Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Episode 292


__ADS_3

"Gak tau, aku tiba-tiba ingin memeluk kamu." ucap Sophia.. Gerwyn mengelus rambut istri nya.


Tiba-tiba dokter datang.


"Maaf saya mengganggu waktu nya, saya mau Memeriksa keadaan pak Gerwyn." ucap dokter. Sophia melepaskan pelukannya dan membiarkan dokter memeriksa nya.


Bu Linda juga baru datang bersama Enjel. Ternyata Enjel datang Kemarin dia dan bisa datang di pagi hari.


"Keadaan pak Gerwyn sudah baik, harus banyak istirahat, tidak boleh banyak bergerak dan. kerja berat." ucap dokter.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di rumah.


"Alhamdulillah mas Gerwyn sudah pulang, aku sangat lega mas." ucap Sophia.


"Iyahh." ucap Gerwyn.


"Ayo langsung ke kamar saja, takut masuk angin." ucap Bu Linda. Sophia membantu suami nya masuk ke kamar.


"Sudah waktunya makan siang mas, aku ngambil Makan Siang dulu yah." ucap Sophia setelah Gerwyn naik ke tempat tidur. Namun tiba-tiba Gerwyn menahan tangan Sophia.


Sophia menatap suaminya.


"Kenapa Mas?" tanya Sophia. Gerwyn tersenyum sambil menatap istrinya itu.


"Sudah waktunya untuk makan, aku kemben secepatnya membawa makanan." ucap Sophia.


"Tidur siang dengan saya di sini, kamu pasti kurang istirahat karena tidak bisa tidur dengan nyenyak." ucap Gerwyn menarik tangan Sophia.


"Setelah selesai makan siang aku akan tidur." ucap Sophia, Gerwyn menggeleng kan kepala nya.


"Sebaiknya kamu tidur, saya juga tidak lapar." ucap Gerwyn tetap memaksa istri nya untuk tidur bersama nya.


Sophia akhirnya mau. Dia memeluk suaminya. Untuk sementara ia belum bisa membantal kan tangan suami nya karena pasti sakit.


Gerwyn mengelus kepala istri nya agar lebih cepat tidur.


Di siang harinya Ano baru saja pulang di anterin oleh Adit.


"Nak Adit ayo masuk dulu makan siang sama-sama." ucap Bu Linda. Adit mau karena dia janji menemani Ano hari ini di rumah.


Adit tidak tau kalau Gerwyn sudah pulang ke rumah. Adit juga kalau di ijinkan mau melihat keadaan Gerwyn yang sekarang.


"Terimakasih yah sudah mau menjemput dan mengantar kan Ano. Tante jadi gak enak merepotkan kamu." ucap Bu Linda.


Adit tersenyum, "Tidak apa-apa bik, dari Ano SD ini sudah kebiasaan saya." ucap Adit.

__ADS_1


"Kamu Anak yang sangat baik sekali, Tante sudah banyak mendengar tentang kamu dari Ano, ternyata Ano benar." ucap Bu Linda.


Adit tersenyum. "Ayo duduk Dulu." ucap Bu Linda. "Tapi saya gak enak Tante." ucap Adit.


"Gak enak kenapa? kamu tenang saja Gerwyn dan Ano tidak ikut bergabung karena mereka lagi istirahat di kamar." ucap Bu Linda.


"Adit merasa lega karena Gerwyn tidak ikut, tidak beberapa lama Ano datang dan mereka Makan bersama.


"Siapa yang masak Bu? Ini enak banget." ucap Ano.


"Ibu yang masak dong, cuman di bantu Sama Bibik." ucap Bu Linda. Ano dan Adit tersenyum.


"Ibu tidak sepandai mbak Sophia yang Bisa memasak enak dan menu yang banyak." ucap Bu Linda.


"Masakan ibu enak banget." ucap Ano. Namun saat sedang asik Makan Gerwyn dan Sophia baru turun.


Gerwyn melihat Adit. Sementara Adit melihat tangan Sophia dan juga Gerwyn bergandengan sangat romantis.


"Huff sial! Hanya melihat pemandangan seperti ini membuat dada ku begitu sakit, aku berharap dengan cara melihat Sophia setiap hari bersama orang lain membuat diri ku bisa melupakan lebih cepat namun nyata nya tidak." batin Adit.


Dia menundukkan kepalanya.


"Gerwyn, Sophia.. Ayo ikut Makan sama-sama di sini." ucap Bu Linda mengajak mereka untuk Makan bersama.


Gerwyn dan Adit berhadapan.


"Terimakasih yah." ucap Adit. "Sama-sama, ini sangat Cocok dengan kamu. Jangan pernah di lepaskan yah." ucap Sophia. Adit menganguk.


"Aku tidak akan membiarkan gelang itu pada nya, itu adalah milik ku." ucap Angga salam hati. dia menatap Adit dengan tatapan tajam.


"Bagaimana keadaan badan kamu nak? Seharusnya kamu Makan di atas saja." ucap Bu Linda.


"Aku sudah melarang nya turun mah, namun mas Gerwyn terlalu keras kepala." ucap Sophia.


"Aku sudah lebih baik kok mah, Mamah tidak boleh berlebihan seperti itu, lagian aku tidak boleh juga memanjakan diri." ucap Gerwyn.


"Tapi ini beda Gerwyn, ini adalah saran dari dokter." ucap Bu Linda.


Gerwyn menghela nafas panjang. "Kalau seandainya Adit tidak ada di sini aku tidak akan turun." batin Gerwyn, namun dia hanya tersenyum saja.


"Ya udah kalau begitu ayo lanjut Makan." ucap Bu Linda.


Mereka Makan sama-sama di meja makan.


Tidak beberapa lama akhirnya selesai makan.

__ADS_1


"Mas ayo aku antar ke Atas." ucap Sophia pada suami nya. Adit menoleh ke arah mereka. Dia duduk bersama Ano di meja ruang tamu.


Gerwyn menganguk. Sampai di kamar Gerwyn istirahat. "Kamu mau Kemana?" tanya Gerwyn menahan tangan Sophia.


"Aku mau ke bawah Mas, kamu gak denger Ano meminta ku untuk turun lagi tadi." ucap Sophia.


Gerwyn menarik Sophia ke pelukan nya. "Di sini saja, saya akan Bosan sendirian di sini." ucap Gerwyn.. Sophia tersenyum.


"Ya udah iyah." ucap Sophia. Dia naik ke kasur. Mereka menonton TV Sama-sama. Tiba-tiba handphone Sophia Berdering.


"Siapa?" tanya Gerwyn.


"Riki Mas." ucap Sophia.


"Aku jawab dulu yah " ucap Sophia.


"Di sini Saja jawab nya, saya ingin pembicaraan kalian." ucap Gerwyn.


"Iyah Halo Ki ada apa?" tanya Sophia.


"Kamu kenapa tidak datang ke sekolah sih? Kita mau membahas acara perpisahan kita." ucap Riki.


"Sekarang aku gak bisa Besok saja yah." ucap Sophia.


"Bagaimana kalau malam ini kita ngopi-ngopi dulu, kita sudah lama tidak berkumpul." ucap Riki.


"Dia tidak bisa." ucap Gerwyn langsung mematikan sambungan telepon.


Sophia menatap Gerwyn. "Kamu kenapa mas? dia hanya mengajak, lagian aku gak akan keluar." ucap Sophia.


Gerwyn menggeleng kan kepala nya. Sophia menghela nafas panjang.


"Ya udah deh aku minta maaf sudah membuat kamu kesal." ucap Sophia mencium pipi Suaminya. Gerwyn menatap Sophia.


Dia mau mencium bibir Sophia balik namun tiba-tiba sakit.


"Aaarggghh...."


"Kenapa mas? Lagian udah gak bisa banyak gerak sok-sokan mau mencium aku. Kamu bisa meminta nya." ucap Sophia sambil mencium bibir Gerwyn.


Gerwyn menahan nya. Memperdalam ciuman mereka. Gerwyn mau melanjutkan aksinya namun di tahan oleh Sophia.


"Kamu belum bisa mas, kamu belum kuat." ucap Sophia.


"Kata siapa? saya sudah Kuat, hanya saja saya tidak bisa banyak melakukan gaya." ucap Gerwyn. Sophia tersenyum.

__ADS_1


"Sabar dulu yah mas, kamu harus sembuh dulu. Aku gak ingin hanya karena ini luka nya semakin parah." ucap Sophia.


__ADS_2