
"Lisa.. " ucap Bu Linda yang baru Saja datang.
"Tante..." ucap Lisa memeluk Bu Linda langsung.
"Tante sangat merindukan kamu, kenapa kamu baru datang menemui Tante?" ucap Bu Linda terlihat sangat senang sekali.
"Aku juga sangat merindukan Tante, aku sebelum nya ke sini namun Tante Tidak ada di rumah." ucap Lisa.
Bu Linda terlihat sangat senang sehingga dia sampai menangis memeluk Lisa. "Sedekat apa sih Mamah dengan Lisa?" batin Sophia.
Dia tidak pernah tau hubungan Mamah mertua nya dengan Lisa sebelum nya karena itu tidak pernah di publikasikan.
"Tante dari mana?" tanya Lisa.
"Tante hanya jalan-jalan karena bosan di rumah. Ayo duduk." ucap Bu Linda.
"Bagaimana kabar Tante? Aku mendengar Tante sakit sebelum nya, aku sangat mengkhawatirkan Tante." ucap Lisa.
"Alhamdulillah Tante sudah Baikan." ucap Bu Linda.
"Kamu pasti sudah tau kan kalau Gerwyn sudah menikah. Ini adalah istri nya nama nya Sophia." ucap Bu Linda.
"Aku sudah tau kok Tante, aku tidak pernah berfikir begitu cepat Gerwyn menikah." ucap Lisa. Bu Linda tersenyum.
"Alhamdulillah sekarang dia sangat bahagia dia Istri nya." ucap Bu Linda.
Lisa tersenyum.
"Kamu semakin cantik saja." ucap Bu Linda mencubit pipi Lisa. Lisa tersenyum. "Lebih cantikan Menantu Tante lah, Masih terlihat imut." ucap Lisa.
Sophia sadar kalau Lisa sedang menyindir dia. Bu Linda tersenyum ke arah Sophia.
"Oh iya malam ini kamu menginap di sini yah." ucap Bu Linda. "Mah gak bisa mah, dia mempunyai pekerjaan." ucap Gerwyn.
"Bisa kok Tante. Aku ingin bersama Tante." ucap Lisa.
"Kalau begitu Tante memiliki sesuatu untuk kamu, kamu pasti akan sangat suka." ucap Bu Linda mengajak Lisa ke dalam.
Gerwyn terlihat sangat keberatan sekali.
"Seperti nya Mamah sangat sayang yah pada Lisa." ucap Sophia. "Mereka sudah lama dekat, jadi wajar saja." ucap Gerwyn.
__ADS_1
"Ini sudah lama Tante beli untuk kamu, namun kamu sudah keburu putus dengan Gerwyn." ucap Bu Linda memberikan kotak kecil.
"Apa ini Tante?" tanya Lisa.
"Ini adalah hadiah ulangtahun untuk kamu waktu itu, namun saat Tante mau memberikan nya Gerwyn melarang Tante." ucap Bu Linda.
Lisa membuka nya. "Wahh Bagus banget Tante, aku sangat suka ini." ucap Lisa melihat gelang berlian yang benar-benar sangat Bagus.
"Seperti nya ini Masih muat di pergelangan kamu." ucap Bu Linda langsung memasang kan nya. Lisa terlihat sangat suka sekali.
"Maafin aku yah Tante dulu, aku sangat menyesal sekali, aku meninggalkan Gerwyn demi Pria brengsek." ucap Lisa.
"Sudah jangan di bahas lagi, sekarang Gerwyn juga sudah bahagia dengan pilihan nya, kamu juga pasti sudah bahagia dengan pilihan kamu kan?" ucap Bu Linda pada Lisa.
Lisa memasang wajah sedih. "Tidak Tante, aku sekarang sangat hancur karena mengetahui Gerwyn sudah menikah, aku kembali hanya untuk kembali kepada nya namun ternyata aku sudah terlambat." ucap Lisa.
Bu Linda memeluk Lisa. "Mungkin Kalian belum berjodoh, kamu juga pasti akan menemukan jodoh yang terbaik untuk kamu." ucap Bu Linda.
"Tapi aku belum bisa melupakan Gerwyn Bu, aku Masih belum bisa melupakan semua momen kita." ucap Lisa.
"Seandainya aku mempunyai kesempatan, aku tidak akan menyia-nyiakan Gerwyn dan ketulusan Tante." ucap Lisa.
"Semua hanya penyesalan nak, tidak ada gunanya kamu menyesal sekarang, namun kamu masih tetap seperti anak Tante sendiri, Tante Masih sangat menyanyangi kamu." ucap Bu Linda.
Lisa tersenyum dia langsung memeluk Bu Linda.
"Oh iya Tan. Aku sudah lama tidak memasak untuk Tante kan? Aku akan Masak Makan malam hari ini." ucap Lisa.
"Seperti nya Sophia sudah Masak, dia sangat rajin Masak, kamu Masak Besok saja." ucap Bu Linda.
"Kali ini saja Tante, aku sudah mempunyai resep baru." ucap Lisa.
"Baiklah cukup hanya satu menu saja." ucap Bu Linda. Lisa mengangguk mereka pun ke dapur. Tidak sengaja Sophia lewat karena mau menyimpan sepatu Ano.
Dia melihat kedekatan Bu Linda dan Lisa.
"Mereka sangat dekat sekali, Mamah tidak pernah sebahagia itu dengan aku. Bahkan membantu ku Masak tidak pernah." batin Sophia.
"Sophia." panggil Gerwyn. "ada apa mas?" tanya Sophia dengan lembut. "Ano minta untuk di ajarin, ayo kita periksa tugas nya." ucap Gerwyn merangkul pinggang istri nya.
Lisa melihat itu jadi bengong.
__ADS_1
"Lisa kamu lihatin apa? ikan nya Hampir gosong." ucap Bu Linda. Lisa langsung mematikan Kompor mengangkat ikan nya.
Waktu nya Makan malam. Sophia memerhatikan semua di atas meja adalah menu baru. Makanan yang di masak tidak di hidangkan oleh Bibik.
Namun tiba-tiba Gerwyn datang membawa sup Buatan istri nya.
"Loh kok kamu ngambil sup itu sih? Aku sudah masak makanan kesukaan kamu dengan kesukaan Tante." ucap Lisa.
"Saya sudah Jatuh cinta dengan sup masakan istri saya. Kamu dengan Mamah bisa memakan yang kamu masak." ucap Gerwyn.
"Aku tidak suka makanan ini semua mbak, aku mau masakan mbak." ucap Ano. "Ambil ini untuk kamu, kakak akan mengambil yang baru." ucap Gerwyn. Bu Linda dan Lisa terdiam.
Sementara Sophia yang dari awal sudah mengambil masakan nya sendiri tersenyum. "Mamah tidak boleh Makan terlalu banyak yang berminyak karena membuat Mamah lemas." ucap Gerwyn.
"Loh kok Tante gak Ngomong sih? Kalau tau seperti itu aku tidak akan memasak ini." ucap Lisa.
"Tante hanya tidak enak melarang kamu, karena Tante tau kamu sangat suka makan." ucap Bu Linda.
"Ya udah deh Tante Makan sedikit saja yah." ucap Lisa.
Setelah selesai makan malam. Sophia mau membuat ke dapur untuk suami nya, namun dia mendengar suara batuk di kamar mertua nya.
Dia langsung membawa Air hangat dan juga obat Bu Linda yang sebenarnya sudah tidak di konsumsi karena sudah baikan.
"Minum dulu mah." ucap Sophia memberikan obat.
"Dada Mamah sakit lagi." ucap Bu Linda.
"Setelah minum obat pasti Baikan mah, bukan aku melarang Tapi lain Kali mamah belum boleh Makan yang pedas sama berminyak yah, aku takut sakit mamah Kambuh lagi." ucap Sophia.
"Iyah nak, terimakasih yah." ucap Bu Linda. Sophia menganguk.
"Ada apa Tante?" tanya Lisa yang baru saja masuk ke kamar. "Dada Mamah sakit sampai dia batuk, seharusnya dia tidak boleh Makan yang berminyak dan pedas." ucap Sophia.
"Jadi kamu menyalah kan aku?" ucap Lisa.
"Bukan menyalah kan. Aku hanya mengkhawatirkan kesehatan Mamah." ucap Sophia.
"Aku tidak tau kalau itu tidak bisa di Makan, kalau aku tau aku tidak akan memasak itu, bawel banget sih." ucap Lisa.
"Sudah-sudah tidak perlu ribut. Makasih yah Sophia sudah bantu Mamah." ucap Bu Linda. Sophia tersenyum.
__ADS_1