Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Ulang tahun Bu Linda


__ADS_3

Sophia Terdiam.


"Mamah sangat mencintai Dia. Kamu juga Sama Gerwyn harus saling mencintai yah nak." ucap Bu Linda.. Sophia mengangguk.


"Assalamualaikum semua nya...." Tiba-tiba Gerwyn datang.


"Walaikumsalam.. Loh kata nya mas gak bisa datang, kok bisa datang tiba-tiba?" tanya Sophia. Darel tersenyum.


Dia duduk di samping Sophia.


"Seprais.." ucap Gerwyn.


Tiba-tiba mati lampu membuat mereka semua panik.


"Apa yang terjadi Sophia? kenapa Lampu nya mati?" tanya Bu Linda. Dia tidak melihat apapun.


"Sophi! Gerwyn.. Ano Kalian Masih di sini kan? Kenapa hanya diam saja?" tanya Bu Linda. Namun tidak ada yang menjawab satu pun.


Tiba-tiba lampu yang bewarna kuning hidup.


"Happy birthday mamah.. Happy birthday Mamah..." Sophia datang membawa kue sambil bernyanyi.


Bu Linda tersenyum sekaligus kaget juga.


Ano dan Gerwyn mengikuti dari belakang.


"Happy birthday Mamah... Happy birthday mamah...." mereka mendekati Bu Linda.


Bu Linda tersenyum dia meniup lilin Ano dan Gerwyn langsung memetas kan hiasan yang membuat semakin meriah.


"Selamat ulang tahun yah Mamah, semoga mamah panjang umur, Sehat selalu." ucap Gerwyn. Bu Linda mengangguk.


"Terimakasih yah nak. Mamah sangat senang sekali. Mamah berfikir tidak ada yang mengingat hari lahir mamah hari ini." ucap Bu Linda.


"Kami semua ingat kok mah." ucap Sophia.


"Ayo potong kue nya dulu." ucap Gerwyn. Mereka pun memakan kue nya.


Setelah itu mereka berfoto berpelukan saling berdoa, lagu kesukaan Bu Linda di putar. Makanan kesukaan Bu Linda datang.


Dia terlihat sangat senang sekali. Cukup Lama mereka merayakan di sana.


Di tempat lain Hena baru saja selesai menata barang-barang nya di kontrakan baru nya. Rumah yang di kontrak oleh nya cukup Bagus dan nyaman di tempati. Untung saja dia pandai menabung sehingga dia merasa itu sudah cukup untuk kehidupan nya menjelang dia selesai Ujian setelah itu dia bisa mencari pekerjaan mengunakan ijazah SMK nya.


Dia melihat ponsel nya berdering.


"Riki? Kenapa dia menelpon ku Malam-malam seperti ini?" tanya Hena.

__ADS_1


"Halo Ki, ada apa?" tanya Hena.


"Kamu di mana? Dari tadi aku Menelpon kamu tidak di jawab, aku juga ke rumah kamu, kamu tidak ada di sana." ucap RIki.


"Aku sudah pindah. Kamu ada keperluan apa?" tanya Hena.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu? Kamu lupa sekarang kita sudah jadi teman? Aku mengkhawatirkan kamu." ucap Riki.


Hena Menghela nafas panjang.


"Aku sekarang mau istirahat. Besok saja kita bertemu." ucap Hena.


"Tunggu Dulu Hen, Hena.. Jangan di matikan dulu." ucap nya namun sudah langsung di matikan.


Riki Menghela nafas panjang.


"Dasar wanita yang aneh. Kenapa dia pindah dari rumah mewah seperti itu? Justru di sana lebih nyaman." batin Riki.


"Ah sudahlah lebih baik aku memikirkan hidup ku sendiri. Aku pulang saja." ucap Riki.


"Ano kamu istirahat gih ke kamar. mamah juga istirahat yah." ucap Gerwyn pada Bu Linda.


"Baiklah. Kalian juga istirahat lah. Mamah sangat senang hari ini." ucap Bu Linda dia memeluk Sophia lagi setelah itu masuk ke dalam kamar.


Gerwyn menatap wajah istri nya. "Kenapa mas menatap ku seperti itu?" tanya Sophia. "Kamu sangat cantik." ucap Gerwyn. Sophia tersenyum.


"Aku sudah mengerti apa yang mas maksud. ayo masuk ke kamar saja." ucap Sophia menarik tangan suaminya.


Sophia menduduk kan Suaminya di kasur.


"Mas bisa istirahat sejenak, aku mau bersih-bersih dulu." ucap Sophia. Gerwyn mengangguk.


Gerwyn naik ke kasur. Dia melihat istrinya masuk ke dalam kamar mandi dia langsung membuka baju nya dan juga celana panjang nya.


"Kenapa dia sangat lama?" batin Gerwyn menoleh ke arah pintu kamar mandi, namun Air masih kedengaran dia menunggu lagi.


Tidak beberapa lama akhirnya Sophia Keluar dari kamar mandi.


"Kamu gak bersih-bersih dulu mas? Kamu beraktivitas seharian pasti berkeringat." ucap Sophia melihat Gerwyn di kasur dan ternyata dia sudah tidur.


Sophia menghela nafas panjang.


"Ya ampun, gimana sih mas." ucap Sophia. Dia akhirnya ikut tidur juga.


"Semoga mimpi indah yah mas. kamu kelihatan nya sangat lelah." ucap Sophia mencium kening Gerwyn dan tidur.


Keesokan harinya Gerwyn bangun lebih awal dia melihat Sophia masih tidur di samping nya.

__ADS_1


"Sophia.. Sophia bangun sayang.. Kamu akan telat ke sekolah." ucap Gerwyn membangun nya dengan lembut. Sophia bergeliat.


"Aku tidak ujian mas, aku sudah selesai, kamu lupa yah?" ucap Sophia. Gerwyn terdiam sejenak.


"Oh iya yah, saya lupa." ucap Gerwyn ternyata dia belum menyadar kan diri sepenuhnya.


Sophia tersenyum dia berbalik menatap wajah suaminya.


"Jangan bilang kamu bangun hanya untuk membangun kan aku saja?" tanya Sophia. Gerwyn mengangguk dia kembali berbaring lagi.


Dia mengingat kejadian tadi malam.


"Saya minta maaf karena tidak menunggu kamu tadi malam." ucap Gerwyn. "Seharusnya kamu membangun kan saya." ucap Gerwyn lagi. Sophia tersenyum.


"Seperti nya kamu sangat kelelahan sekali tadi malam." ucap Sophia.


"Humm saya sudah tidak kelelahan lagi, humm..."


"Seperti nya Ano belum bangun, aku akan membangun nya." ucap Sophia beranjak dari tempat tidur.


Gerwyn menghela nafas panjang.


"Huff aku kehilangan jatah ku tadi Malam karena ketiduran." ucap nya pada diri sendiri.


Dia hari ini tidak berangkat ke kantor. Dia berjanji dengan Ibu nya untuk mengantar pergi jiarah ke makam almarhum papah nya.


Sebenarnya Gerwyn tidak tega membawa mamah nya kesana untuk pertama kalinya setelah papah nya meninggal.


Karena Bu Linda sangat trauma dia tidak pernah mau ke sana, namun kali ini dia meminta untuk di antar jiarah sebagai hadiah ulang tahun nya.


Sophia membujuk suami nya untuk pergi saja, akhirnya Gerwyn mau, walaupun dia benar-benar sangat khawatir sekali.


Ano sudah berangkat ke sekolah.


"Sophia kamu siap-siap lah, kamu harus ikut dengan kita pergi jiarah." ucap Bu Linda.


"Baik Mah." ucap Sophia. Dia pun masuk ke dalam kamar.


"Mas bangun mas." ucap Sophia membangun kan suami nya.


Gerwyn perlahan bergerak menoleh ke arah Sophia.


"Mamah sudah menunggu di bawah, dia meminta kita untuk siap-siap." ucap Sophia. Gerwyn mengangguk. dia duduk.


"Kamu sudah mandi?" tanya Gerwyn. Sophi menggeleng kan kepala nya.


"Mau mandi bareng?" tanya Gerwyn.

__ADS_1


Sophia Menggeleng kan kepala nya.


"Aku takut Mamah lama menunggu." ucap Sophia. Gerwyn menghela nafas panjang. "Sabar Gerwyn, sabar.." ucap nya pada diri sendiri. Sophia mandi terlebih dahulu setelah itu Gerwyn berganti an untuk mandi.


__ADS_2