
"Kamu kenapa sangat cepat pulang nak? tumben-tumbenan banget?" tanya Bu Linda.
"Kebetulan tidak ada kerjaan lagi di kantor Mah. Mamah baru pulang dari mana nih?" tanya Gerwyn.
"Mamah ke salah satu butik Mamah yang ada di dekat rumah teman mamah." ucap Bu Linda.
"Oohh ya udah kalau begitu ayo masuk mah, aku bantuin bawa barang-barang nya." ucap Gerwyn.
Gerwyn membantu membawa semua barang-barang belanjaan mamah nya ke dalam.
"Sophia kenapa gak di ajak mah? Apa Mamah masih marah Sama dia?" tanya Gerwyn. "Enggak kok, mana bisa Mamah marah sama menantu kesayangan mamah." ucap Bu Linda.
Gerwyn tersenyum. "Ano sudah pulang belum yah? Mamah tadi beli baju untuk dia." ucap Bu Linda.
"Yahh Ano Mulu yang di beliin, aku kan anak Mamah juga." ucap Gerwyn.
"Kak Gerwyn cemburuan terus." ucap Ano yang baru saja pulang.
"Baru pulang yah?" tanya Bu Linda. Ano menyalim tangan mereka. "Iyah Bu." jawab Ano.
"Loh mbak Sophia mana? bukan dia yang jemput kamu?" tanya Gerwyn.
"Enggak kak, aku pulang sama supir." ucap Ano."Oohh." ucap Gerwyn.
"Mungkin lagi di kamar nya belajar atau tidur siang." ucap Bu Linda. "Ya udah aku lihat ke kamar dulu yah Mah." ucap Gerwyn. Dia pun naik ke atas.
"Assalamualaikum." sapa nya sambil membuka pintu. Dia melihat ternyata istri nya benar-benar Masih tidur sudah jam tiga sore dan banyak buku berserakan di kasur.
"Kebiasaan sekali waktu belajar ketiduran," batin Gerwyn.
Dia mendekati Sophia.
"Sophia ayo bangun ini sudah sore." ucap Gerwyn.
Namum Sophia tidak mau bangun.
"Sayang....." Gerwyn berbicara dengan halus di telinga istri nya.
"Humm," jawab Sophia.
"Ayo bangun ini sudah Sore, Mamah sama Ano juga udah pulang." ucap Gerwyn. Sophia membuka mata nya.
Gerwyn tersenyum ketika Sophia Menatap nya.
"Kamu gak marah lagi sama aku?" tanya Sophia. Gerwyn menggeleng kan kepala nya. Sophia langsung menarik leher Gerwyn.
"Bagus deh aku gak suka kalau kamu marah-marah terus." ucap Sophia. Gerwyn tersenyum.
"Ini sudah malam yah? Apa aku kelamaan tidur nya?" tanya Gerwyn.
"Enggak kok, ini masih jam tiga sore." jawab Gerwyn.
__ADS_1
"Jam Tiga sore? Tumben-tumbenan banget mas cepat pulang?" tanya Sophia.
"Karena tidak ada pekerjaan di kantor." ucap Gerwyn.
"Ah masa sih, seperti nya mas cepat pulang karena takut aku pergi kemana-mana kan? Dan juga pasti sangat merindukan aku." ucap Sophia.
"Kamu kepedean banget, ayo buruan bangun." ucap Gerwyn langsung duduk.
Sophia tersenyum dia terus menggoda suami nya.
"Selama kerja mas pasti tidak bisa melupakan aku kan?" tanya Sophia.
"Mandi sana.." ucap Gerwyn. "Iyah kan?" ucap Sophia tidak berhenti menggoda.
Gerwyn jadi malu sendiri. "Aku beruntung mendapatkan suami yang sangat mencintai ku. Aku juga sangat mencintai mas." ucap Sophia mencium pipi Gerwyn.
Gerwyn tersipu malu. Sophia turun dari kasur.
"Mau mandi bareng?" tanya Sophia. Gerwyn menggeleng kan kepala nya.
"Yakin?" ucap Sophia sambil menurunkan kerah baju nya agar melihat Leher nya yang sangat Seksi.
"Sophia saya sangat lelah, jangan menggoda saya." ucap Gerwyn.
Sophia tersenyum.
"Aku sama sekali tidak menggoda kamu mas, aku hanya ingin membantu kamu menghilangkan rasa penat yang ada di badan kamu." ucap Sophia.
"Baiklah kalau ini yang kamu mau." ucap Gerwyn dia langsung masuk ke kamar mandi mengikuti istri nya.
Setelah selesai mandi Gerwyn seperti biasa membantu istri nya mengeringkan rambut istri nya.
Sophia membaca pesan dari teman nya. Namun Gerwyn tiba-tiba mengambil ponsel Sophia.
"Ketika saya di rumah kamu harus menghabiskan waktu bersama saya." ucap Gerwyn.
Sophia tersenyum. Setelah kering mereka pun turun ke bawah.
"Mamah." ucap Sophia duduk di samping mertua nya. Bu Linda tersenyum.
"Kamu Wangi banget, baru siap mandi yah?" tanya Bu Linda. Sophi menganguk.
"Kamu wangi sekali." ucap Bu Linda.
"Biasa aja kok mah, aku hanya mandi tidak memakai parfum atau lotion." ucap Sophia.
"Pantesan saja anak Mamah nempel banget sama kamu. Asal kamu tau dia sangat suka pada perempuan yang sangat wangi." ucap Bu Linda.
"Serius mah?" ucap Sophia. Bu Linda mengangguk.
"Pantesan saja dia sering sekali mengendus badan Sophia mah." ucap Sophia. Bu Linda tersenyum.
__ADS_1
"Itu sudah jadi kebiasaan dia dari kecil." ucap Bu Linda.
Gerwyn baru saja turun.
"Sophia bikinin kopi sayang." ucap Gerwyn.
Sophia kaget karena suami nya memanggil sayang di depan orang tua nya.
"Ekhem-Ekhem..." Bu Linda kaget juga mendengar nya namun dia senyum sendiri.
"Ma-maksud saya Sophia." ucap Gerwyn jadi gugup.
"Gak apa-apa kok kalau di panggil sayang setiap hari nya." ucap Bu Linda.
"Bukan mah." ucap Gerwyn. Sophia langsung ke dapur.
Tidak beberapa lama kembali membawa kopi dan juga susu seperti biasa untuk mertua nya.
Sophia duduk di samping suami nya.
"Sebentar Lagi kamu Akan lulus SMA. Selanjutnya kamu mau melanjutkan kuliah atau mau fokus ke rumah tangga kamu nak?" tanya Bu Linda.
Sophia terdiam. Gerwyn langsung menoleh ke arah istri nya.
"Aku baru sadar kalau sebentar lagi Sophia selesai. Aku juga tidak pernah bertanya apa yang dia mau." batin Gerwyn.
"Aku belum mau membahas nya Sekarang Mah." ucap Sophia setelah menoleh ke arah Gerwyn. "Ini adalah hal yang serius untuk di bicarakan." ucap Bu Linda.
"Tapi aku mau fokus pada Ujian dulu mah " ucap Sophia.
"Oohh begitu. Tapi kalau saran dari mamah sih Lebih baik satu tahun nganggur saja dulu." ucap Bu Linda.
Sophia terdiam.
"Kamu juga harus memikirkan masa depan kamu Gerwyn, Mamah ingin mempunyai Cucu." ucap Bu Linda pada Gerwyn. Gerwyn hanya bisa mengangguk.
"Ya udah kalau begitu mamah ke kamar Ano dulu." ucap Bu Linda. Ano yang mendengar percakapan mereka dari atas hanya bisa diam, dia langsung masuk ke kamar nya.
"Sudah tidak perlu di pikirkan mas, aku juga tidak tau lulus atau tidak dari SMA." ucap Sophia.
"Bagaimana kamu tidak lulus Sophia? kamu memiliki nilai yang bagus di sekolah itu." ucap Gerwyn. Sophia tersenyum.
"Aku tidak ingin membuat mas kefikiran sehingga membuat mas terganggu." ucap Sophia.
"Ayo jadi gak jalan-jalan nya? Mumpung cuaca lagi bagus." ucap Sophia karena Gerwyn mau mengajak Sophia ikut membawa Vano jalan-jalan. Sophia juga meminta Hena untuk ikut.
Gerwyn mengangguk.
"Mbak mau ke mana? aku ikut yah." ucap Ano.
"kalau kamu ikut mamah sama siapa?" tanya Gerwyn.
__ADS_1
"Gak apa-apa, bawa saja, lagian dia sudah jarang ikut keluar dengan kalian." ucap Bu Linda.