
Paris yang dibawa oleh Helsinki, ke sebuah rumah mewah yang ada di Paris. Rumah mewah miliknya yang penuh kenangan indah bersama mendiang istrinya. Paris dikurung di dalam kamar mewah miliknya. Dia menangis karena telah dipisahkan dengan orang yang dicintai dan disayangi olehnya. Paris saat ini membenci Daddy-nya karena memintanya untuk melupakan Angkasa, yang sudah menjadi suaminya.
Paris tidak menyangka kalau pernikahan yang sangat membahagiakan dirinya hanya berlangsung beberapa jam saja. Kini, dirinya bersedih karena tidak bisa bersama dengan Angkasa. Dia tidak bisa melarikan diri dari rumahnya yang dijaga sangat ketat itu. Tidak ada satu orang pun yang bisa membantunya untuk kabur dari sana.
"Darling, apa kamu akan membawa aku kembali padamu?" gumam Paris sambil melihat langit di sore hari.
*******
Angkasa masih diam tidak berbicara atau menanggapi obrolan Langit dan Peter. Pikiran dia masih kepada Paris. Angkasa menyesal tidak memasang alat pelacak pada cincin pernikahannya karena kemarin dilakukan mendadak. Ada rasa takut dalam diri Angkasa, akan kehilangan diri Paris.
Pikiran Angkasa sedang dipakai untuk berpikir kira-kira istrinya itu dibawa kemana oleh mertuanya. Angkasa membuka laptop miliknya. Memeriksa gedung, rumah atau properti milik keluarga Alaric yang ada di benua Eropa. Ternyata aset kekayaan mereka memiliki hampir tersebar di berbagai negara yang ada di Eropa.
'Daddy Helsinki butuh banyak uang untuk apa, ya? Harta mereka 'kan masih banyak. Kenapa dia sampai berbuat hal yang membuat Papa murka,' gumam Angkasa sambil mengecek harga saham milik perusahaan Alaric Group. Memang terjadi penurunan dibandingkan bulan lalu. Angkasa yakin itu terjadi karena Galaxy Group menghentikan kerja sama dengan mereka.
Angkasa sekarang memulai penyelidikannya kenapa Daddy-nya Paris berani melakukan penghianatan terhadap Papanya. Peter yang duduk disamping Angkasa pun ikut membantu penyelidikan tentang laki-laki yang tadi datang ke flat Sofia Praha. Ada waktu tiga jam lagi sebelum keberangkatan dirinya ke Amerika.
Langit membantu mencari tahu tentang hubungan antara Madrid, Caracas, Wina dan Helsinki. Kelompok Mafia Eropa, Mafia Rusia, Mafia Asia dan Yakuza, Langit periksa. Hanya sedikit informasi yang dia dapat dari sana. Jadinya, Langit meretas situs resmi milik mereka. Langit pun minta bantuan Suzuki dan Michael untuk membobol pertahanan milik perusahaan Alaric. Agar mereka tahu Helsinki bekerja sama dengan kelompok mana saja. Mereka tidak berani bertanya apalagi meretas milik perusahaan Galaxy Group. Bisa-bisa mereka akan dihukum lebih berat lagi nanti. Mereka tahu ke jeniusan papa mereka. Apalagi si kembar Shine dan Sky yang selalu bisa melacak siapa saja yang sudah mengganggu perusahaan akan mereka diuber terus sampai merasa puas.
******
Bintang dan Ghazali bersama mendatangi rumah sakit tempat wanita yang memberikan Chelsea dulu, dirawat. Ghazali mengenal dokter yang menanganinya. Kebetulan dia adalah teman satu kampusnya dulu.
"Bagaimana keadaan dia sekarang?" tanya Ghazali.
"Masih sama belum ada perkembangan yang memuaskan," jawabnya.
"Apa identitas dia sudah diketahui?" tanya Bintang karena penasaran.
"Iya, dia adalah Dominika Brazzaville. Wanita berkebangsaan Amerika, yang memiliki darah Amerika Latin.
Bintang mengerutkan keningnya. Dia sedang berusaha mengingat nama yang tidak terasa asing untuknya.
"Dominika Brazzaville ... Brazzaville?" gumam Bintang.
__ADS_1
"Ahk, Madrid Brazzaville!" pekik Bintang senang akhirnya dia bisa memberi petunjuk kepada Angkasa.
"Madrid Brazzaville ... siapa dia?" tanya Ghazali penasaran.
"Dia laki-laki yang sedang dicari keberadaannya oleh kak Angkasa!" jawab Bintang senang dan langsung menghubungi saudara kembarnya.
******
Chelsea yang sedang bersama Athena, Almahira dan Brooklyn sedang mengasuh Chelsea. Bayi itu semenjak ditinggalkan oleh Bintang menangis terus. Diberi dot tidak mau. Dikasih kue dan cemilan bayi malah dibuang. Sampai Athena menyerah dan menelepon Angkasa karena Chelsea terus memanggilnya.
Tidak sampai setengah jam Angkasa, Peter dan Madina sampai ke apartemennya. Chelsea langsung minta digendong pada Angkasa. Begitu digendong, bayi itu langsung terdiam. Chelsea memeluk leher Angkasa dengan sangat erat seolah tidak mau berpisah dengannya lagi.
"Athena apa kamu mengenal orang yang bernama Sofia Praha?" tanya Angkasa penasaran.
"Apa yang kamu maksud adalah wanita yang mengalami cacat di wajahnya?" tanya Athena.
"Iya," jawab Angkasa singkat.
"Sejauh mana kalian saling mengenal?" tanya Angkasa dengan penuh semangat.
"Sofia Praha itu seorang janda. Dia bercerai dengan suaminya Madrid Brazzaville. Disebabkan perselingkuhan suaminya dengan seorang aktris dan model terkenal, Padahal Sofia sendiri memiliki wajah yang sangat cantik. Sofia mengalami cacat di wajahnya juga dibuat oleh selingkuhan mantan suaminya itu. Wanita itu marah dan menyiramkan air keras pada wajah Sofia. Sofia sendiri sengaja tidak melakukan operasi plastik karena biar tidak ada laki-laki yang mau berhubungan dengannya. Perceraian dia dengan mantan suaminya meninggal trauma. Dia juga pergi menjauh dari orang-orang sekitarnya dulu." Athena membeberkan kisah kakak kandung dari sahabat baiknya, Venesia.
"Apa kamu kenal dengan orang yang bernama Madrid?" tanya Angkasa lagi sambil membuat catatan tentang sesi tanya jawab ini, sambil memangku Chelsea yang duduk di pangkuannya.
"Aku kurang kenal karena aku mulai dekat dengan Venesia dan keluarganya. Saat rumah tangga Sofia dan Madrid sedang kacau. Jadi, aku hanya tahu tentangnya lewat obrolan dengan Venesia," jawab Athena.
"Lalu apa kamu kenal dengan wanita yang sudah memberikan Chelsea kepada kami dulu?" Angkasa bertanya lagi.
"Tidak. Siapa dia?" Athena balik bertanya.
"Wanita itu bernama Dominika Brazzaville, dia adalah adik dari Madrid Brazzaville," kata Angkasa sambil memperlihatkan foto-foto yang ambil dari koleksi di akun dunia Maya.
"Wah, benar juga. Dia 'kan wanita itu." Athena manggut-manggut tanda mengerti kenapa wanita itu memberikan Chelsea kepadanya. Ada kemungkinan Dominika tahu Athena karena Sofia masih berhubungan dengannya jika Venesia sulit dihubungi. Menurut keterangan Madina, kalau Dominika dan Sofia masih sering melakukan kunjungan ke flat-nya.
__ADS_1
"Madina mulai sekarang kamu tinggal di apartemen milik Paris bersama Bintang. Almahira akan kembali ke Jepang bersama pengawal yang ditugaskan untuk menjaga kamu selama Langit, tinggal di sini." Angkasa memberitahu rencana selanjutnya.
"Tapi, semua barang milik aku masih ada di flat," kata Madina.
"Ini sudah malam. Besok saja di bawa barangnya. Biar besok Bintang antar kamu ke flat karena malam ini Peter akan pulang ke Amerika." Angkasa beranjak dari sana sambil menggendong Chelsea yang sudah tertidur.
"Baiklah, aku mengerti," jawab Madina.
Semua yang ada di ruangan itu saling pandang. Athena dan Brooklyn kembali ke kamar apartemennya masing-masing. Sedangkan, Almahira dan Madina menginap di apartemen milik Paris.
"Aku berangkat, kamu hati-hati, ya. Kalau ada apa-apa minta tolong kepada mereka," kata Peter sebelum berangkat.
"Iya. Kamu juga hati-hati. Jaga kesehatan dan jangan lupa selalu menghubungi aku!" Pesan Madina untuk Peter.
"Iya, I love you. Bidadari surgaku!" bisik Peter dengan segenap perasaannya.
Madina langsung merona mendengar ucapan Peter.
*******
Madrid Brazzaville sudah ketemu identitasnya. Lalu apa yang akan dilakukan oleh Angkasa untuk melindungi Chelsea?
Bagaimana cara Paris agar bisa melarikan diri dari kurungan Daddy-nya?
Tunggu kelanjutannya ya.
*******
JANGAN LUPA KLIK LIKE, FAVORIT HADIAH DAN VOTE NYA JUGA YA.
DUKUNG AKU TERUS DENGAN MEMBERIKAN JEMPOL YANG BANYAK.
TERIMA KASIH.
__ADS_1