Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Mengupas Udang untuk Gerwyn


__ADS_3

Sophia mengingat di saat kakak nya mengusir dia dan adik nya dari rumah ayah nya sendiri membuat nya sedih dan sekarang dia terpaksa menikah dengan pria yang tidak di sukai nya hanya karena ingin mendapatkan uang.


Dia tidak ingin adik nya menderita seperti yang dia alami oleh nya.


"Mbak Sophia kok diam? mbak sedih yah?" tanya Ano. Sophia menghapus air mata nya dia langsung memeluk Ano.


"Mbak sudah tidak mau mengingat mereka lagi Dek, lebih baik kita hidup menumpang seperti ini dari pada harus tinggal dengan saudara sendiri yang tidak pernah menghargai kita." ucap Sophia.


Ano mengangguk sambil tersenyum.


"Ya udah aku temani Ibu dulu yah mbak, mbak jangan sedih lagi!" ucap Ano. Sophia mengangguk sambil tersenyum.


Setelah Ano pergi Gerwyn menyusul Sophia.


"Loh Ano mau kemana?" tanya Gerwyn. Sophia melihat Gerwyn.


"Mau nyusul Tante Linda. Bapak sendiri mau kemana?" Tasya Sophia. "Tadi nya mau ke depan, ketemu kamu di sini." ucap Gerwyn.


Sophia diam.


"Humm boleh saya ikut duduk?" tanya Gerwyn.


"Boleh!" Sophia mempersilahkan Gerwyn duduk.


"Ngomong-ngomong terimakasih buat malan ini sudah membantu saya." Sophia menatap wajah Gerwyn.


Dia heran karena Gerwyn berterima kasih dengan nada yang sangat lembut tidak seperti biasanya.


"Kenapa kamu diam saja? Kamu menatap saya seperti menatap hantu." ucap Gerwyn. Sophia memalingkan pandangannya.


"Aku hanya tidak menyangka kalau orang seperti bapak berterima kasih pada wanita seperti saya." ucap Sophia. Gerwyn menghela nafas panjang.


"Jangan berfikir yang lain-lain, ini semua demi Mamah saya." ucap Gerwyn, Sophia mengangguk paham walaupun dia masih heran.


"Saya juga sekalian mau berterima kasih sudah merawat Mamah saya di rumah sakit dan juga sampai sekarang. Saya akan membayar Upah kamu." ucap Gerwyn.


"Saya Ikhlas pak, tidak perlu membayar nya." ucap Sophia.


Gerwyn tersenyum sambil membuka ponsel nya.


"Saya sudah mengirim nya ke rekening yang sudah saya berikan sebelum nya pada kamu." ucap Gerwyn.


Sophia hanya diam sambil melihat nominal yang masuk ke rekening nya.


"Kamu sudah melakukan tugas kamu dengan bagus." ucap Gerwyn. "Terimakasih Pak." ucap Sophia. Gerwyn mengangguk.


"Gerwyn! Sophia!" panggil Buk Linda dari seberang..

__ADS_1


Kedua nya langsung menoleh ke arah buk Linda.


"Ayo kita pulang, ini sudah Sangat malam, mamah mulai kedinginan." ucap buk Linda.


Gerwyn dan Sophia menginyakan mereka pun berjalan ke arah buk Linda.


"Ibu sudah puas melihat-lihat nya?" tanya Gerwyn. buk Linda mengangguk.


"Puas sih, cuman tidak ada makanan hanya minuman saya tidak membuat perut Mamah kenyang." ucap buk Linda.


Gerwyn tersenyum.


"Ya udah kalau begitu ayo ikut aku mah." ajak Gerwyn menggandeng tangan Mamah nya keluar dari taman yang indah itu. Tidak beberapa lama Sampai di meja yang sangat bagus di hias dan sudah banyak hidangan makan malam.


"Wahh ternyata Masih ada di sini." ucap buk Linda.


"Ayo silahkan duduk mah." ucap Gerwyn menarik kursi untuk Mamah nya.


Buk Linda duduk sambil tersenyum. Sophia mau duduk menarik kursi sendiri namun di larang oleh buk Linda.


"Biar Gerwyn yang narik kursi untuk kamu." ucap buk Linda.


"Gak apa-apa kok Tante, aku bisa sendiri." ucap Sophia.


"Gerwyn tarik untuk istri kamu." ucap buk Linda, Gerwyn mengangguk dia langsung menarik kursi untuk Sophia.


"Kamu harus Makan yang banyak biar cepat besar." ucap Gerwyn mengacak-acak rambut Ano.


"Kak Gerwyn juga harus Makan yang banyak agar Tambah semangat." ucap Ano.


"Ah kamu bisa saja, kakak selalu makan banyak tetapi tetap saja kurang semangat." ucap Gerwyn.


Mereka tertawa. Buk Linda meletakkan lauk ke piring nya.


"Sini biar aku bantu kupasin Tante." ucap Sophia melihat Udang yang hendak di makan buk Linda.


"Tante bisa sendiri, kamu bantuin suami kamu saja, di sangat suka dengan udang tapi tidak mau mengupas kulit nya, Tante harus kerepotan di waktu dia mau Makan Udang." ucap buk Linda.


Sophia mengambil udang dan mengupas untuk Gerwyn. Dan Gerwyn langsung melahap nya sampai habis, sudah beberapa Ekor namun Gerwyn tak juga Bosan.


Sophia tidak jadi makan karena sibuk mengupas Udang untuk suami nya.


"Kamu juga harus makan." ucap Gerwyn meletakkan dua udang yang sudah di kupas oleh Sophia.


"Ini untuk bapak, aku tidak suka Udang." ucap Sophia.


"Huff kamu sangat bodoh tidak suka pada udang, ini adalah makanan paling enak." ucap Gerwyn.

__ADS_1


"Selera orang berbeda-beda, kamu juga gak suka cumi-cumi kan? Ano sama Sophia sangat suka dengan cumi-cumi." ucap buk Linda.


Gerwyn melihat Ano yang memakan cumi-cumi.


"Huff sungguh selera yang sangat buruk." ucap Gerwyn.


Buk Linda hanya bisa tersenyum.


Setelah selesai makan mereka pun pulang.


"Besok tolong anterin Sophia belanja untuk kebutuhan dapur yah nak, sekalian Obat mamah dan juga barang-barang Mamah sudah banyak yang habis, seperti skincare dan juga sabun mandi Mamah." ucap buk Linda.


"Lohh biasa nya kan Bibik." ucap Gerwyn.


"Bibik harus bersih-bersih rumah besok, Tamu Mamah ada yang datang, sekalian juga beli makanan yang banyak." ucap buk Linda.


"Ya udah deh Mah."


"Kamu gak kerja kan besok?" tanya Buk Linda.


"Sebenarnya sih kerja mah, tapi tidak mungkin aku membiarkan Mamah pergi sendirian." ucap Gerwyn.


"Kamu besok kerja juga?" tanya buk Linda menoleh ke arah Sophia yang duduk di samping nya sementara Gerwyn duduk didepan di samping supir.


"Kerja Tante, aku tidak bisa membantu Tante Besok." ucap Sophia. "Ijin dulu yah, Tante ingin kamu sama Gerwyn yang membeli nya, kamu sendiri yang tau apa yang sering Tante pakai." ucap buk Linda.


"Iyah Tante, aku coba Ijin dulu ya." ucap Sophia.


Gerwyn mengerti Niat mamah nya seperti apa, sebenarnya tujuan utama nya adalah ingin mendekat kan Sophia dengan dirinya. Tapi bagi dia tidak masalah besar dia juga ingin berduaan dengan Sophia.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai di rumah.


"Ano bersih-bersih dulu baru tidur yah dek. Jangan lupa baca doa!" ucap Sophia mengingatkan Ano saat mau masuk ke kamar nya.


"Iyah Mbak. Selamat malam mbak semoga mimpi indah." ucap Ano mencium pipi Sophia dan masuk ke kamar nya.


Gerwyn melihat itu.


"Bapak mau mandi?" tanya Sophia, Gerwyn menggeleng kan kepala nya.


"Saya hanya menukar pakaian saja." ucap Gerwyn. Sophia mengikuti Gerwyn ke kamar.


"Besok ambil lah cuti, kita tidak mungkin mengecewakan mamah." ucap Gerwyn.


"Aku akan coba ijin pak, aku tidak bisa memutuskan untuk sekarang." ucap Sophia sambil duduk di sofa.


Wehh tolong lah di like, kasih rate dan juga komentar 😕

__ADS_1


__ADS_2