Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Lisa mencoba seribu cara untuk mendekati Gerwyn


__ADS_3

"Aku rasa kamu adalah mantan mas Gerwyn dan aku adalah istri nya, seharusnya kamu yang harus sadar diri!" gumam Sophia di telinga Lisa dan setelah itu langsung keluar.


Lisa merasa kesal sekali.


"Kamu dari mana sayang?" tanya Gerwyn. Sophia tersenyum. Lisa melihat itu, Apa lagi Gerwyn merangkul pinggang ramping milik Sophia.


Karena tempat cukup sepi, Sophia mencium Gerwyn di depan Lisa. Lisa sangat kesal dia langsung pergi dari sana.


Sophia tiba-tiba melepaskan ciuman nya. Gerwyn menatap nya dengan tatapan Bingung. "Kenapa?" tanya Gerwyn.


"Acara nya belum selesai." ucap Sophia. Gerwyn menghela nafas panjang.


"Ya udah deh ayo kita ke depan." ajak Gerwyn. Sophia menganguk mereka pun ke depan. Gerwyn kembali berkumpul dengan teman-teman nya.


Sementara Sophia memilih untuk duduk sendiri menikmati penyanyi yang ada di atas panggung.


"Sophia kan?" Tiba-tiba Istri teman Suami nya datang menghampiri nya. Sophia menganguk.


"Boleh ikut bergabung kan?" ucap mereka. "Silahkan, kebetulan Kursi nya kosong." ucap Sophia.


"Kalau boleh tau Sudah berapa lama Kenal dengan Pak Gerwyn? Seperti nya Kalian sudah cukup lama mengenal." ucap wanita yang tepat duduk di depan Sophia.


"Mereka baru saja kenal, mereka juga kurang dekat, karena Gerwyn Masih belum bisa melupakan masa lalu nya." ucap Lisa tiba-tiba datang.


Sophia menghela nafas panjang dia seketika sangat malas bergabung dengan mereka.


"Sebaiknya aku pergi dari sini." ucap Sophia.


"Kenapa? Kita harus saling mengenal." ucap mereka lagi.


"Seperti nya kalian bisa bertanya semua nya pada dia, dia cukup tau tentang saya dengan Gerwyn." ucap Sophia.


"Seperti nya Lisa sangat Kepo dengan kehidupan pak Gerwyn sehingga dia tau semua nya. Kami bertanya pada Sophia namun tiba-tiba dia datang untuk menjawab." ucap mereka.


Lisa langsung merasa di tindas. "Saya tau sendiri." ucap Lisa. "Lagian untuk apa aku mengetahui tentang orang lain, sungguh sangat tidak penting." ucap Lisa langsung pergi begitu saja.


Sophia Menghela nafas panjang melihat lisa pergi.


"Sudah abaikan saja dia, dia memang seperti itu dari dulu. Dan dengar-dengar dia juga yang menyelingkuhi Pak Gerwyn."


"Pak Gerwyn sangat mencintai dia dulu, namun dia menghianati nya, namun tiba-tiba sekarang dia mau menghancurkan hubungan kamu dengan pak Gerwyn." ucap wanita yang di depan Sophia.


Sophia hanya bisa tersenyum saja.

__ADS_1


"Oh iya kamu harus hati-hati dengan wanita seperti dia. Dia adalah perempuan licik."


"Kenapa Mbak berbicara seperti itu?" tanya Sophia.


"Dia wanita yang tidak mempunyai hati. Sudah banyak orang lain tertipu oleh nya."


Sophia terdiam sejenak. "Sudah tidak perlu di pikirkan, ayo kita minum." Mereka pun minum bersama.


Tidak beberapa lama akhirnya acara selesai.


"Sampai jumpa lagi pak, senang bertemu dengan bapak." ucap Teman Gerwyn. Sophia duduk di belakang Gerwyn menunggu nya.


"Sama-sama, sampai jumpa juga." ucap Gerwyn. Mereka pun pergi meninggalkan Gerwyn.


"Kenapa kamu menatap saya seperti itu? Apa ada yang salah?" tanya Gerwyn.


"Tidak ada yang salah pak." ucap Sophia sambil menahan tawa. Gerwyn menghela nafas panjang.


"Kamu meledek saya?" tanya Gerwyn, Sophia Menggeleng kan kepala nya.


Gerwyn mau menggelitik istri nya namun tiba-tiba Lisa datang.


"Gerwyn, kita masih ada pertemuan. Kita berangkat sama-sama yah." ucap Lisa. "Kenapa kamu tidak berangkat sendiri?" tanya Gerwyn.


"Sudah tidak apa-apa. Aku bisa ke studio sendirian." ucap Sophia. Gerwyn akhirnya pergi dengan Lisa.


Lisa terlihat sangat senang sekali. Sophia melihat mereka pergi meninggalkan nya di restoran itu.


"Kamu gak takut membiarkan Gerwyn pergi dengan Lisa?" tanya Bibi.


"Kakak bikin terkejut saja." ucap Sophia melihat Bibi Berdiri di tiang pintu.


"Sorry-sorry, lagian kamu melamun aja sih." ucap Bibi.


"Aku sedang memikirkan Kenapa Lisa kembali lagi ketika mas Gerwyn sudah memiliki pasangan? Dulu dia menyia-nyiakan mas Gerwyn." ucap Sophia.


"Tidak ada yang tau, intinya sekarang dia pasti mau merebut Gerwyn dari kamu." ucap Bibi. Sophia diam.


"Kamu sama sekali tidak mengkhawatirkan nya?" tanya Bibi.


Sophia Menggeleng kan kepala nya. "Aku Percaya pada mas Gerwyn." ucap Sophia.


Bibi duduk di samping Sophia. "Tidak heran kalau Gerwyn berubah menjadi lebih baik sekarang, karena dia memiliki istri yang sangat positif seperti kamu. Melihat kamu saja bawaan nya adem banget." ucap Bibi.

__ADS_1


Sophia tersenyum. "Kakak bisa saja." ucap Sophia.


"Tapi Gerwyn sangat beruntung banget memiliki kamu, seandainya saja waktu itu kamu memilih kakak. Kakak tidak akan galau sampai hari ini." ucap Bibi.


"Kakak sudah ngaur deh, aku mau pulang dulu." ucap Sophia. Tiba-tiba Bibi menahan tangan Sophia.


"Loh kok pulang? Bukan nya kamu ke studio Gerwyn?" tanya Bibi.


"Lain kali saj deh kak, ke sana sendiri aku tidak berani." ucap Sophia. "Ayo kakak anterin." ucap Bibi.


"Sungguh?" ucap Sophia. Bibi menganguk.


Akhirnya mereka pergi ke sana berdua.


Di dalam mobil Gerwyn, dia hanya diam saja.


"Kita boleh singgah di sini dulu gak?" tanya Lisa menunjuk tempat yang tidak asing bagi Gerwyn.


"Kita sudah telat. Kalau kamu mau pergi ke sana, kamu pergi lah sendiri." jawab Gerwyn. "Aku sudah lama tidak ke sana dengan kamu. Sendiri saja tidak menyenangkan." ucap Lisa.


"Saya tetap tidak mau." ucap Gerwyn, Lisa menghela nafas panjang. "Ternyata Sophia sudah merubah banyak tentang kamu yah. Kamu bukan Gerwyn yang dulu lagi." ucap Lisa.


Gerwyn diam saja sambil fokus pada jalanan.


"Kenapa kamu mengabaikan aku? aku sedang berbicara." ucap Lisa.


"Saya sedang fokus menyetir, jangan mengganggu saya." ucap Gerwyn.


"Kamu benar-benar sudah berubah." ucap Lisa langsung memasang wajah cemberut.


"Tidak ada yang berubah di diri saya. Saya dulu tetap lah saya yang sekarang." ucap Gerwyn. "Sophia hanya mengubah saya yang dulu buruk sekarang menjadi lebih baik." ucap Gerwyn.


"Sophia tidak mungkin bisa melakukan itu, kamu sebenarnya tidak mencintai dia kan? Kamu hanya menjadikan dia pelampiasan kan?" ucap Lisa.


"Terserah kamu mau berfikir seperti itu, tidak ada gunanya untuk saya." ucap Gerwyn. "Kamu sangat jahat Gerwyn. Kamu dulu berjanji kalau kamu akan selalu setia kepada ku." ucap Lisa.


"Lupakan masa lalu Lisa, aku sudah menemukan pendamping ku, tidak ada gunanya untuk mengingat itu." ucap Gerwyn.


Lisa menangis. "Aku sangat mencintai kamu Gerwyn, hati ku sangat hancur melihat kamu bersama Sophia." ucap Lisa.


"Kamu harus menerima semua nya, karena kamu yang meninggal kan aku terlebih dahulu." ucap Gerwyn.


Ayo dong mampir di karya baru ku, judul nya "Janda Muda dan Brondong Kaya. Di tunggu yah gaes 🙏😇

__ADS_1


__ADS_2