
"Oohh begitu yah kang." ucap Elis. Gerwyn tersenyum.
"Humm aku aku mau tau dong seperti apa wajah istri nya Kang gerwyn." ucap Elis.
"Kebetulan ponsel saya di tinggal di rumah pak kepala desa untuk di charger. Saya tidak memiliki foto nya sekarang." ucap Gerwyn.
"Kang Gerwyn bisa menjelaskan nya lewat kata-kata saja." ucap Elis.
"Dia sangat cantik. Dia mempunyai rambut yang lebat, Wangi, wajah yang begitu simetris. terlihat dewasa namun sangat cantik sekali. Dia mempunyai mata yang indah, bulu Mata yang lentik, alis yang sedikit berantakan karena lebat, hidung mancung dan juga bibir tipis merah sangat mempesona." ucap Gerwyn sambil tersenyum mengingat istri nya itu.
"Dari penjelasan kang Gerwyn saja sudah bisa di bayangkan kalau istri kang Gerwyn sangat cantik sekali." ucap Elis. Gerwyn tersenyum.
"Kalau boleh tau bagaimana bisa kang Gerwyn bertemu dengan nya?" tanya Elis lagi.
Gerwyn langsung terdiam.
"Aku bertemu dengan nya karena awal nya ingin membalas dendam, namun semua nya berubah begitu saja." batin Gerwyn.
"Maaf yah bukan maksud aku untuk mengingat kan masa lalu. Aku hanya penasaran saja." ucap Elis karena dari Raut wajah Gerwyn membuat nya langsung paham.
"Tidak ada yang salah kok, pertemuan kami cukup aneh karena ada sedikit salah paham pada masa itu. Setelah di jalanin ternyata kami berjodoh dan sampai sekarang." ucap Gerwyn.
"Apa istri Kang Gerwyn sedang hamil?" tanya Elis lagi.
Gerwyn Menggeleng kan kepala nya.
"Kami berdua sepakat untuk tidak memiliki Anak terlebih dahulu. Jadi menurut istri saya belum hamil." ucap Gerwyn.
"Oohh begitu yah," ucap Elis.
Gerwyn tersenyum.
"Kalau kamu sendiri bagaimana? Apa tidak ada niatan untuk menikah? Seperti nya kita sudah seumuran." ucap Gerwyn.
Elis tersenyum.
"Saya mungkin lebih tua dari kang Gerwyn." ucap Elis.
"Lalu apa alasan kamu tidak menikah? Kamu cantik, Kamu baik kamu bisa melakukan semua nya sendiri, bahkan saya bisa melihat Sangat banyak pria yang melirik kamu di acara tadi." ucap Gerwyn.
Elis diam. Gerwyn juga ikut diam mereka melanjutkan perjalanan pulang.
"Sebenarnya Elis adalah Janda kang." ucap Elis. Gerwyn terdiam sejenak.
__ADS_1
"Mantan suami ku adalah mas Boy, kami bercerai karena ketidak cocokan." ucap Elis.
"Kenapa bisa? kamu baik, boy juga baik Kalian sangat Cocok." ucap Gerwyn.
"Yah mungkin jodoh kami hanya sebentar saja Kang. Orang tua mas boy tidak setuju karena sampai satu tahun lebih aku tak kunjung hamil, jadi dia mengatakan kalau aku mandul." ucap Elis.
Gerwyn diam sejenak. "Setelah kalian bercerai apa boy menikah lagi?" tanya Gerwyn. "Dia menikah dengan gadis kota. Namun tidak tau kejelasan nya mereka cerai setelah beberapa bulan berumah tangga." ucap Elis.
Gerwyn diam. "Ah sudahlah tidak perlu di bahas lagi, kamu pasti akan memiliki pasangan yang jauh lebih baik dari dia." ucap Gerwyn.
"Amin. Tapi tidak mungkin ada yang mau sama Janda mandul seperti aku kang." ucap Elis.
"Jangan berkecil hati seperti itu. Jodoh di tangan Tuhan tidak ada yang tau. Kita hanya perlu banyak berdoa dan selalu bersabar." ucap Gerwyn.
Elis tersenyum. Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai.
"Kang Gerwyn gak mau makan malam di rumah dulu?" tanya Elis.
Gerwyn Menggeleng kan kepala nya sambil tersenyum.
"Terimakasih banyak. Lagian saya Masih sangat Kenyang, ada beberapa Bekal kue juga. Ini bisa saya makan ketika saya lapar." ucap Gerwyn.
Elis pun ijin pulang ke rumah nya karena yang pertama dapat Adalah penginapan Gerwyn.
Namun tiba-tiba dia terdiam. Sudah beberapa hari dia tidak mendapatkan kabar apapun dari Vano tentang penyelidikan di kampung istri nya.
"Apa yang terjadi pada Vano? kenapa dia belum mengirimkan apa yang bisa dia dapat di Sana?" ucap Gerwyn.
Dia membuka sepatu, kaos kaki dan juga menukar pakaian nya.
Di tempat lain Sophia baru saja mau pamit pulang. Namun Riki dengan cepat menawarkan diri untuk mengantar kan Sophia pulang ke rumah nya.
Namun Sophia menolak nya dengan tegas karena dia sudah mau di jemput oleh supir nya.
Sophia pun meninggalkan Hena dan Riki.
"Humm kalau begitu aku pulang dulu yah, terimakasih sudah mengijinkan belajar bersama di sini." ucap RIki.
Hena pun tersenyum. Riki memasang sepatu nya.
"Oh iya besok kan kita ada kegiatan di sekolah, aku akan datang menjemput kamu." ucap Riki.
"Tidak perlu repot-repot, aku jadi gak enak." ucap Hena.
__ADS_1
"Tidak kok, justru aku senang. Lagian kamu pasti kesulitan jika harus berangkat sendiri." ucap Riki.
Hena tidak enak untuk menolaknya akhirnya dia menginyakan, Riki terlihat sangat senang dia pun segera pergi meninggalkan Hena di rumah itu.
Baru saja Riki pergi Hena kaget karena tiba-tiba mobil Om Davit berhenti di depan rumah nya.
Hena mau langsung masuk namun di tahan oleh Om Davit.
"Hena! Bagaimana keadaan kamu?" tanya Om Davit.
Hena menoleh ke arah om Davit, dia datang bersama wanita muda nya.
"seperti yang om lihat, keadaan ku sekarang cukup baik." ucap Hena.
"Kedatangan om ke sini mau meminta tolong agar untuk beberapa hari Nia tinggal di sini yah." ucap Om Davit.
"Loh kenapa Om? Bukan nya biasa nya mbak Nia di apartemen?" tanya Hena.
"Semenjak ada nya Enjel di rumah, Istri om mulai Curiga. Seperti nya mau mencari tahu langsung. Jadi om minta tolong kamu." ucap Om Davit.
"Tapi bagaimana jika nanti aku terlibat Om?" tanya Hena.
"Om janji tidak akan melibatkan kamu sama sekali, Om tidak mau sekolah kamu terganggu hanya karena Om." ucap Om Davit.
"Boleh yah Hena." ucap Nia.
Hena dengan Nia sudah cukup dekat. Mereka tidak pernah berselisih apapun karena Nia memang sangat baik pada Hena.
Dia sudah menganggap Hena seperti keponakan nya sendiri sama seperti Om Davit memperlakukan Hena dengan baik.
Nia tidak ingin om Davit membenci nya karena tidak suka pada Hena.
Akhirnya dia harus menghilangkan rasa cemburunya pada Hena.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***
__ADS_1