Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Gerwyn merajuk karena ditinggal oleh istri.


__ADS_3

"Kak Gerwyn marah yah karena aku di anterin oleh Om Frans dan membuat lukisan wajah mbak Sophia pada om Frans?" tanya Ano.


Gerwyn diam, namun dia menggeleng kan kepala nya.


Setelah itu dia keluar. Ano menghela nafas panjang.


"Huff baru saja aku mau dapat uang dari usaha ku sendiri, namun aku tidak ingin mbak Sophia dengan kak Gerwyn berantem." ucap Ano dia pun membuang lukisan yang hampir jadi itu.


Ano membaringkan tubuhnya di kasur.


"Kata Bu Ena kalau seseorang cemburu itu artinya cinta. Tapi kalau seperti kak Gerwyn cemburu pada mbak Sophia itu terlalu berlebihan." ucap Ano.


Ano lagi-lagi menghela nafas panjang, tidak pernah dia Kesal ketika Gerwyn seperti itu.


"Jam berapa lah Sophia nih pulang? Dia janji akan cepat pulang namun nyatanya ini bahkan sudah jam empat sore." ucap Gerwyn.


Dia duduk di pinggir kasur menunggu istri nya namun tak kunjung datang.


Gerwyn memilih untuk mandi terlebih dahulu. Tidak beberapa lama sudah selesai dia keluar dengan handuk berbentuk baju itu.


"Aku pulang mas." ucap Sophia masuk ke dalam kamar. Dia tertegun melihat Gerwyn baru selesai mandi.


"Upss suami ku baru saja mandi." ucap Sophia.. Gerwyn menghela nafas panjang. "Kamu dari mana saja? Lihat ini sudah jam lima Sore." ucap Gerwyn.


"Humm maafin aku mas, aku tidak tau kalau beberapa guru kami juga datang. Kami banyak membicarakan soal sekolah. Membahas yang lain juga." ucap Sophia.


Gerwyn duduk di pinggir kasur.


"Jangan marah dong mas, ini adalah hari terakhir aku keluar dengan teman-teman aku. Aku akan menghabiskan sisa-sisa libur ku bersama suami ku tercinta." ucap Sophia duduk di paha suami nya.


Dia bergelanyut manja di leher Gerwyn.


"Kamu bau makanan." ucap Gerwyn. Sophia tersenyum.


"Aku Makan terlalu banyak." ucap Sophia.


Gerwyn menatap wajah istri nya. "Saya sangat merindukan kamu. Namun kamu pergi dengan teman-teman kamu mengabaikan saya di sini." ucap Gerwyn.


Sophia tersenyum.


"Aku hanya pergi beberapa jam, dan mulai sekarang waktu lu hanya untuk mas Gerwyn seorang. malam ini dan hari-hari selanjutnya aku adalah milik mas." ucap Sophia.

__ADS_1


Gerwyn mencubit pipi Sophia. "Ya udah kalau begitu aku mandi dulu yah." ucap Sophia mau beranjak namun di tahan oleh Gerwyn.


"Apa tidak sebaiknya kamu Temanin saya dulu?" ucap Gerwyn sambil mengelus Pinggang istri nya. Sophia tersenyum.


"Aku mandi dulu mas, aku sangat gerah." ucap Sophia.."Kalau begitu apa kamu mau saya mandiin?" ucap Gerwyn lagi. "Humm dasar suami mesum." ucap Sophia.


"Ikut.." ucap Gerwyn namun Sophia langsung menutup pintu. Gerwyn tertawa.


Gerwyn merapikan tempat tidur. Dia langsung memilih baju apa yang akan di pakai oleh Sophia selepas mandi.


Tidak beberapa lama Sophia selesai mandi.


"Apa yang sedang mas lakukan?" tanya Sophia.


"Saya bingung memilih antara yang merah atau yang hitam." ucap Gerwyn sambil menunjuk kan baju dinas milik Istri nya.


Sophia seketika jadi malu. Dia langsung mengambil dari tangan Gerwyn.


"Saya baru tau kalau mempunyai koleksi banyak baju seperti ini." ucap Gerwyn. "Bukan aku yang membeli nya, sebelum nya ini adalah hadiah dari beberapa tamu yang datang ke acara pernikahan kemarin." ucap Sophia.


Gerwyn tersenyum manis.


Dia membawa baju nya ke dalam kamar mandi.


"Huff kok aku jadi malu seperti ini sih? Kan biasa nya juga aku bebas." ucap Sophia.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka berkumpul di meja makan.


"Hari ini Bibik yang masak, aku tidak bisa masak karena telat pulang. Gak apa-apa kan mas?' ucap Sophia. Dia merasa bersalah karena tadi pagi juga dia tidak Masak untuk sarapan.


"Humm tidak apa-apa, saya mengerti kamu pasti kecapean belajar sepanjang waktu." ucap Gerwyn. Sophia sadar kalau Gerwyn sedang marah pada nya dari nada berbicara nya.


"Oh iya lain kali kalau Ano tidak bisa d jemput dengan supir kamu bisa meminta Taksi atau kendaraan yang di pesan online untuk menjemput nya." ucap Gerwyn.


"Maksud mas?" ucap Sophia.


"Frans mengantarkan Ano pulang tadi siang. Apa kamu tidak tau?" tanya Gerwyn. Sophia diam.


"Aku minta maaf mas, aku janji tidak akan mengulangi nya lagi." ucap Sophia. Gerwyn menghela nafas panjang.


"Ayo lanjut makan." ucap Gerwyn. Setelah selesai makan Sophia menyusul Ano ke kamar nya.

__ADS_1


"Kamu dari tadi diam saja, ada apa dek?" tanya Sophia.


Ano Menggeleng kan kepala nya.


"Ada apa? Apa kak Gerwyn memarahi kamu?" tanya Sophia.


"Aku melukis wajah mbak untuk Om Frans. Katanya dia akan membayar. Aku ingin mendapatkan uang dari hasil ku sendiri. Tapi kelihatannya Kak Gerwyn tidak mengijinkan." ucap Ano.


"Udah ah jangan sedih lagi. Kamu tau sendiri kalau kak Gerwyn cemburu semua orang salah di mata nya." ucap Sophia.


Ano tersenyum. "Lebih baik mbak segera menyusul kak Gerwyn, dari pada dia semakin marah." ucap Ano. Sophia tersenyum. "Kau jangan bergadang yah, mbak pergi dulu." ucap Sophia.


Sophia Keluar dia masuk ke kamar nya. Dia melihat Gerwyn yang bersandar di sandaran Kasur sambil membaca buku.


"Apa yang sedang mas lakukan?" tanya Sophia sambil naik ke kasur.


"Seperti yang kamu lihat, saya melakukan apa." ucap Gerwyn. Sophia Menghela nafas panjang dia duduk di samping Suami nya.


"Mas Masih marah soal aku keluar tadi?" ucap Sophia. Gerwyn diam.


"Aku sudah bilang aku minta maaf, aku tidak enak jika mengabaikan pertemuan itu." ucap Sophia.


Gerwyn menutup Buku nya dia menatap wajah istri nya.


"Aku tau mas sangat merindukan ku, aku juga sangat merindukan mas, tapi ini secara kebetulan sekali." ucap Sophia.


"Aku minta maaf yah, jangan marah lagi. Ano saja sampai takut karena melihat ekspresi Mas seperti ini." ucap Sophia.


Gerwyn memegang tangan istri nya. "Saya sebelumnya tidak pernah melihat kamu asik bepergian dengan teman-teman kamu, namun akhir-akhir kamu sering pergi. Saya takut kamu melihat Pria yang jauh lebih Tampan dan muda di luar sana." ucap Gerwyn.


Sophia tersenyum dia menggenggam tangan Suami nya.


"Tidak ada yang perlu di khawatir Kan Mas, aku akan selalu ada untuk mas, aku akan selalu setia." ucap Sophia.


"Mas jangan marah lagi yah, aku minta maaf." ucap Sophia.


Sophia langsung mencium bibir Gerwyn. Gerwyn terkejut karena istri nya yang memulai duluan.


Namun dia langsung membaringkan istri nya di tempat tidur.


"Saya sebenarnya tidak ingin melakukan nya malam ini karena saya Masih sangat merindukan kamu. Namun saya hanya bisa mengobati rasa rindu saya dengan cepat cara seperti ini. Kamu tidak akan bisa berjalan dan Tidak akan meninggalkan kasur." ucap Gerwyn.

__ADS_1


__ADS_2