Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Episode 252


__ADS_3

"Kamu mau saya melakukan apa untuk kamu?" ucap Gerwyn.


"Aku tau kalau kamu Masih mencintai aku, aku hanya butuh di samping kamu saat ini, aku hanya ingin kamu selalu ada untuk ku." ucap Lisa.


"Aku tidak akan tergoda lagi oleh mu, menjauh lah dari kehidupan ku, sebelum saya bertindak tegas." ucap Gerwyn dengan tegas meninggalkan Lisa


Lisa merasa Kesal sekali. Dia tidak bisa menahan Gerwyn untuk terus bersama nya dan pada akhirnya dia pun langsung meninggalkan tempat itu.


Gerwyn pulang ke hotel istri nya bukan pulang ke rumah, dia tidak memberitahu dia di hotel itu bersama istri nya, dia hanya mengatakan kalau dia tidak pulang untuk Malam ini.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai di hotel. Ano Membuka kan pintu untuk nya. "Kakak sudah pulang?" ucap Ano. Gerwyn menganguk sambil tersenyum.


"Nih kakak beliin buah." ucap Gerwyn. Dia menoleh ke arah Sophia yang tidur sehingga tidak bisa menyambut nya seperti biasa.


"Badan Mbak Sophia Masih sangat lemas sekali Kak. Bahkan tidak berselera untuk makan." ucap Ano. Gerwyn mendekati Sophia.


"Tadi kakak sudah memesan makanan, Bentar lagi pasti datang. Kamu juga pasti sangat lapar kan?" ucap Gerwyn. Ano menganguk.


Gerwyn duduk di pinggir kasur. Dia memeriksa suhu badan istri nya.


"Suhu nya normal." ucap Gerwyn. "Sophia." panggil Gerwyn menepuk-nepuk pipi Sophia dengan lembut.


Sophia perlahan membuka mata nya.


"Kamu sudah pulang?" ucap Sophia dengan suara lemas mau duduk namun tidak kuat. "Tidak perlu duduk, kamu tiduran saja." ucap Gerwyn.


Sophia menutup mata nya sebentar. "Badan ku sangat lemas, semua nya terasa tidak nyaman, bawaan nya mau mual." ucap Sophia.


"Kamu sudah minum obat?" tanya Gerwyn. "Mbak Sophia belum Makan kak, dia tidak boleh minum obat sebelum makan." ucap Ano.


Tidak beberapa lama akhirnya makanan datang.


"Ayo Makan Yah. Saya Akan menyuapi kamu." ucap Gerwyn.


"Aku tidak mau mas, aku mau muntah." ucap Sophia.

__ADS_1


"Kamu coba sedikit saja." ucap Gerwyn. Dia terus membujuk Sophia. Sophi akhirnya makan cukup banyak karena paksaan suami nya.


Walaupun setelah itu dia mual namun setidaknya ada yang mengisi perut nya.


Gerwyn melihat kondisi istri nya sendiri sangat khawatir.


"Kita periksa ke dokter yah, saya takut ini bukan sakit biasa." ucap Gerwyn.


Sophia diam. "Kalau kamu tidak mau ke rumah sakit terpaksa saya harus Mengabari Mamah." ucap Gerwyn mengambil handphone nya namun tiba-tiba di tahan oleh Sophia.


"Jangan mas, aku mohon." ucap Sophia. "Kalau begitu kita periksa ke rumah sakit yah." ucap Gerwyn. "Mau ya mbak, kasihan kalau mbak menahan rasa sakit seperti ini." ucap Ano.


Sophia menatap wajah Ano dan Gerwyn. "Mau yah." ucap Gerwyn. "Aku mau ke rumah sakit, namun besok. Untuk malam ini aku tidak sanggup mas." ucap Sophia.


Gerwyn tersenyum. "Baiklah lah kalau itu yang kamu mau." ucap Gerwyn mengelus kepala istri nya.


"Saya sangat takut ketika melihat kamu sakit seperti ini." ucap Gerwyn.


"Aku baik-baik saja mas, ini hanya karena masuk angin biasa." ucap Sophia. Gerwyn diam, dia mengelus kepala istri nya.


"Ya udah." ucap Sophia. Gerwyn pun masuk ke dalam kamar mandi di mencium bau badan nya namun tidak terlalu bau.


"Tidak biasa nya Sophia protes bau badan ku, aku juga tidak berkeringat hari ini, bahkan baju ku masih Wangi." ucap nya.


Dia sudah terlanjur di kamar mandi akhirnya dia pun langsung mandi. Namun setelah selesai mandi dia baru ingat kalau ternyata dia tidak membawa baju ganti.


Dia keluar memakai kimono yang khusus dari hotel itu. Sophia sudah bisa duduk sambil menonton bersama Ano di atas kasur.


"Kakak lucu deh kalau pakai itu." ucap Ano. Sophia melihat nya. "Kenapa mas memakai itu? Di sini ada Ano." ucap Sophia.


"Saya tidak membawa baju ganti, saya akan meminta supir mengambil beberapa pakaian saya dari rumah." ucap Gerwyn.


Namun tiba-tiba dia terdiam. "Kalau supir mengambil pakaian ke rumah Mamah Akan tau." ucap Gerwyn dalam hati. "Tapi tidak mungkin aku seperti ini," ucap nya lagi. Akhirnya dia pun meminta supir mengambil pakaian diam-diam dan Kalau ketahuan jangan beri tahu orang tua nya kalau dia di sana.


Gerwyn melihat Sophia dan Ano.

__ADS_1


"Ayo ikut nonton di sini kak." ucap Ano mengajak Gerwyn duduk di samping nya. Gerwyn naik ke kasur dia duduk di samping Ano.


Dia Melirik ke arah Sophia. "Apapun yang terjadi, dan apapun nanti kenyataan nya, saya akan tetap memperjuangkan kamu." ucap Gerwyn.


"Saya benar-benar sangat membenci ayah kamu, namun walaupun seperti itu, saya sudah sangat mencintai kamu." batin Gerwyn.


"Saya minta maaf sebelumnya sudah berniat jahat pada kamu." batin Gerwyn. Namun tiba-tiba Sophia melirik ke arah dia, dengan cepat dia memalingkan pandangannya.


Sophia juga kembali fokus ke TV. Tiba-tiba ponsel nya berdering. Dia memeriksa nya ternyata pesan dari Toby.


Sophia penasaran dengan siapa suami nya berkirim pesan.


"Lisa yah mas?" ucap Sophia. Gerwyn langsung menunjukkan chat nya dengan Toby.


"Kami sedang membahas pertemuan besok." ucap Gerwyn.


"Bukan nya besok mas nganterin aku ke rumah sakit?" ucap Sophia. "Saya akan mengantarkan kamu pagi dan setelah itu saya berangkat bekerja." ucap Gerwyn.


"Kamu selalu saja menghabiskan waktu untuk bekerja." ucap Sophia. Gerwyn Heran dengan tanggapan istri nya.


"Saya minta maaf Sophia." ucap Gerwyn memegang kepala istri nya. "Kak Gerwyn kerja kan untuk Ibu, Mbak Sophia, aku dan juga calon keponakan aku. Itu tidak salah mbak." ucap Ano pada Sophia.


Sophia Menghela nafas panjang. "Kamu pintar banget sih." ucap Gerwyn mencubit pipi Ano. Ano meletakkan terus tangan nya di perut Sophia.


Mereka pun kembali fokus ke TV. Sementara Di rumah Bu Linda sendirian.


"Rumah ini sangat sepi sekali." ucap Bu Linda.


Namun dia sangat kaget karena tiba-tiba ada seseorang yang lewat.


"Heh siapa itu!" ucap Bu Linda. Dia mengejar masuk ke kamar Gerwyn. "Berhenti di tempat." ucap Bu Linda ketika melihat orang itu di kamar Gerwyn.


"Ampun Bu, saya adalah supir tuan Gerwyn." ucap supir. "Ya Allah pak, apa yang bapak lakukan di sini?" ucap Bu Linda.


"Saya di suruh oleh pak Gerwyn mengambil pakaian nya." ucap supir.

__ADS_1


"Kenapa kamu tidak ijin sama saya? Kamu masuk seperti pencuri." ucap Bu Linda.


__ADS_2