
Gerwyn memerhatikan dari tadi Vano hanya diam saja. Jadi dia bertanya ada apa.
"Apa kamu berkelahi dengan Papah kamu?" tanya Gerwyn.
Vano menggeleng kan kepala nya.
"Tidak apa-apa pak, saya baik-baik saja hanya sedikit kelelahan saja." ucap Vano.
"Kalau kamu lelah, pulang dan istirahat lah, saya tidak mau kamu bekerja dengan keadaan yang tidak fokus sama sekali." ucap Gerwyn.
Vano terdiam dia menunduk kan Wajah nya.
"Apa yang terjadi?" tanya Gerwyn.
"Papah saya kembali berpacaran dengan wanita-wanita muda itu pak, saya semakin putus asa melihat kelakuan papah saya." ucap Vano.
"Biasa nya kamu tidak pernah protes apapun tentang papah kamu, tapi kenapa sekarang seperti jadi beban fikiran kamu?" tanya Gerwyn.
"Masalahnya dia berpacaran dengan Teman istri bapak." ucap Vano. "Maksud kamu? Teman istri saya sangat banyak." ucap Gerwyn.
"Perempuan yang melaporkan bapak ke polisi, Hena!" ucap Vano. Gerwyn terdiam.
"Wahh dia sungguh tidak tau malu. bisa-bisa nya dia mempunyai wajah tembok." ucap Gerwyn.
"Apa yang harus saya lakukan Pak?" tanya Vano.
"Saya akan berbicara dengan Sophia nanti," ucap Gerwyn.
Vano terlihat sangat kecewa.
"Bagaimana keadaan Mamah kamu?" tanya Gerwyn.
"Keadaan mamah masih tetap seperti biasa Pak, dia masih tetap Percaya pada papah walaupun sudah berapa kali Papah menghianati nya." ucap Vano.
"Yang sabar, nanti papah kamu pasti akan menyesal." ucap Gerwyn. Setelah curhat Vano dan Gerwyn bekerja membahas pekerjaan mereka.
Setelah selesai Vano pun langsung ijin kembali ke Kantor. Gerwyn tinggal sendirian dia memeriksa laporan hari ini, namun tiba-tiba handphone nya berdering.
"Mamah!" Gerwyn terlihat sangat senang ketika mamah nya menelpon, karena Gerwyn mencoba menelpon dari kemarin mamah nya sama sekali tidak mau menjawab.
"Halo mah, bagaimana kabar Mamah? kapan Mamah Akan pulang ke sini?" tanya Gerwyn.
"Mamah masih lama di sini, sebelum kamu dengan Sophia berbaikan mamah tidak Akan pulang." ucap Buk Linda.
__ADS_1
"Aku dengan Sophia sudah baikan Mamah, dia sudah kembali ke rumah, Mamah juga janji mau melihat Ani berangkat sekolah, dia sudah mulai sekolah." ucap Gerwyn.
"Mamah tidak mau pulang kalau kamu belum benar-benar berbaikan dengan Sophia, Mamah baru saja berbicara dengan Ano kemarin Sophia menangis karena kamu." ucap Buk Linda.
"Bukan seperti itu mah, bukan karena aku."
"Pokoknya Mamah gak mau pulang kalau kamu tidak baik pada Sophia. Di adalah istri kamu!" ucap buk Linda.
Gerwyn menghela nafas panjang.
"Baiklah kalau mamah belum mau pulang, aku tidak akan memaksa tapi beritahu pada ku kalau Mamah sudah mau pulang." ucap Gerwyn.
Mamah menelpon kamu hanya meminta mengirimkan supir untuk Mamah di sini." ucap buk Linda.
"Baik mah." panggilan pun langsung di matikan..
Gerwyn menghela nafas panjang..
"Selagi mamah Sehat dan baik-baik saja di sana tidak apa-apa, tapi bagaimana kalau tiba-tiba sakit nya kambuh lagi." batin Gerwyn.
"Ini sudah jam satu siang kenapa Ano belum pulang yah." ucap Gerwyn, dia menelpon supir ternyata Ano ada kelas tambahan.
Gerwyn melihat nomor Sophia. Dia menelpon Sophia.
"Ya ampun Tampa Bapak tanya pasti bapak sudah tau. Saya sangat sibuk pak, jangan menelpon nanti kalau atasan melihat dia bisa marah." ucap Sophia langsung mematikan sambungan telepon.
Gerwyn menghela nafas panjang.
"Huff aku yang harus mengemis perhatian pada nya, waktu dan juga cinta. Aku pria yang sangat bodoh." ucap nya pada diri sendiri.
Setelah Ano pulang Gerwyn langsung menyuruh nya untuk tidur tidak boleh main-main dulu. Gerwyn melihat Ano ke kamar nya namun ternyata Ano tidak tidur namun melihat Gerwyn masuk ke kamar dia langsung masuk ke dalam selimut pura-pura tidur.
Gerwyn Menggeleng kan kepala nya sambil tersenyum.
"Ano!" panggil Gerwyn. Ano membuka selimut sedikit mengintip Gerwyn.
"Kamu kenapa belum tidur? Buruan tidur!" ucap Gerwyn.
Ano mengangguk. Gerwyn melihat tas Ano.
"Kakak buka tas kamu yah." ucap Gerwyn. Ano bangun dia langsung mengambil tas nya dan menunjukkan nya pada Gerwyn.
Gerwyn menatap Ano kenapa malah turun. Ano melihat tatapan Gerwyn dia langsung kembali ke kasur.
__ADS_1
"Wahh kamu sudah menyelesaikan pemandangan ini?" tanya Gerwyn menunjuk kan nya pada Ano, namun ternyata Ano sudah tidur.
Beberapa hari lalu Gerwyn meminta Ano untuk melukis pemandangan di sebuah pantai.
Dan tidak beberapa lama Ano sudah menyelesaikan janji nya.
Gerwyn benar-benar sangat suka dengan karya Ano. Dia melihat buka belajar Ano semua nya rapi dia sangat suka Ano dengan semua kerapian nya, sama seperti Sophia yang selalu telaten.
"Bagaimana kalau aku mempunyai anak, apa mereka Akan akrab dengan ku, Atau tidak?" batin Gerwyn dia tersenyum.
Setelah itu dia keluar dari kamar Ano, ternyata Sophia sudah pulang.
"Kamu sudah pulang?" ucap Gerwyn. Sophia Mengangguk sambil tersenyum tipis.
"Kamu mandi lah." ucap Gerwyn, Sophia pun masuk ke dalam kamar. Gerwyn berjalan ke bawah.
Di malam hari nya Sophia dan Ano sedang asik menonton TV di ruang tamu. Ano dengan manja bersandar di badan Sophia.
Gerwyn melihat mereka dari atas sambil tersenyum.
Dia pun turun ke bawah. Sophia menoleh ke arah Gerwyn.
"Boleh ikut bergabung?" tanya Gerwyn. Sophia mengangguk.
Mereka fokus menonton sampai tidak sadar kalau Sophia juga malah bersandar pada Gerwyn yang duduk di samping nya.
Bibik Yang melihat itu tersenyum dia sengaja mengambil foto dan mengirim kan nya pada buk Linda. Buk Linda yang baru saja masuk ke kamar melihat ponsel nya hidup dia membuka nya melihat foto itu dia merasa tidak percaya dia langsung menelpon panggil video pada bibi.
Buk Linda bisa melihat momen yang sangat dia suka itu.
"Akhir-akhir ini Pak Gerwyn dan juga non Sophia sudah akur kok Buk, ibu jangan khawatir lagi." ucap Bibik.
"Bagus lah kalau begitu." ucap Buk Linda.
Tidak beberapa lama akhirnya film Selesai. Sophia baru sadar kalau dia bersandar pada Gerwyn, tangan Gerwyn juga merangkul mereka berdua.
Namun tiba-tiba dia tersenyum karena sangat nyaman bersandar di dada Gerwyn. Gerwyn juga sama sekali tidak keberatan. Sophia melihat Ano tidur dia juga jadi pura-pura tidur.
Setelah film selesai Gerwyn bergerak melihat Sophia tidur sama dengan Ano dia bergerak dengan pelan, dia mengangkat Ano ke kamar. Tidak beberapa lama kembali ke ruang tamu.
Namun sudah tidak melihat Sophia di sana.
"Loh kemana dia?" batin Gerwyn. Dia bertanya pada Bibik ternyata sudah masuk ke kamar.
__ADS_1
"Ya ampun kenapa aku bisa lupa sih, aku ada tugas malam ini." ucap Sophia sambil membongkar Tas nya, tadi dia sangat santai menonton Sekarang tergesa-gesa.