Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Berkunjung ke rumah Mamah nya Vano


__ADS_3

Gerwyn tersenyum. "Bayaran kamu ini, semua kebaikan kamu tidak bisa saya bayar, saya sangat berterimakasih. Saya permisi dan sampai bertemu kembali." ucap Gerwyn.


Mereka berpelukan. Gerwyn masuk ke dalam mobil nya dan meninggalkan Desa itu. Ke arah kota dari sana Masih sangat jauh sekali, butuh waktu beberapa jam meninggalkan Desa.


Di tempat lain Sophia baru saja pulang dari rumah Hena dia ingin tinggal lebih lama, namun ada om Davit dan Nia, dia kurang nyaman akhirnya memilih untuk pulang.


Namun baru saja sampai di rumah tiba-tiba ponsel nya berdering. "Ada apa Enjel menghubungi ku?" batin nya.


Dia pun menjawab nya.


"Halo Jel. Ada apa?" tanya Sophia.


"Aku hari ini mau pulang ke rumah. Karena Besok aku mau pulang. Papah sama Mamah sudah meminta untuk pulang. Kamu bisa datang menjemput ku ke sini?" tanya Enjel.


"Aku Akan meminta supir menjemput kamu." ucap Sophia. "Kamu ikut juga, karena Mamah nya Vano ingin melihat kamu." ucap Enjel. "Yahh tapi kan aku ingin di rumah, aku ke sana sangat jauh sekali." ucap Sophia.


"Ayo dong Sophia. ini permintaan mamah nya Vano." ucap Enjel membujuk. "Baiklah-baiklah kalau begitu." ucap Sophia akhirnya dia mau.


Sebelum berangkat ponsel nya berdering lagi panggilan dari Hena.


"Halo Hena, ada apa?" tanya Sophia.


"Kamu di mana? Aku kw rumah kamu yah." ucap Hena. "Loh kenapa?" tanya Sophia.


"Aku mau kesana saja, aku Bosan." ucap Hena. "Tapi aku mau keluar menjemput Enjel di rumah nya mamah Vano." ucap Sophia.


"Ya udah deh aku ikut saja." ucap Hena.


"Kamu yakin mau ikut?" tanya Sophia. "Humm tunggu aku, sebentar lagi aku akan sampai di rumah kamu." ucap Hena.


Tidak beberapa lama Hena Sampai. Mereka pun segera berangkat ke rumah mamah nya Vano. Tidak beberapa lama akhirnya sampai juga.


"Kamu mau di mobil saja Atau mau turun?" tanya Sophia. "Aku mau turun juga." ucap Hena. Akhirnya mereka turun.


"Assalamualaikum." ucap Sophia mengetuk pintu. Enjel datang membuka pintu.


"Loh kalian datang berdua?" ucap Enjel.


"Humm kebetulan Hena tidak ada teman di rumah. Sementara Ano Masih ada di sekolah nya ada les tambahan." ucap Sophia.


"Kamu yakin mau masuk ke dalam?" tanya Enjel. Hena mengangguk. "Ya udah deh ayo masuk. ¥] Dari tadi Tante sudah menunggu kamu." ucap Enjel.

__ADS_1


"Tante lihat siapa yang datang." ucap Enjel.


"Kamu!" ucap Mamah nya Vano melihat Hena. Hena tersenyum dia menyalim tangan Ibu itu.


"Saya Hena Bu, saya yang waktu itu di Cafe." ucap Hena.


Enjel dan Sophia kaget ternyata mereka sudah saling kenal, mereka cukup lama berbincang-bincang. Hena terlihat sangat dekat dengan mamah nya Vano.


"Aku harus kembali besok, aku pulang dulu yah Tante, terima kasih sudah mengijinkan aku tinggal di sini." ucap Enjel.


"Justru Tante yang berterima kasih sama kamu. Karena kamu ada di sini tante jadi ada teman."


Enjel memeluk Tante nya.


"Kalau begitu kami pulang dulu yah Tante." ucap Enjel. Mereka bersalaman dan segera pulang.


"Kamu yakin mau pulang dulu sebelum menunggu Vano pulang?"


"Seperti nya Vano tidak bisa pulang cepat Tante. Nanti aku akan berbicara dengan nya ketika nomor nya aktif." ucap Enjel.


Akhirnya mereka meninggalkan rumah itu. Selama di perjalanan Hena diam saja sementara Sophia dengan Enjel tidak berhenti berbicara.


Akhirnya sampai di rumah juga. "Oh iya Sophia Om Gerwyn belum ada kabar?" tanya Enjel.


"Sama seperti Vano. Ada apa yah dengan mereka? Aku tiba-tiba khawatir." ucap Enjel.


"Sudah jangan terlalu banyak berfikir yang tidak-tidak. Lagian mereka sudah biasa seperti ini, mungkin bisa jadi saja di tempat mereka sama sekali tidak ada jaringan." ucap Sophia.


"Humm kamu benar juga sih." ucap Enjel.


"Ya udah kamu istirahat gih." ucap Sophia pada Enjel.


Enjel mengangguk. Setelah Enjel masuk ke kamar nya Sophia menoleh ke arah Hena.


"Kamu dari tadi diam saja, apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Sophia. Hena Menggeleng kan kepala nya.


"Aku tidak memikirkan apapun." ucap Hena.


"Oh iya aku heran banget sama kamu. Kalian kok bisa dekat seperti itu yah?" tanya Sophia.


"Aku juga sangat heran sekali kenapa begitu dekat. Aku juga merasa nyaman ketika berbicara dengan nya." ucap Hena.

__ADS_1


"Oh iya malam ini aku boleh nginap di rumah kamu yah? Aku gak enak tinggal di rumah ku sendiri merasa jadi Anti nyamuk saja." ucap Hena. Sophia tersenyum sambil mengangguk.


"Boleh kok." ucap Sophia.


Tidak beberapa lama Ano pulang.


Sophia melihat nya ke depan dan ternyata Frans dan Enjelita mengantarkan nya pulang.


Sophia melihat Frans membuat nya sendikit canggung karena sudah lama mereka tidak bertemu semenjak dia tidak mau datang untuk menemani Mamah nya.


"Kak Frans kok bisa nganterin Ano pulang?" tanya Sophia.


"Supir nya tak kunjung datang menjemput Ano, kebetulan saya menjemput Enjelita sekalian saja mengantarkan Ano pulang." ucap Frans.


"Makasih banyak yah kak. Kakak gak mau singgah Dulu?" tanya Sophia. Frans menggeleng kan kepala nya.


"Sebaiknya tidak usah Sophia, Enjelita juga harus segera pulang. Kami pulang dulu yah."


Frans pun pergi meninggalkan Rumah itu. "Kami pulang dulu yah Tante. Ano. Sampai jumpa Besok." ucap Enjelita. Sophia dan Ano tersenyum.


"Ya udah Ano masuk gih, mbak mau menghubungi supir nya dulu." ucap Sophia. Ano mengangguk.


"Ano sudah pulang?" ucap Hena. Ano tersenyum.


"Mbak Hena di sini juga? Bagaimana kabar mbak?" tanya Ano. "Alhamdulillah sudah baikan." ucap Hena.


"Ya udah kalau begitu Ano ke kamar dulu ya mbak," ucap Ano. Hena mengangguk. Sophia pun ikut menyusul.


"Ano pulang sama siapa Sophia? kok kaya kak Frans?" tanya Hena.


"Oohh itu kak Frans. Dia ngantarin Ano pulang karena supir tidak menjemput nya, mobil yang di bawa supir itu tiba-tiba rusak dan sampai sekarang Masih di bengkel." ucap Sophia.


"Oohhh Gitu." ucap Hena. Sophia mengangguk.


"Aku mandi dulu yah, kalau kamu mau istirahat langsung ke kamar saja yah." ucap Sophia. Hena mengangguk.


Hena duduk di ruang tamu sendirian.


"Vano kemana yah? Kenapa kata Mamah nya dan Enjel kehilangan kabar." batin Hena.


...----------------...

__ADS_1


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like komen dan vote sebanyak-banyak nya***.


__ADS_2