Trio Kancil

Trio Kancil
BAB 42


__ADS_3

Kini mereka semua sudah sampai di Wisata Taman Air. Jadinya bukan hanya mereka saja yang jadi ikut liburan. Ketiga anak buah Alex, yaitu Mark, Akira, dan Alessio ikut juga. Ghazali,Fatih dan Zahra yang kebetulan mau nengok Si Trio Kancil juga akhirnya ikut. Aria yang tahu kalau Cantika mau liburan, ngajak Arga buat ikut serta. Jadinya mereka kayak rombongan studi tour.


     Cantika membantu Bintang berganti pakaian bersama Gaya dan Christina, yang mau ikut berenang. Rencananya mereka semua akan berenang, kecuali Cantika dan Zahra.


     Saat tiba di kolam renang, para lelaki dewasa tampil dengan dada polos cuma pake celana selutut. Kecuali Erlangga, dia memakai kaos oblong. Cantika yang melihat tubuh Alex yang six pack ABS nya tercetak di badannya, merasa malu. Cantika melihat beberapa orang terutama perempuan melihat tubuh para lelaki itu.


" Wishhh, body-nya mantap man !!!" Terdengar suara perempuan sambil cekikikan sama teman - temannya karena melihat penampilan makhluk Tuhan yang paling seksi.


     Mendengar obrolan itu, Cantika tidak suka. Cepat - cepat Cantika menghampiri Alex dan menutupi tubuhnya dengan handuk yang dibawanya.


" Sebaiknya, kamu berenang pakai baju. Seperti, Er " pinta Cantika pada Alex.


     Awalnya Alex terkejut akan tindakan Cantika. Tapi saat melihat pipi di wajah Cantika yang memerah, Alex tahu kenapa tubuhnya ditutupi sama handuk.


" Tapi berenang itu enaknya nggak pakai baju ", Alex sengaja menggoda Cantika.


" Apa kamu tahu kalau banyak orang melihat penampilan kamu seperti ini ?" terdengar ketidak suka-an di nada bicara Cantika.


" Ya, wajar saja kan kita lagi di kolam renang. Kalau berenang, tanpa baju juga nggak apa - apa ", kata Alex.


     Alex sebenarnya ingin tersenyum saat melihat Cantika yang berdiri dekat dihadapannya sambil memegang handuk yang menutupi tubuhnya. Alex yakin, kalau Cantika tidak sadar dengan apa yang sedang diperbuatnya sekarang. Cantika berdiri di hadapannya, tubuh mereka hampir saja menempel hanya handuk yang dipegang Cantika yang menjadi pembatas mereka. Terlihat jelas dari raut wajah Cantika kalau dia sedang tidak suka dibantah.


" Aku tidak suka kalau perempuan - perempuan itu melihat tubuhmu !" , Cantika mengeluarkan apa yang menjadi isi hatinya dari tadi.


     Mendengar itu Alex sangat senang, kalau Cantika sedang cemburu. Tentu Alex tidak akan menyia - nyiakan kesempatan ini.


" Oke aku akan berenang pakai baju, asal kamu panggil aku Sayang ", kata Alex.


     Cantika hanya mendengus dan memalingkan wajahnya, saat melihat senyum jahil milik Alex. Cantika malah diam saja tidak merespon perkataan Alex.


" Papa ayo cepat kita berenang ", Langit yang sudah di bibir kolam renang mengajak Papanya.


" Iya Sayang, Papa kesana sekarang !" sahut Alex.

__ADS_1


" Sayang pakai bajunya !" kata Cantika dengan suara pelan, namun masih dapat di dengar oleh Alex. Jangan ditanya wajah Cantika, mukanya sekarang sangat merah banget kayak tomat.


" Apa Honey, coba katakan sekali lagi. Barusan kamu ngomong apa ? " Alex tersenyum lebar saking bahagianya.


" Sayaaang...." Kata Cantika lagi dengan jantung yang berdebar kencang.


" Iya, Honey. Aku akan pakai baju sekarang ", jawab Alex tersenyum tanpa henti di wajah tampannya, sebelum berlalu untuk memakai bajunya.


\* \* \* \* \* \* \*



Kini bukan hanya Alex saja yang berenang pake baju, Fatih juga di minta Zahra berenangnya pake baju. Apalagi di tubuhnya ada tanda cinta darinya yang dia berikan semalam. Padahal Fatih sengaja ingin pamer kesemua orang, tapi mendengar rengekan istrinya, jadinya dia mengalah.


     Alessio yang berkulit eksotis khas orang Italia begitu terlihat seksi menggoda. Bukan hanya wanita yang tergoda akan keindahan tubuhnya. Banyak laki - laki juga merasa iri akan bentuk tubuhnya yang indah, bak dewa - dewa Yunani. Berbeda dengan tubuh Akira yang putih mulus, seperti kebanyakan orang Jepang. Tapi tubuhnya terlihat kekar karena olah raga Kendo dan karate yang selalu di lakukanya setiap hari. Kalau Mark jangan di tanya, Pria berdarah Prancis ini entah sejak kapan dirinya menghilang bersama Christina. Beberapa hari ini Mark gencar merayu Christina di minta menjadi kekasihnya.


     Banyak orang melirik ke arah mereka, karena terhipnotis akan keindahan tubuh yang mereka miliki. Cantika sudah sering melihat tubuh Arga saat berenang dengan anak - anaknya, tetapi itu di kolam renang rumah Arga. Jadi dia merasa biasa aja, walau Arga punya badan six pack juga.


Gaya asik berenang sendiri nggak mau di ganggu sama yang lain.


     Cantika dan Zahra kini bertugas menjadi juru foto yang mengabadikan momen - momen yang terjadi di sama. Saat hari sudah masuk waktu tengah hari. Mereka semua mengakhiri bermainnya. Kini semua pergi ke ruang mandi dan berganti pakaian. Setelah itu rencananya mereka semua akan makan bersama di restoran makanan Nusantara.


     Saat Cantika mengantarkan Bintang ke kamar mandi, dia lupa kalau handuk Bintang tadi dipakai untuk menutupi tubuh Alex.


" Bintang, kamu mandi dulu ya. Mama ambil dulu handuknya, tadi di pakai Papa ", pinta Cantika.


" Oke, Ma " Bintang pun masuk ke salah satu bilik kamar mandi.


     Saat Cantika berjalan ke arah kamar mandi pria dia melewati kolam renang yang kedalamannya hampir tiga meter. Kebetulan area itu sepi pengunjung, karena sering di gunakan latihan oleh para atlet renang. Tanpa Cantika sadari ada orang yang berjalan di belakangnya. Kemudian orang itu mendorong Cantika jatuh ke kolam renang.


" Byuuur....!!!! "


     Cantika pun terjatuh masuk ke kolam renang itu. Cantika yang terkejut karena tiba - tiba jatuh masuk ke kolam berusaha berenang ke tepi. Tapi karena melakukan gerakan yang tiba - tiba dan tanpa pemanasan terlebih dahulu. Kaki Cantika mengalami kram. Dia menyadari kalau nggak cepat - cepat meraih plang besi di tepi kolam, maka dirinya akan tenggelam. Dan Cantika tidak bisa bergerak lagi, dia harus berteriak meminta tolong. Dalam hati dan pikirannya terlintas wajah seseorang yang diharapkannya dapat menolongnya.

__ADS_1


" ALEEEX.... !!! "


Cantika meneriakkan namanya, berharap orang itu datang menolongnya. Tubuh Cantika sudah terasa lemas, dia pasrah hanya berdo'a kepada Allah agar mengirimkan seorang hambanya untuk menolongnya. Cantika sudah tidak sadarkan diri karena banyaknya air yang masuk kedalam tubuhnya.



Di tempat lain, Alex sedang memandikan terlebih dahulu anak - anaknya. Saat di hendak ambil handuk, dilihatnya handuk milik Bintang yang dipakaikan Cantika untuk menutupi tubuhnya tadi.


" Angkasa.... Langit.... kalau sudah selesai mandi tunggu Papa di dekat penitipan barang, ya. Papa mau nganterin handuknya Bintang ", Alex memberitahu kedua anaknya.


" Oke, Pa " jawab keduanya.


Alex pun berjalan kearah kamar mandi wanita. Kemudian terdengar suara Cantika memanggilnya. Alex yang mendengar namanya di panggil dipalingkan wajahnya ke kanan dan ke kiri mencari sumber suara.



Betapa terkejutnya Alex saat melihat ada orang tenggelam di dalam kolam. Dan Alex mengenali baju yang di pakai orang itu.


" CANTIKAAAA...!!!! "


Alex pun menceburkan dirinya ke dalam kolam dan meraih Cantika. Dibawanya ke tepi, kemudian dibopongnya ke atas.



Alex menekan dada Cantika berusaha mengeluarkan air yang sudah tertelan masuk ketubuhnya. Alex berpikir dia harus melakukan CPR. Akhirnya Alex pun memberikan nafas buatan pada Cantika, kemudian di tekan - tekan lagi dada Cantika. Sudah tiga kali Alex memberikan nafas buatan, tapi Cantika belum juga sadar. Sejujurnya Alex sangat panik, tapi dia berusaha setenang mungkin. Baru di percobaan yang ke empat, Cantika menujukan reaksinya. Dia memuntahkan air yang telah masuk ke dalam tubuhnya.



Melihat Cantika sudah sadar Alex sangat senang. Dipeluknya tubuh Cantika yang masih lemas. Kemudian dibopongnya ke tempat yang lebih aman.



\* \* \* \* \* \* \*

__ADS_1


__ADS_2