Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda
Adit mengetahui pernikahan Sophia


__ADS_3

Adit meminta Sophia menemuinya di apartemen nya. Sophia khawatir dia langsung segera berangkat ke apartemen Adit, setelah sampai dia melihat Adit duduk sendiri di sofa.


"Apa yang terjadi Adit?" tanya Sophia.


"Cerita nya panjang, aku bingung harus memulai dari mana." ucap Adit.


"Kenapa? Jangan ragu, cerita saja." ucap Sophia.


"Papah dan Mamah ku tau kalau kita pacaran." ucap Adit.


"Lalu? Kenapa?" tanya Sophia.


"Mereka tidak setuju. Dan meminta aku memutuskan kamu kalau Tidak mereka Akan membawa ku ke Kanada." ucap Adit. Sophia terdiam.


"Apa karena aku miskin? Apa karena aku tidak mempunyai keluarga?" tanya Sophia. Adit memegang tangan nya.


"Aku tidak mau putus dengan kamu, aku juga tidak mau jauh dari kamu." ucap Adit.


"Tapi dari mana Orang tua kamu tau kalau kita pacaran?" tanya Sophia. "Aku juga tidak tau." ucap Adit.


Sophia menghela nafas panjang.


"Jadi keputusan kamu sekarang bagaimana?" tanya Sophia.


"Aku tidak ingin jauh dari kamu, aku juga tidak mau kita putus." ucap Adit. "Tapi kamu tidak bisa menentang orang tua kamu." ucap Sophia.


"Maksud kamu? Apa kamu setuju kita putus? Apa kamu tidak ingin memperjuangkan cinta kita?" tanya Adit.


"Bukan nya aku tidak mau Adit, tapi aku tidak ingin hanya karena aku hubungan kamu dengan orang tua kamu hancur." ucap Sophia.


"Selama ini Mereka tidak perduli dengan Ku, untuk apa aku memikirkan mereka." ucap Adit. "Tidak baik seperti itu Adit, banyak di luar sana yang merindukan kasih sayang dari orang tua nya." ucap Sophia.


Adit memeluk Sophia.


"Aku tidak mau berpisah dengan mu, ayo kita menghadapi orang tua bersama, kita membuktikan kalau kita bisa bersama dan bahagia." ucap Adit.


Namun Sophia mendorong Adit.

__ADS_1


"Aku minta maaf Dit, aku ingin kamu menuruti keinginan orang tua kamu." ucap Sophia.


"Kenapa? Apa kamu sudah tidak mencintai aku lagi? Apa kamu sudah mencintai suami kamu?" tanya Adit.


Sophia menatap Adit.


"Aku sudah tau semua nya. Kamu sangat jahat membohongi aku selama ini, aku mencintai kamu begitu tulus, aku menyanyangi kamu dengan Ano seperti keluarga ku sendiri, namun kamu sangat jahat." ucap Adit.


"Aku tidak berniat untuk membohongi kamu Dit, tapi aku tidak mempunyai pilihan lain, aku melakukan itu agar aku tidak selalu membebani kamu." ucap Sophia.


"Aku tidak pernah mengeluh kamu membebani aku, tapi aku sangat sakit ketika mendengar semua kenyataan ini, pacar ku ternyata menikah diam-diam dengan pria kaya. Dan bodoh nya aku, aku tidak tau sama sekali." ucap Adit.


"Dit aku bisa jelasin. Aku mohon jangan salah paham." ucap Sophia. Adit menatap Sophia.


"Aku sangat mencintai kamu, aku berusaha untuk berfikir positif pada apa yang kamu lakukan, tapi kamu malah memilih aku untuk menuruti kata-kata orang tua ku." ucap Adit.


Sophia terdiam.


"Aku tau aku belum bisa memberikan apapun yang kamu mau, dan apa yang kamu butuhkan, tapi aku selalu mengusahakan nya." ucap Adit.


"Aku kecewa sama kamu Sophia. Aku pikir kamu adalah wanita baik-baik ternyata kamu selama ini bekerja di tempat yang paling aku benci." ucap Adit.


"Maksud kamu?"


"Aku tau kalau kamu bekerja sebagai wanita malam di sebuah Club." Ucap Adit.


"Aku minta maaf, aku tidak mempunyai Cara lain lagi. Di saat itu aku butuh uang." ucap Sophia.


"Aku sudah berapa kali menawarkan Kamu pekerjaan paruh waktu namun kamu tidak mau, kamu tetap memilih menjadi wanita malam. Kamu sama sekali tidak menghargai aku." ucap Adit.


"Aku rasa hubungan kita tidak ada yang bisa di pertahankan lagi. Dua tahun lebih hubungan kita hancur begitu saja karena penghianatan dan tidak ada kejujuran sama sekali. Aku lelah, aku capek selalu mengalah, selalu berkorban dan juga selalu mengerti pada kamu." ucap Adit.


"Jangan berbicara seperti itu Adit, aku masih mencintai kamu, aku tidak jujur karena aku tidak ingin kamu marah pada ku." ucap Sophia.


"Justru seperti ini lebih sakit Sophia. Orang tua ku tidak pernah mempermasalahkan aku berpacaran dengan siapa pun, namun dia sudah tau latar belakang kamu seperti apa." ucap Adit.


"Siapa yang menceritakan nya? Aku menyimpan baik semua rahasia ini." ucap Sophia.

__ADS_1


"Tidak penting bagi kamu Siapa yang membongkar semua nya, aku rasa keputusan kamu untuk meminta aku turut kepada orang tua ku benar." ucap Adit.


Sophia terdiam.


"Aku yakin kalau kita jodoh pasti di pertemukan lagi. Tapi seperti nya itu mustahil, karena kamu akan tetap memilih Pria yang kaya raya." ucap Adit.


"Maafin aku Adit, aku sangat banyak salah sama kamu, aku minta maaf." ucap Sophia. Adit hanya diam saja.


"Mungkin kesalahan ku tidak lagi termaafkan oleh kamu, aku mengucapkan terimakasih semuanya atas kebaikan kamu, Kamu sudah seperti ayah untuk aku dengan Ano. Namun aku sendiri yang merusak semua nya. Aku benar-benar sangat menyesal." ucap Sophia.


Tidak terasa air mata nya keluar.


"Terimakasih Waktu yang lama kita sudah bersama, aku tidak akan pernah menyesal mengenal kamu dan tidak akan melupakan semua kenangan yang ada di dua tahun lebih itu." ucap Sophia.


Sophia tidak boleh bisa menahan Air mata nya akhirnya dia memilih untuk keluar dari sana. Selama perjalanan dia menangis, hati nya begitu sakit ketika melihat Adit sangat kecewa pada nya.


"Aku sangat mencintai nya, namun aku juga yang menyakiti nya." batin Sophia. Dia tidak tau lagi harus berbuat apa dia sangat malu menunjukkan wajah nya pada Adit.


Dia ke kost Hena. Kost Hena masih tutup dia mengetuk cukup keras sampai hena bangun.


"Siapa sih pagi-pagi sudah datang?" tanya Hena sambil membuka pintu, dia kaget melihat Sophia berdiri di depan pintu sambil menangis.


"Sophia! kamu kenapa?" tanya Hena, Sophia langsung memeluk Hena.


"Tenang dulu, ayo masuk." ajak Hena. Sophia duduk, Hena mengambil kan nya air minum.


"Apa yang terjadi Sophia?" tanya Hena.


"Apa suami kamu kasar lagi? Dia menyakiti kamu lagi?" tanya Hena. Sophia menggeleng kan kepala nya.


"Lalu apa yang terjadi?"


"Adit sudah tau semua nya Hen, dia tau aku bekerja sebagai wanita malam dan sekarang orang tua nya tau mereka tidak setuju Adit berpacaran dengan ku." ucap Sophia.


Hena terkejut.


"Bagaimana bisa dia tau?" tanya Hena. Sophia menggeleng kan kepala nya.

__ADS_1


"Lalu kamu dengan Adit tidak bertengkar kan? kalian membicarakan nya dengan baik-baik kan?" tanya Hena z Sophia menggeleng kan kepala nya.


"Semua nya kacau Hen, Adit sangat marah dan kecewa pada ku." ucap Sophia sambil menangis.


__ADS_2