
Gerwyn menjadi kesal karena ledekan Mamah nya.
"Jujur saja kamu pasti cemburu kan?" ucap Buk Linda.
"Mamah apa-apaan sih, siapa yang cemburu." ucap Gerwyn sambil duduk di samping Mamah nya.
"Huff kalau kamu sering-sering mengabaikan istri kamu dan tidak mencintai nya, nanti dia di ambil oleh orang lain loh." ucap buk Linda.
Gerwyn diam.
Tidak beberapa lama Sophia pun akhirnya pulang.
"Maaf Tante aku sangat lama. Tamu Tante belum datang kan?" ucap Sophia terlihat sangat khawatir.
"Belum kok, kamu jangan khawatir seperti itu." ucap buk Linda. Sophia merasa lega.
Semua barang belanjaan Sophia di bawa masuk ke dalam.
Buk Linda memerhatikan Gerwyn yang malah sibuk dengan laptop nya.
"Aku ke kamar dulu mah." ucap Gerwyn meninggalkan buk Linda di Ruang tamu sendirian.
Sophia menyusul buk Linda.
"Tante belum minum vitamin nya yah? Ayo di minum dulu Tante, biar Tante tambah sehat." ucap Sophia.
Buk Linda langsung meminum obat nya..
"Kamu belanja apa saja tadi untuk keperluan kamu?" tanya Buk Linda.
"Oh iya Tante uang nya ambil aja kembali, aku membeli barang keperluan ku uang yang di kasih Gerwyn." ucap Sophia.
Buk Linda tersenyum mengetahui kalau Gerwyn ternyata memberikan uang juga untuk istri nya.
"Ya udah kamu pegang saja, Siapa tau nanti Ano atau kamu butuh uang." ucap buk Linda. Sophia kurang enak namun terus di paksa oleh Buk Linda.
Sophia ke kamar untuk mandi karena sudah sangat capek dan berkeringat, namun setelah sampai di kamar dia melihat Gerwyn yang bermain ponsel nya di atas kasur.
"Kenapa bapak masih di sini? Sebentar lagi tamu Tante Linda pasti datang." ucap Sophia. Gerwyn menoleh ke arah Sophia.
"Kamu kenapa sangat lama hanya beli Barang-barang itu saja?" tanya Gerwyn. Sophia terkejut dengan pertanyaan Gerwyn karena dia melihat sendiri barang-barang yang di beli Sophia bukan lah sedikit.
__ADS_1
"Maksud bapak apa? Lagian aku tidak di butuhkan jika cepat-cepat pulang." ucap Sophia.
"Dan semalam kamu bilang kamu tidak bisa, namun tiba-tiba pagi ini kamu pergi tanpa ijin." ucap Gerwyn.
"Aku minta maaf, karena kalau pergi dengan bapak, bapak tidak akan sabaran menunggu perempuan belanja." ucap Sophia.
"Alasan saja! Bilang saja kamu mau ketemuan dengan Bibi di sana diam-diam tanpa sepengetahuan saya." ucap Gerwyn. " Loh bagaimana bisa bapak tau? Aku dengan kak Bibi hanya tidak sengaja bertemu, bapak jangan salah paham seperti itu."
"Tidak salah paham bagaimana? kamu pergi sendiri dan diam-diam bertemu dengan Bibi." ucap Gerwyn.
"Kamu hanya tidak sengaja bertemu, dia mengajak untuk minum sebentar dan setelah itu aku langsung pulang Kok." ucap Sophia.
"Dasar wanita gatal." ucap Gerwyn. Sophia menghela nafas panjang.
"Terserah bapak deh mau ngomong apa, lagian bapak Aneh banget, tidak biasa nya seperti ini." ucap Sophia.
"Bapak seperti nya tidak suka aku pergi sendirian dan bertemu pria lain. Bapak cemburu yah?" ucap Sophia.
Gerwyn gugup. "Ngomong apa kamu! Tidak mungkin saya cemburu pada wanita yang tidak saya cintai." ucap Gerwyn.
"Humm baik lah kalau begitu, bapak tidak boleh marah-marah kalau begitu, karena aku tidak pernah marah-marah waktu bapak dengan wanita lain, tidur dengan wanita lain." ucap Sophia.
"Terserah kamu saja." ucap Gerwyn mengabaikan Sophia dan fokus dengan game yang di ponsel nya.
Sophia duduk di sofa sambil memeriksa ponsel nya. Gerwyn mencuri-curi pandang melihat Sophia yang senyum-senyum memegang ponsel nya.
Gerwyn terlihat sangat kesal dia melampiaskan ke game yang ada di ponsel nya.
"Mamah menunggu di bawah, siap-siap lah!" ucap Gerwyn. Namun Sophia terlalu asik dengan ponsel nya sehingga tidak mendengar Gerwyn.
Tiba-tiba Gerwyn melempar kan bantal pada Sophia.
"Bisa-bisa nya kamu membalas pesan pria lain di depan suami kamu sendiri dan tidak mendengar kan kata-kata saya!" ucap Gerwyn.
Sophia kaget dia menoleh ke arah Gerwyn.
"Apa Pak? Kalau bapak butuh bantuan, bilang saja." ucap Sophia. "Cepat mandi! Mamah sudah nungguin kamu di luar." ucap Gerwyn.
Sophia menghela nafas panjang.
"Tante Linda tidak akan nungguin aku, dia meminta aku untuk istirahat, dia kasihan melihat menantu nya kelelahan bukan seperti bapak yang sama sekali tidak mempunyai rasa kasihan!" ucap Sophia.
__ADS_1
Gerwyn menatap Sophia. "Pergi mandi atau tidak?" ancam Gerwyn. "Iyah-iyah! Bisa nya hanya marah saja," ucap Sophia meletakkan ponsel nya di atas meja dan masuk ke dalam kamar mandi.
Gerwyn dengan cepat langsung mengambil ponsel Sophia.
"Bapak mau ngapain?" tanya Tasya tiba-tiba membuka pintu kamar mandi, Gerwyn terlihat sangat terkejut untung saja dia belum Membuka ponsel Sophia.
"Kepo sekali! Saya hanya mengambil kartu saja!" ucap Gerwyn pura-pura mencari kartu di laci dan kembali ke kasur, Sophia senyum-senyum sendiri melihat hari ini Gerwyn sangat aneh.
Di ruang tamu semua tamu teman-teman Buk Linda sudah datang. Sophia duduk di samping Gerwyn.
"Wahh akhirnya kamu mempunyai menantu yang sangat cantik yah Lin, sementara saya belum punya menantu sampai sekarang." ucap Teman buk Linda.
"Alhamdulillah." ucap buk Linda sambil memegang tangan Sophia.
"Udah ngisi belum? Kalian harus segera memberikan Cucu pada Linda agar dia tidak kesepian."
Sophia tersenyum.
"Suami saya belum ingin punya anak Buk, seperti nya kami ingin menikmati masa muda dan masih ingin berpacaran halal." ucap Sophia.
Gerwyn mendengar Jawaban Sophia Merasa jengkel. Karena dia di jadikan Alasan dari semua nya.
"Saya tidak memaksa mereka untuk mempunyai anak, tapi kalau sudah rejeki Alhamdulillah, karena masih ada Ano yang menemani saya di sini." ucap buk Linda.
Sophia tersenyum.
Mereka berbincang-bincang di ruang tamu sementara Sophia memilih untuk pergi karena Bosan.
Dia menelpon Hena di balkon. Mereka membahas soal tugas mereka, besok mereka harus ke sekolah bertemu guru nya.
Sementara Gerwyn melihat Sophia menelpon membuat nya semakin kesal.
"Aku yakin itu pasti Bibi kalau tidak kekasih nya itu, tidak mengenal waktu dia selalu selalu mengambil kesempatan untuk menelpon." ucap Gerwyn dengan kesal.
"Kakak ngomong apa Sih?" tanya Ano.
"Lihat tuh Mbak Sophia, dia selalu saja sibuk dengan ponselnya dan menelpon orang lain, sementara masih banyak pekerjaan lain." ucap Gerwyn.
"Kan sudah ada Bibik yang ngerjain Kak, kasihan mbak Sophia kecapean terus." ucap Ano. Gerwyn salah ngomong dia malah di tegur dengan kata-kata Adik ipar nya.
"Huff maksud kakak bukan seperti itu, sebagai menantu perempuan dia harus memberikan hidangan untuk para tamu agar terlihat sangat sopan." ucap Gerwyn.
__ADS_1