Trio Kancil

Trio Kancil
#BINTANG 13


__ADS_3

"Maksud kamu, dia itu Bintang?!" tanya Selly tidak percaya.


"Iya, dia calon istriku!" jawab Aria sambil menatap wajah Selly tidak suka.


"Maafkan aku yang tidak mengetahuinya. Aku cuma mendengar namanya saja, tanpa tahu wajahnya seperti apa?" kata Selly seolah ada nada sindiran dari ucapannya itu.


    Wanita yang bernama Selly itu kini memandangi Bintang yang sedang duduk cantik di sofa. Dia sungguh tidak percaya, gadis yang telah membuat seorang Aria menjadi pribadi yang setia dan menjaga jarak dengan para wanita, adalah gadis biasa-biasa saja. Bahkan wajahnya juga jauh dari kata cantik. Mata, hidung, dan bibirnya merah. Kedua matanya yang bengkak sampai sulit untuk membuka matanya. Bajunya juga menutup semua tubuhnya, tidak terlihat seksi sama sekali.


   Selly adalah teman satu kelas Aria saat Sekolah Menengah Atas. Dia adalah salah satu dari fans-nya Aria. Selly baru bekerja dua bulan menjadi manajer keuangan di perusahaan Aria. Selly dulunya adalah gadis pemalu dan kutu buku. Namun kehidupannya berubah setelah dia mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri. Demi rasa cintanya terhadap Aria, dia rela meninggalkan pekerjaan sebelumnya di sebuah perusahaan terkenal, bahkan jabatannya juga sudah tinggi.


********


"Bintang apa kamu tidak mau istirahat di kamar tidur?" tanya Aria saat melihat Bintang seperti mengantuk.


   Bintang hanya menggelengkan kepalanya saja. Dia tidak mau kalau saat pergi tidur di kamar milik Aria yang ada di pojok kanan kantornya itu, Selly datang lagi dan menggoda Aria.


   Aria pun membawa laptopnya dan duduk di samping Bintang. Dia menarik meja kerja berukuran kecil yang bisa diatur tinggi tiang kakinya, dan meletakan laptop itu di atas sana.


"Tidurlah, kamu butuh istirahat," kata Aria sambil menepuk pahanya agar Bintang tidur berbantalkan pahanya. Bintang pun menurutinya.


   Sebelah tangan Aria mengelus kepala Bintang, dan sebelahnya lagi dipakai untuk mengetik. Aria meniru Ghazali saat tidak sengaja dulu melihat Bintang tidur berbantalkan paha Ghazali. Padahal saat itu Ghazali sedang sibuk-sibuknya membuat makalah. Bintang pun dengan cepat tertidur.


   Aria tidak membangunkan Bintang, walau hari sudah sore. Dia membiarkannya karena Bintang masih butuh istirahat, agar kondisi tubuhnya cepat kembali pulih. Aria membangunkan Bintang saat suara Adzan ashar terdengar berkumandang. Bintang pun menurut saat Aria membawa Bintang ke masjid yang berada di bawah dan masih dalam kawasan kantor perusahaanya.


   Setelah jam pulang kantor, Aria mengantarkan Bintang pulang ke rumahnya.


"Om, apa akan menginap lagi di rumah Bintang?" tanya Bintang saat perjalanan pulangnya.


"Bintang, maunya Om menginap lagi atau tidak?" Aria balik bertanya sambil tersenyum jahil untuk menggoda Bintang.


"Kalau Bintang minta Om, untuk menginap lagi. Apa Om akan tidur lagi di rumah Bintang?!" tanya Bintang balik dengan wajahnya penuh harap dan bibirnya yang mengerucut lucu, kalau Aria tidak punya pengendalian diri yang kuat, sudah pasti akan diciumnya bibir itu.


"Tentu saja, Om akan menuruti keinginan Bintang," jawab Aria sambil tersenyum bahagia dan sebelah tangannya memegang tangan Bintang.

__ADS_1


*******


   Tanpa sepengetahuan Bintang, Michael memberikan laporannya kepada Alex. Hal apa saja yang telah terjadi kepada Bintang dan Ghazali saat ini. 


    Bahkan Alex sampai menelepon Jonathan adiknya Aurora yang menetap di Italia. Hanya untuk memastikan keberadaan Ghazali. 


    Ternyata Jonathan telah diberi kepercayaan oleh Khalid untuk menjaga Ghazali. Selain itu Ghazali juga bisa membantu di perusahaannya dan Rumah Sakit yang ada disana. 


    Alex juga menghubungi Aurora dan Khalid untuk menanyakan tentang kejadian yang sebenarnya telah terjadi kepada Bintang dan Ghazali. 


    Dikiranya akan lebih baik memisahkan keduanya, maka Alex juga membiarkannya saja. Walau dia terkejut saat mengetahui reaksi Bintang dari Michael.


   Alex akan mendukung apapun yang dipilih oleh Bintang nantinya. Mau itu soal karir atau pun pasangan hidupnya. Alex dulu juga selalu khawatir, karena Bintang dan Ghazali itu seperti saling ketergantungan satu sama lainnya.


     Mana ada anak berumur enam tahun pulang pergi Amerika-Jerman seperti main ke rumah teman yang berada di samping rumahnya, yang kapanpun ingin bertemu tinggal langsung mendatanginya. Hal itu sering dilakukan oleh Bintang, ketika dia rindu ingin bertemu dengan Ghazali.


    Alex sendiri sepertinya lupa kalau dirinya juga dulu seperti itu. Saat dirinya yang masih berumur kurang dari dua tahun selalu pulang pergi Amerika-Indonesia hanya ingin bermain dengan Fatih. Atau mau memperlihatkan mainan baru miliknya.


*******


     Waktu tidak terasa telah berlalu selama dua bulan semenjak kepergian Ghazali. Bintang bukannya tidak rindu kepada Ghazali. Hanya saja Bintang harus merasakan sakit hatinya lagi ketika dia datang ke Italia, karena sangat rindu kepada Ghazali. Bintang memutuskan untuk menemuinya di sana. Namun apa yang terjadi saat dia datang ke Italia. Ghazali tidak mau menemuinya, walau Bintang tinggal selama seminggu di kediaman Jonathan, tak pernah sekalipun mereka bertemu. Alasan yang Bintang terima adalah Ghazali sedang sibuk membantu warga desa yang terkena wabah penyakit menular.


    Bintang pun bisa melupakan kejadian di Italia karena sekarang dia sudah disibukan dengan kuliahnya. Dia juga sudah punya banyak teman baru di universitas tempatnya menimba ilmu. Bukan hanya teman satu fakultas tapi juga dengan para juniornya. Apalagi teman-temannya saat sekolah dasar dahulu, kini mereka mulai masuk kuliah.


     Hubungannya dengan Aria juga baik-baik saja. Mereka juga sedang mempersiapkan acara untuk pertunangan mereka. Apalagi Aria yang sudah tidak punya orang tua, kini dibantu oleh Om Andi dan Tante Indah dalam mempersiapkan semuanya. Sedangkan dalam mempersiapkan acara itu,Bintang hanya bisa membuat Cantika pulang pergi, Amerika-Indonesia.


*******


    Bintang sedang duduk di cafe bersama sahabat baiknya Husna, seorang perempuan yang hidupnya penuh lika-liku. Mereka berdua merasa cocok berteman saat membicarakan sebuah novel tentang kisah nyata kehidupan si penulisnya. Berawal dari sana, keduanya mulai berteman.


"Husna, apa kamu mau ikut kegiatan camping bersama anak-anak kampus?" tanya Bintang sambil mengaduk-aduk jus jambunya.


"Aku harus meminta izin kepada suamiku dulu. Kamu sendiri kan tahu gimana posesifnya suami aku itu," jawab Husna disela-sela makan bakso kesukaannya.

__ADS_1


"Suami kamu itu, takut banget kamu akan selingkuh!" Bintang yang sudah mengenal suami Husna hanya bisa mengomentarinya saja.


"Hahaha … bukan takut selingkuh, tapi dia akan sulit tidur kalau tidak memelukku," Husna malah tertawa mendengar perkataan Bintang.


"Bryan itu walau sudah tua, tapi punya gairah yang tinggi!" tiba-tiba ada seorang yang bicara dari arah belakang mereka berdua.


"Selena!" Bintang dan Husna terkejut saat sahabatnya tiba-tiba muncul dari belakang.


"Ya, kamu benar. Suaminya Husna itu walau sudah tua, tapi masih mampu membuat dia hamil lagi?!" kali ini seorang yang berdiri disamping Selena yang berbicara.


"Luna, katanya kamu mau menjemput anakmu di TK?" tanya Husna kepada wanita anggun yang sedang merapikan rambutnya yang panjang itu.


"Dia sudah dijemput sama Daddy-nya," jawabnya sambil membuka buku menu makanan.


    Diantara mereka berempat tinggal Bintang dan Selena yang belum pernah menikah. Husna menikah saat berusia sembilan belas tahun dengan laki-laki bule campuran yang berusia tiga puluh sembilan tahun saat itu. Dia telah dikaruniai dua orang anak yang berumur tujuh tahun dan lima tahun. Husna memberikan syarat kepada Bryan mau dinikahi asal dia diizinkan kuliah sampai S3 sesuai keinginan almarhum ayahnya.


Bintang banyak belajar soal kehidupan dari Husna dan Luna yang gagal dalam membina rumah tangganya dikarenakan oleh orang ketiga. Sedangkan Selena adalah sahabat Bintang dari SD.



Bintang sering menghabiskan waktunya bersama mereka. Dia juga sudah bisa melupakan permasalahannya dengan Ghazali.


"Bintang ... " seseorang menyapa kepada Bintang.


"Kak Amara?!" balas Bintang.


*******


JANGAN LUPA KLIK LIKE, FAV, HADIAH, DAN VOTE NYA JUGA YA.


DUKUNG AKU TERUS DENGAN MEMBERIKAN JEMPOL YANG BANYAK.


TERIMA KASIH.

__ADS_1


__ADS_2