Vano.


"Bagus kalau begitu." ucap Gerwyn. Vano meletakkan berkas-berkas di atas meja dan Permisi pulang.


Vano adalah anak kedua dari dua bersaudara, dia mempunyai kakak laki-laki yang sudah menikah namun tidak tinggal bersama mereka lagi.


Hari ini Vano bertanggung jawab untuk menyiapkan acara untuk pembukaan Perusahaan baru milik papah nya. Papah nya membuka pabrik kertas dan malam ini adalah acara nya.


Vano sudah sampai di lokasi.


"Di mana Papah? Kenapa dia tidak ada di sini?" tanya Vano pada Ponakan nya yang bekerja sebagai sekretaris papah nya.


"Pak Bos ada kerjaan di luar Kak, mungkin sebelum acara di mulai dia sudah datang." ucap Ponakan nya.


"Halo Pah, papah ada di mana?" tanya Vano menelpon papah nya. "Papah lagi di luar."


"Aku sudah sampai di lokasi acara." "Bagus lah kamu sudah ada di sana, papah menyerah kan semua nya pada kamu dan ponakan kamu." ucap papah nya dan langsung mematikan sambungan telepon.


"Sudah lah kak tidak perlu di ambil pusing, pak Bos selalu seperti itu. Lebih baik kita melihat langsung ke dalam." ucap ponakan nya.


"Oh iya ngomong-ngomong sekarang papah masih sering pacaran dengan wanita-wanita muda itu yah?" tanya Vano.


"Kurang tau juga sih kak, soal nya aku jarang ikut dengan pak bos keluar."


Tiba-tiba ponsel Vano berdering telpon dari Mamah nya.


"Halo mah,". Halo nak, kamu di mana?" tanya Mamah nya.


"Aku lagi di perusahaan baru papah, emang ada apa mah?" tanya Vano.


"Tidak apa-apa, Mamah mau nanya ada papah kamu di sana?" "Ada kok mah, dia lagi di dalam." ucap Vano berbohong.


"Oohh baiklah, kalau setelah selesai acara itu kamu langsung pulang yah nak." ucap Mamah nya, Vano mengangguk.

__ADS_1


Mamah nya tidak datang karena Mamah nya lumpuh. dia kecelakaan dua tahun lalu sehingga mengakibatkan Kaki nya lumpuh total.


Sudah sore, Tamu pun mulai berdatangan.


"Papah kemana sih?" ucap Vano. Tidak beberapa lama akhirnya papah nya datang namun dia sangat terkejut dia datang tidak sendirian melainkan dengan wanita muda berpakaian seksi menggandeng tangan nya.


"Maaf papah datang terlambat, semua nya sudah datang yah?" ucap Papah nya, sementara Vano terdiam melihat wanita itu.


Sementara wanita itu dengan wajah tidak bersalah nya tetap tersenyum.


"Oh iya kenalin ini Hena." "Hena kenalin ini adalah anak saya nomor dua." Hena kaget dong kalau ternyata Vano adalah anak dari pacar tua nya itu.


"Oohh ini anak Om?" ucap Hena.


Acara pun langsung di mulai.


Baru saja setengah acara, Hena ijin ke toilet namun tiba-tiba Vano menarik tangan nya jauh dari acara itu.


"Lepasin! Sakit tau." ucap Hena. "Saya tau profesi kamu adalah wanita simpanan, tapi kamu sengaja kan mendekati Papah saya?" ucap Vano.


"Papah kamu yang dekat-dekat dengan ku, kenapa kamu Malah menyalah kan aku? Lagian aku tidak mengenal papah kamu siapa. Tapi seperti nya lebih bagus seperti ini, karena dengan ini aku bisa balas dendam sama kamu, karena dari awal kamu sudah membuat ku jengkel." ucap Hena.


"Jauhi papah saya! Jangan pernah menganggu hidup Aya wanita murahan!" ucap Vano. Hena tertawa.


"Aku sudah lama dengan papah kamu, dia juga sudah mencintai aku, walaupun aku mau meninggalkan dia, dia tidak akan mau meninggalkan aku." ucap Hena.


"Dasar wanita tidak punya hati." ucap Vano.


"Kamu duluan yang menghina ku, kamu rasakan pembalasan ku." ucap Hena meninggalkan Vano begitu Saja.


Vano sangat jengkel dia benar-benar emosi melihat Hena. Namun dia tidak bisa melakukan apapun.


"Kakak dari mana saja?" tanya Ponakan nya. Vano menggeleng kan kepala nya, dia menatap tajam ke arah Hena yang dengan manja nya berbicara pada papah nya.


Di tempat lain Gerwyn sedang berdiri di balkon menunggu kedatangan Sophia. "Ini sudah jam delapan Kenapa dia belum pulang juga?" tanya Gerwyn, dia mencoba menelpon namun tak juga bisa.


Sudah cukup lama dia menunggu namun tidak ada tanda-tanda Sophia pulang, dia pun masuk karena sudah dingin di luar.

__ADS_1


Di kamar dia mencoba mengalihkan perhatian nya pada film namun dia tetap khawatir. Dia mengirim kan pesan dia pergi ke kamar mandi setelah keluar dari kamar mandi dia memeriksa ponsel nya namun tetap tidak ada balasan.


"Sophia kamu di Mana? kenapa kamu tidak membalas pesan ku?" Gerwyn mengirimkan pesan suara.


__ADS_2