Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Pendekatan


__ADS_3

Frans menatap Sophia dengan tatapan heran karena kata-kata nya tidak di lanjutkan.


"Kamu lebih sering di mana?" tanya Frans.


Tiba-tiba handphone Sophia berdering panggilan dari Hena yang meminta nya cepat kembali ke Hotel.


"Aku buru-buru kak, makasih yah makan siang nya, byee..." Sophia pergi.


"Sophia saya akan mengantar kamu." ucap Frans mengejar Sophia namun ternyata dia belum bayar sehingga mengantri dulu untuk membayar dan dia kehilangan Sophia.


Di sore hari Gerwyn baru saja pulang jam lima sore.


"Mamah aku pulang." Gerwyn mencium kening Ibu nya yang duduk sambil menonton TV di depan.


Gerwyn melihat ke sekeliling rumah yang berantakan sama sekali belum di bersihkan apa lagi mainan Ano yang berantakan namun Ano tidak kelihatan.


"Ano mana Mah?"


"Oohhh dia sedang mandi."


"Sophia?"


"Kok tanya Mamah sih? Mamah fikir dia sama kamu." ucap buk Linda. Gerwyn diam sambil memasang wajah kesal.


"Ya udah kalau begitu aku mandi dulu yah Mah." Gerwyn ke kamar namun dia langsung menelpon Sophia.


"Kamu di mana? kenapa belum pulang jam segini?" tanya Gerwyn dengan marah, Sophia yang kebetulan di rumah guru nya bersama teman-teman nya langsung keluar.


"Aku sudah bilang kalau aku pulang telat. Sekarang aku lagi sama guru kami." ucap Sophia langsung mematikan sambungan telepon.


Gerwyn menghela nafas panjang.


"Fuff semalam saja dia sudah seperti mau mati, sekarang melawan dan tidak mendengar kan kata-kata ku." umpat nya Kesal.


Dia melihat pakaian Sophia yang masih di koper berantakan. dia terburu-buru sehingga sembarangan mengambil baju nya.


"Selain keras kepala dia juga pemalas dan sangat berantakan." ucap Gerwyn.


Sophia baru saja pulang dia melihat rumah sudah sepi.


"Ya ampun jam segini aku baru pulang, aku yakin pak Gerwyn pasti sangat marah." ucap nya melihat jam sudah di angka sepuluh.


Dia meletakkan tasnya di atas meja dan mulai merapihkan rumah. Semua nya berserak setelah selesai di ruang depan dia ke dapur dan ternyata di dapur lebih berantakan.


"Ya Allah apa yang terjadi di sini? Kenapa semua nya seperti ini." ucap nya.


Namun tidak mengeluh dia langsung membereskan semua nya. Setelah selesai dia lapar mau Masak namun ternyata bahan-bahan di kulkas tidak ada.


"Huff semenjak tidak ada Bibik semua nya jadi berantakan dan aku semakin lelah, sampai kapan seperti ini?" ucap nya.

__ADS_1


Karena takut di marahin Gerwyn dia memilih untuk menumpang tidur di sofa ruang tamu.


"Obat ku ada di kamar pak Gerwyn bagaimana aku bisa sehat kalau tidak minum obat itu." ucap nya.


Di pagi hari..


Gerwyn membuka mata nya namun yang pertama di lihat nya adalah Sofa yang kosong.


"Apa dia belum pulang sampai sekarang?" ucap Gerwyn.


Dia membuka gorden agar cahaya masuk ke dalam. Hari ini dia tidak ke kantor karena badan nya sangat lelah.


Dia duduk di atas kasur sambil memeriksa tab nya. Dengan bertelanjang dada rambut yang masih acak-acakan dan wajah masih terlihat sangat polos.


Gerwyn bosan di kamar dia pun keluar. Dia menuruni anak tangga yang pertama dia lihat adalah wanita yang sedang memasak di dapur.


"Sophia!" ucap Gerwyn heran. Sophia menoleh ke arah Gerwyn.


"Humm aku minta maaf tadi malam telat pulang, aku tidak tidur di kamar karena ketiduran di sofa." ucap Sophia.


"Saya tidak perduli!" ucap Gerwyn.


Gerwyn berjalan ke arah dapur mengambil air minum namun kebetulan di depan Sophia. Gerwyn berdiri di belakang Sophia mengambil air namun Sophia berbalik karena terkejut.


Sophia kembali terkejut karena sangat dekat dengan Gerwyn yang bertelanjang dada.


"Bahkan sedang masak saja aroma khas milik nya belum hilang sama sekali." batin Gerwyn semakin mendekat mencium rambut Sophia.


"Apa yang bapak lakukan?" Sophia menahan Dada Gerwyn dengan kedua tangan nya.


Gerwyn menatap tangan Sophia yang menempel di dada nya seketika Sophia langsung melepaskan nya namun kaki nya licin dan hampir jatuh ke belakang namun langsung di tahan oleh Gerwyn di bagian pinggang.


Lagi-lagi mata mereka bertemu.


"Ya Allah sangat indah ciptaan mu. Pak Gerwyn sangat tampan dari sisi mana pun." batin Sophia.


"Apa yang kalian lakukan di dapur?" tanya buk Linda. Gerwyn dan Sophia langsung menjaga jarak dan terdiam malu.


"Kalau mau romantis di kamar saja, jangan di depan Mamah." ucap buk Linda.


"Maaf Tante, tadi aku hampir jatuh." ucap Sophia.


Gerwyn mengambil air dan duduk di kursi meja makan.


"Kamu masak apa?" tanya buk Linda.


Sophia masih sedikit canggung.


"Masak telor dan juga sambal dan tumis sayur Tante."

__ADS_1


"Saya lupa belum ada belanja ternyata." ucap Tante Linda.


"Humm tapi kelihatannya sangat enak, Tante jadi lapar deh." ucap buk Linda sambil menyendok masakan Sophia untuk mencoba nya.


"Humm enak sekali." ucap Tante Linda.


Sophia mendengar pujian buk Linda dia jadi sangat senang.


"Gerwyn cobain deh masakan istri kamu, ini sangat enak." ucap buk Linda pada Gerwyn membawa nya ke meja makan.


"Aku sudah memesan makanan dari restoran Mah. Lagian tidak ada yang minta dia masak." ucap Gerwyn.


Tidak beberapa lama makanan dari restoran datang.


Terlihat sangat enak, mahal dan juga banyak namun buk Linda memilih untuk memakan masakan Sophia. Gerwyn memandangi Ibu nya yang lahap makan.


"Mbak tadi malam mbak dari mana?" tanya Ano.


Sophia menoleh kearah buk Linda dan Gerwyn yang fokus makan.


"Ayo lanjut makan yah," ucap Sophia langsung menambah kan lauk Ano.


"Oh iya Sophia Tante sebenarnya belum merestui hubungan kalian, tapi sebagai istri kamu harus lebih mengutamakan suami kamu, dan lain kali jangan pulang terlalu malam." ucap Tante Linda.


Sophia menunduk.


"Baik Tante, aku salah." ucap Sophia.


Sophia menatap Gerwyn yang sama sekali tidak perduli dengan percakapan mereka.


Setelah selesai makan Sophia membersihkan meja makan.


"Hari ini kamu kemana?" tanya Gerwyn pada Sophia yang masih sibuk mondar-mandir menyimpan piring kotor.


"Seperti biasa Pak, aku harus berangkat magang."


Gerwyn menghela nafas panjang.


"Ada apa pak?" tanya Sophia karena tidak biasa nya Gerwyn bertanya.


"Tidak apa-apa, abaikan saja." Gerwyn meninggalkan Sophia di dapur yang keheranan.


"Gerwyn!" panggil Buk Linda yang duduk di balkon.


"Iyah mah." jawab Gerwyn mendekati nya.


"Mamah mau bicara kamu duduk dulu." ucap buk Linda. Gerwyn mengikuti saja dia duduk di samping Mamah nya.


"Seseorang memberi tahu ibu seminggu lalu kamu ribut dengan Okta di sebuah Club." ucap buk Linda.

__ADS_1


__ADS_2