Trio Kancil

Trio Kancil
#LANGIT 41


__ADS_3

Semua orang yang ada di dalam gua itu terdiam. Mereka memikirkan apa yang sudah terjadi di 20 tahun yang lalu.


"Kalau di pikir-pikir, kejadian insiden itu tidak akan terjadi. Bila, kakak kamu tidak membuat bom itu!" Mitsubishi Akai menahan marahnya.


"Benar! kenapa kakak kamu dan teman-temannya malah membuat bom?!" Daihatsu Sena ikut menimpali.


    Subaru Sora terdiam sesaat. Dia berpikir meski ada kesalahan dari pihak kakaknya dia tidak mau mengakui itu.


"Baiklah, sekalian saja aku bongkar di sini semuanya," kata Langit yang tadi sibuk mengurus teman-temannya yang semalam tidak sadarkan diri, kini keadaannya sudah mulai berangsur lebih baik. Suhu tubuh mereka sudah mulai menghangat. Denyut nadi dan jantung mereka pun sudah terasa meski masih lemah.


    Langit berdiri tegak dan berjalan ke arah Lovely. Meski Langit tidak suka dengan kelakuannya, saat ini dia butuh bantuannya.


"Aku akan mulai dari informasi yang tadi di beritahu oleh Lovely. Subaru Akemi terjerat skandal dengan guru pendamping yang bernama Takagi , itu benar. Hanya saja dia terpaksa melakukannya karena diancam oleh Subaru Matsuda, ayah kandungnya. Salah satu jajaran petinggi di Laboratorium Matsumoto. Dia meminta putrinya untuk mencari informasi tentang bom yang dirancang oleh Mazda san, melalui keponakannya, Takagi. Memanfaatkan rasa suka Takagi, Subaru Akemi mencari tahu cara pembuatan bom itu. Takagi yang tidak curiga apa-apa, membaca blue print milik Mazda. Kemudian dia menyalinnya, tanpa memikirkan akibat dari perbuatannya itu."


     Langit pun meminta Lovely untuk melanjutkan informasi yang dia punya. Agar semuanya menjadi jelas.


"Ya, aku menemukan beberapa surat yang ditulis oleh Subaru Akemi untuk Takagi. Surat cinta yang dianggap barang berharga oleh Takagi, menjadi titik terang kejadian di pulau ini. Subaru Akemi, yang selalu merayu Takagi agar bisa mendapatkan apa yang dia butuhkan atas perintah ayahnya. Bukan hanya cara pembuatan bom saja. Bahkan, cara pembuatan racun yang dibuat Mazda, pun dia berikan. Takagi mengira kalau Subaru Akemi, benar-benar jatuh cinta padanya. Kasihan sekali, ya. Cinta dia malah dimanfaatkan oleh wanita jahat."


"Cukup! Kalian tidak tahu apa-apa! Jangan seenaknya bicara sendiri, tanpa tahu apa yang sebenarnya sudah terjadi!" teriak Subaru Sora.


"Justru kamu yang tidak tahu apa-apa!" Lovely berjalan sambil bertolak pinggang dan matanya melotot.


"Apa kamu tahu? Kalau saja ayahmu, Subaru Matsuda tidak menyuruh putrinya untuk mencari cara pembuatan bom itu, semua ini tidak akan pernah terjadi. Jelas-jelas semua berawal dari ayahmu!" Matsumoto Hana, marah dan jengkel karena harus mengalami ini.


"Ya, yang jahat itu adalah ayahmu!" teman-teman yang lainnya juga ikut menyalahkan ayahnya Subaru Sora.


"Subaru san, beritahu kami informasi yang kamu tahu, tentang kejadian insiden Pulau Hi dua puluh tahun yang lalu!" pinta Langit.

__ADS_1


"Ini semua aku tahu saat aku berusia sepuluh tahun. Beberapa tahun setelah insiden itu terjadi. Aku yang sedang bermain petak umpet, bersembunyi di ruang kerja ayah. Tanpa Ayah tahu kalau ada aku di sana. Dia dan beberapa rekannya membicarakan insiden di Pulau Hi, ini. Mereka membicarakan kalau Mitsubishi Hiro adalah orang yang sudah meledakan bom milik kelompok murid Academy Matsumoto yang sedang melakukan uji karya cipta mereka. Ledakan bom yang dahsyat itu menghancurkan isi pulau dan semua penghuninya. Sejak saat itu aku terus mencari informasi tentang Mitsubishi Hiro, yang aku tahu tunangan dari kakakku." Subaru Sora menghentikan ceritanya karena di sela oleh Lovely.


"Apa kamu tahu kalau kakakmu itu sukanya kepada Mitsubishi Hiro? Mereka sudah lama pacaran bahkan tunangan. Tapi, kakakmu malah selingkuh. Sudah pasti tunangannya marah. Satu hal yang dia tidak tahu tentang bom itu, adalah kekuatan bom yang diciptakan oleh Mazda, punya daya hancur yang sangat dahsyat. Dan ayahmu menginginkan itu, untuk di jual di dunia bawah dan kepada penguasa." 


"Jadi penjahat sesungguhnya adalah Ayahnya Subaru Sora?" tanya Hino Rey.


"Bukan hanya Subaru Matsuda yang menginginkan salinan blue print itu. Melainkan para petinggi Matsumoto Grup dan para penguasa dunia atas dan bawah." Sambung Langit, dan membuat semua orang yang ada di sana terkejut.


"Maksudmu orang tua kami juga terlibat?!" tanya Kawasaki Kenzo.


"Ya, baik secara langsung maupun tidak. Ada yang setuju dan juga menentang. Pastinya mereka tahu semua ini!" Jelas Langit.


"Jadi ...."


"Kita semua adalah korban keserakahan dari para leluhur kita?!" tanya Daihatsu Akagi tak percaya.


"Kalau begitu, Subaru Matsuda dan Subaru Sora akan di hukum, untuk mempertanggungjawabkan semua kejahatan mereka!" Daihatsu Sena berkata dengan penuh emosi.


"Ya, asal ada bukti yang kuat. Mereka pasti kena hukuman. Apalagi insiden itu sempat heboh dahulu," balas Kawasaki Kenzo.


"Ah, Daihatsu Sena. Ada yang ingin aku bicarakan dengan kamu?!" kata Langit mengarahkan pandangannya ke arah rekan satu kelompoknya itu.


"Apa itu? Katakan saja!"


"Aku tahu kalau kamu juga terlibat dengan kejadian semalam di vila!" Langit membicarakan sesuatu yang lagi-lagi membuat semuanya terkejut.


"Apa maksud kamu?" tanya Daihatsu Sena.

__ADS_1


"Kamu ingin membunuh Suzuki sensei 'kan? Aku belum tahu alasan yang tepat kenapa kamu melakukan itu? Tapi, aku tahu kalau semalam, Daihatsu Yosuke 'lah yang menembak mati para penyusup itu." Lagi-lagi perkataan Langit membuat semua terkejut dan mengalihkan perhatian mereka kepada Daihatsu Sena dan Yosuke.


"Jangan bilang kamu ingin membunuh Suzuki sensei karena dia mengetahui hubungan terlarang kalian?" tanya Langit menduga. Informasi yang membuat teman-teman tercengang karena tidak percaya.


"Bukan hanya Suzuki sensei yang ingin aku lenyapkan. Tapi, Almahira juga yang tahu tentang kebenaran itu, ingin aku singkirkan juga," jawab Daihatsu Sena.


     Semua orang di sana memandang ke arah Daihatsu Sena dan Daihatsu Yosuke. Cinta terlarang kakak adik beda ibu, membuat terkejut semuanya. Langit sendiri merasa geram saat mendengar itu. Dia sudah maju dua langkah ingin menghajar Daihatsu Sena. Tidak peduli meski dia seorang perempuan. Mitsubishi Akai, menghentikan langkah Langit, dengan mencengkram lengannya.


"Kalau hubungan kalian berdua diketahui oleh publik, maka bisa jadi hancur nama baik keluarga kalian. Apalagi, bagi Daihatsu Yosuke. Kamu adalah pewaris dari Daihatsu Corporation." Mitsubishi Akai menatap ke arah dua saudara Mitsubishi.


"Emang salah kalau kita saling mencintai?!" tanya Daihatsu Sena masih dengan penuh emosi.


"Ya, tentu saja. Kalau cinta kalian itu sebagai laki-laki dan wanita. Beda lagi kalau cintanya sebagai saudara kakak-adik," jawab Matsumoto Hana.


*******


Tabir kejadian 20 tahun lalu, sudah tersingkap. Lalu apa yang akan terjadi dengan Langit dan teman-temannya yang ada di Palau Hi?


Tunggu kelanjutannya ya.


*******


JANGAN LUPA KLIK LIKE, FAV, HADIAH, DAN VOTE NYA JUGA YA.


DUKUNG AKU TERUS DENGAN MEMBERIKAN JEMPOL YANG BANYAK.


TERIMA KASIH.

__ADS_1


__ADS_2