
Gerwyn dan Mbok makan bersama di rumah Mbok.
"Mbok belum pernah tanya, nak Gerwyn sudah punya istri belum?" Tanya Mbok.
Gerwyn terdiam sejenak dia bingung mau menjawab apa.
"kenapa nak Gerwyn Diam? Kenapa tidak menjawab Mbok?" Tanya Mbok Balik. "gak apa-apa kok Mbok."' ucap Gerwyn.
"jadi beneran Nak Gerwyn sudah Menikah?" Tanya Mbok. Gerwyn mengangguk.
"Lalu kenapa dari awal nak Gerwyn tidak jujur?" Tanya Mbok. Gerwyn merasa tidak ada yang bertanya tentang status nya itu sebab nya dia diam.
Tidak ada jawaban dari Gerwyn.
"Nak Gerwyn harus tau kalau neng Elis jatuh cinta sama nak Gerwyn."' ucap mbok.
"Secepat itu Mbok? kan kita baru mengenal, lagian Saya sendiri sudah menganggarkan Elis sebagai teman sendiri Mbok." Ucap Gerwyn.
"Mbok juga kurang paham nak. yah begitulah neng Elis sangat mudah jatuh cinta ketok melihat pria tampan."' ucap Mbok.
"Mbok tau kok nak Gerwyn kelihatan nya tidak nyaman di dekatin Gadis lain itu sebab nya Mbok melarang Elis menemui Nak Gerwyn lagi. maafin cucu mbok yah.' ucap Mbok.
Gerwyn tersenyum. "Iyah Bu. saya bukan tidak suka, hanya saja saya harus menjaga jarak." Ucap Gerwyn.
mbok tersenyum.
"Oh iya Mbok dari kemarin aku hanya melihat Mbok dengan neng Elis, Orang tua Elis atau suami mbok kemana?" Tanya Gerwyn.
"orang tua Elis sudah tidak ada ke dua nya, Elis adalah anak tunggal. kalau suami Mbok sedang bertapa di gunung." Ucap Mbok.
"Bertapa?" Ucap Gerwyn. mbok mengangguk.
"Di desa ini hanya satu gunung tempat bertapa, Atau jangan-jangan mereka tempat dengan kakek itu." Ucap Gerwyn dalam hati.
"Nak Gerwyn sedang memikirkan apa? Kenapa kelihatan nya sangat serius sekali?" Tanya Mbok.
__ADS_1
"Ah enggak kok mbok, aku hanya kefikiran saja banyak orang yang pergi bertapa, kenapa mereka menghabiskan waktu untuk bertapa di sana." Ucap Gerwyn.
"biasanya mereka menenangkan diri, ada yang berdoa dan juga ada yang merenung kan kesalahan nya di sana." Ucap Mbok.
"kalau suami Mbok bertapa karena dia merasa Gagal menyelamatkan anak nya dan juga menantu nya saat kecelakaan berkendara ke kota." Ucap Mbok.
Gerwyn semakin paham. tidak beberapa lama mereka selesai makan, Gerwyn mau menyimpan semua piring kotor namun mbok melarang.
"Di sini laki-laki tidak boleh masuk ke dapur, itu adalah tugas perempuan. Ayo lanjutkan saja kegiatan nak Gerwyn." Ucap Mbok.
"hari ini saya mau di rumah saja Mbok, nanti malam saya di undang ke acara pak kepala desa.'" Ucap Gerwyn.
",Oohh begitu, ya udah jadi nya nak Gerwyn bisa istirahat." Ucap Mbok. Gerwyn mengangguk.
Gerwyn kembali ke rumah nya dia Merapikan kamar nya.
dia sangat ingin bisa menonton agar tidak bosan namun tetap tidak bisa akhirnya dia mencatat beberapa pekerjaan yang benar-benar harus diselesaikan oleh nya dan di kirim ke kota Besok.
Di tempat lain Sophia sedang seru membaca novel menemani Hena yang sedang belajar.. Namun tiba-tiba ponsel nya berdering.
"Dari siapa Sophia?" tanya Hena karena merasa terganggu Sophia tak kunjung menjawab nya. "Aku tidak tau dari nomor baru." ucap Sophia.
Sophia Menghela nafas panjang dia pun menjawab telepon nya keluar.
"Assalamualaikum." ucap Sophia.
"Walaikumsalam, Maaf aku mengganggu kamu pagi-pagi sekali. Aku Riki aku memintanya Nomor kamu dari Hena." ucap Riki.
"Oohh hena juga sudah bilang kok, kalau boleh tau ada perlu apa yah?" tanya Sophia langsung.
"Bukan ada hal yang serius aku hanya ingin menelpon kamu saja, dan saya juga ingin mengajak untuk belajar bersama." ucap RIki.
Sophia menoleh ke arah Hena.
"Aku sedang di rumah Hena, aku belajar bersama di sini, kalau kamu mau, kamu bisa datang ke sini untuk belajar bersama." ucap Sophia.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu aku akan segera ke sana, tolong kamu kirim kan lokasinya." ucap Riki. Sophia menginyakan panggilan telepon pun langsung mati.
"Hen, Riki mau ke sini, rumah kamu sangat berantakan sekali." ucap Sophia. Akhirnya mereka gotong royong untuk membersihkan rumah itu.
"Hena kamu merasa Riki berbeda gak sih? Biasanya dia sama sekali tidak mau merespon kita." ucap Sophia.
"Humm biasa lah pria seperti dia tidak bisa diam melihat wanita yang cantik." ucap Hena. Sophia tertawa.
"Aku rasa dia sebenarnya dia udah suka Lama sama kamu. Apa kamu tidak merasa?" tanya Hena. Sophia menggeleng kan kepala nya.
"Mans mungkin dia suka sama aku, sudah jelas tiap hari dia selalu meledek ku, tidak berhenti mengganggu ku." ucap Sophia.
Hena tertawa. "Masa kamu Gak paham sih dari sifat dia? Sudah jelas sifat dia itu yang menunjukkan nya, mungkin dia sudah tidak tahan lagi menahan nya akhirnya dia memberanikan diri untuk mendekati kamu." ucap Hena
"Huff lagian Riki ganteng dia adalah incaran semua junior yang ada di sekolah itu, masa kamu gak mau sama dia?" ucap Hena, Sophia memukul lengan hena.
"Aku sudah mempunyai suami sendiri, kenapa aku harus menerima Riki? Lagian aku tidak mencintai siapa pun selain Suami ku." ucap Sophia... Hena tersenyum.
"Aku tidak mau Dekat dengan dia, awas saja kalau kamu berusaha mendekati aku dengan dia!" ucap Sophia. Hena tersenyum.
"Aku hanya bercanda. Aku juga tau. Tapi kamu tau sendiri banyak yang sudah mulai curiga dengan kamu, aku saranin kamu menutupi semua itu dengan cara dekat dengan Riki." ucap Hena.
"Bagus juga sih ide kamu, tapi aku harus menjaga perasaan suami aku." ucap Sophia. "Suami kamu tidak Akan tau kalau kamu diam saja." ucap Hena.
"Dari pada suatu saat nanti hubungan kamu dengan suami kamu ketahuan." ucap Hena.
Sophia Terdiam sejenak. dia memikirkan kata-kata Hena ada benar nya juga.
"Ya udah deh, aku ikutin saran kamu." ucap Sophia.
Tidak beberapa lama Riki datang.
"Aku baru tau kalau Hena punya rumah di sini." ucap Riki sambil turun dari dalam mobil nya.
"Dia menyewa kamar di sini." ucap Sophia. Riki Membuka pintu belakang mengambil Tas dan juga beberapa buku dan semua makanan yang di beli oleh nya.
__ADS_1
"Nih untuk kamu dengan Hena." ucap Riki memberikan semua makanan pada Sophia.
"Makasih yah. Kamu seharusnya tidak perlu repot-repot." ucap Sophia. Mereka pun masuk ke dalam. Hena menyambut RIki dengan penuh senyuman. Mereka duduk di sofa mengeluarkan buku masing-masing yang harus di pelajari. Mereka juga berdiskusi beberapa pelajaran yang tidak dapat di mengerti.