Trio Kancil

Trio Kancil
BAB 48


__ADS_3

Alex dan Alessio terus berkeliling memasuki tiap ruangan yang ada di rumah megah itu. Alex yakin kalau kedua anaknya ada di sana. Sudah setengah jam lebih mereka mengelilingi rumah. Dan hasilnya nihil. Akhirnya Alex menghubungi Akira dan menyuruh cek kembali titik koordinat keberadaan si Kembar.


" Akira kamu jaga Langit dan Cantika. Dan suruh A dan B datang kesini. Sekalian bawa koper peralatan milik aku. Serta peluru milik Alessio. Kita berdua di sini kekurangan tenaga. Dan sekarang kita juga pakai senjata musuh."


     Setelah menghubungi Akira, Alex masuk kembali ke ruangan kerja tadi. Dia menggeledah semua yang ada di sana. Mungkin saja ada yang bisa jadi petunjuk. Saat Alex membuka laci bawah meja. Dia menemukan beberapa berkas yang kertasnya sudah berwarna kusam kekuningan. Dan di salah satu amplop ada banyak foto yang memperlihatkan sosok seseorang yang sama tiap fotonya tapi di tempat dan waktu yang berbeda - beda. Foto itu menampilkan seorang pria berpenampilan seperti pekerja kantoran. Karena hampir semua fotonya, dia memakai setelan jas. Pria berkaca mata itu memiliki janggut di wajah tampannya dan terlihat berkarisma. Alex merasa tidak asing dengan wajah pria di di foto itu. Alex membuka kembali amplop yang lainnya. Betapa terkejutnya dia saat melihat pria berkaca mata itu terlihat berdiri berhadapan dengan Daddy-nya. Ada kemungkinan Daddy-nya mengenal sosok pria berkaca mata itu. Alex menyimpan amplop - amplop itu di saku dalam jaketnya dan sebagian lagi di selipkan di bagian punggungnya.


    Pesan dari Akira sudah datang, dan lokasi masih menunjukan tempat dirinya berada sekarang. Kemudian datang Alessio memberi tahu ada ruangan bawah tanah. Yang pintunya adalah salah satu dinding kayu di ruang tengah rumah itu.


    Alex dan Alessio memasuki pintu dinding kayu yang sudah di buka oleh Alrssio sebelumnya. Lorong tangga itu cukup panjang dan lebar. Setelah sampai di lantai dasar, ternyata banyak ruangan lagi. Senjata yang mereka miliki sekarang hanya tinggal dua pistol hasil rampasan dari si Penjahat. Dan mereka berdua tidak tahu jumlah musuh. Dan dimana saja lokasi musuh. Sedangkan bala bantuan belum juga datang. Akhirnya Alex memutuskan menunggu dulu A dan B datang. Karena saat di hibungi olehnya. Mereka berdua tinggal sekitar lima menitan lagi baru bisa sampai.


     Nasib mujur sedang tidak berpihak kepadanya. Sesaat setelah Alex menghubungi A, ada Penjahat yang datang ke arahnya membawa tongkat pemukul dari besi. Saat tongkat pemukul besi itu di ayunkan ke arahnya, dengan tangkas Alex menangkapnya. Dan mengcakramnya kuat kemudian Alex melayangkan tendangan ke arahnya. Dan si Penjahat itu terpelanting ke belakang cukup jauh. Saat Alessio akan mengarahkan pistol ke arah si Penjahat. Alex menahannya, karena mereka berdua harus menghemat pelurunya.


Derap langkah kaki terdengar mendekat ke arah mereka. Dan terlihat ada sekitar sepuluh orang yang membawa pedang mengepung mereka berdua.


" Oh, Bos. Sepertinya kali ini aku serahkan urusan ini pada mu."


" Apa maksud mu Alessio ?"


" Di banding dengan aku. Bos, kamu jauh lebih jago kalau berurusan dengan mereka !"


     Alessio tipe penyerang yang suka menggunakan senjata sejenis pistol dalam setiap aksinya. Dan Alex adalah orang yang banyak menguasai berbagai jenis ilmu bela diri. Jadi tidak kesulitan saat harus bertarung jarak dekat.

__ADS_1


" Oke. Tidak masalah. Tapi aku akan mengurangi investasi ku sampai lima puluh persen."


" Apa !"


" Jadi gimana ? Pilih duduk manis dan melihat aku berkelahi sendirian menghadapi mereka, atau ikut bantu aku dan kamu akan mendapatkan lima puluh lima juta euro ?"


" Aku pilih lima puluh lima juta euro."


     Akhirnya perkelahian dua lawan sepuluh terjadi. Alex terlebih dahulu melumpuhkan si Penjahat yang berlari menyerangnya sambil mengayunkan pedangnya. Kemudian Alex merebut pedang si Penjahat. Alex berhasil merebut dua pedang dari mereka. Dengan bekal modal pedang rampasan, Alex terus menyerang mereka dengan tarian indah pedangnya menjatuhkan mereka semua. Dan benar saja dari sepuluh orang itu Alessio hanya mampu mengalahkan dua orang, dan dia juga mengalami luka sayatan pedang di tangan kirinya.


     Saat Alex membalut tangan Alessio yang terluka, A dan B datang membawa koper peralatan lengkap milik Alex. Dan peluru untuk Alessio.


" Oh lihat ketua mafia kita terluka !" Ejek A.


" Sudah ayo kita pergi dari sini !" Perintah Alex.


    Mereka bergerak di bagi dua tim. Alex dengan A, dan Alessio dengan B. Hampir tiap ruangan yang mereka masuki, selalu ada penjahat yang sedang menunggu untuk menyerang mereka. Alex yang sudah dari tadi berkelahi melawan mereka, sudah hampir habis staminanya. Entah berapa puluh orang yang telah dilumpuhkannya. Alex benar - benar memaksakan dirinya, demi membebaskan anak - anaknya. B yang melihat Alex mulai kelelahan, meminta Alex untuk beristirahat saja. Tapi Alex bersikukuh tidak mau. Dirinya ingin cepat - cepat menemukan Angkasa dan Bintang. B menyarankan agar Alex menggunakan pistol untuk melumpuhkan lawannya. Sehingga tidak banyak bergerak menggunakan tubuhnya. Tinggal mengarahkan tangannya saja bidikannya pada lawan. Alex juga ahli menggunakan pistol, tapi dia jarang menggunakannya saat dalam pertempuran. Karena bila Alex hilang kendali, dia akan mengarahkan bidikannya pada kepala lawannya dan pasti mengakibatkan kematian. Untuk menghindari itu, Alex tidak suka menggunakan pistol saat bertempur.


* * * * * * *


Cantik dan Langit yang sedang berada di cafe di jaga oleh Akira. Sehabis sholat Dzuhur Cantika dan Langit duduk bersimpuh di atas sajadah berdo'a meminta untuk keselamatan kedua anaknya, Alex, serta teman - temannya yang sedang pergi untuk membebaskan si Kembar dari penculik.

__ADS_1


" Ya Allah, Engkaulah Tuhan seluruh alam yang memberi keselamatan. Maha Suci Allah, Pemilik Nyawa semua makhluk. Selamatkan aku dan keluarga ku dari kaum yang hendak menzalimi kami."


" Aamiin "


     Cantika terus melantunkan do'a - do'a meminta keselamatan untuk mereka. Dan di aamiin kan oleh Langit. Air mata Cantika tidak henti - hentinya turun membasahi pipinya. Tadi Cantika sempat akan menarik kembali tuntutannya terhadap Anggit. Tapi Alex melarangnya, begitu juga dengan Pamannya, Ja'far.


    Cantika memberitahu Ja'far tentang penculikan si Kembar, dan Ja'far langsung menghubungi temannya yang berprofesi sebagai polisi. Dia konsultasi terlebih dahulu, tindakan apa yang seharusnya dilakukan. Dan temannya, meminta Cantika untuk melaporkan hal itu dan minta bantuan polisi.


    Ja'far dibantu Fatih melengkapi berkas dan bukti tentang penculikan si kembar. Dan mereka juga memberi tahu lokasi si Kembar dari alat pelacak yang dipasang di jam tangannya.


                 * * * * * * *


    Setelah Alex dan A mengalahkan semua Penjahat yang meraka temui. Keduanya kembali mencari keberadaan si Kembar di tiap ruangan di bawah tanah itu. Dan sudah semua ruangan di masuki , tetap keberadaan si Kembar belum dapat di temukan. Alex sungguh gusar, pada si Penculik anaknya. Mereka menyembunyikan si Kembar dengan baik, sehingga sulit untuk ketemu.


   Alex mengeluarkan laptop ukuran kecil buatannya sendiri, yang bisa dibawa kemana - mana. Dia mulai merentas jaringan kamera pengawas yang di pasang di rumah megah itu. Alex mencoba mencari keberadaan si Kembar lewat CCTV yang dipasang di setiap sudut dan ruangan. Walau dengan kecepatan tangan dan kejelian matanya, Alex membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui lokasi anak - anaknya. Bahkan Alessio dan B, datang memberi tahu ruangan yang mereka periksa, keberadaan si Kembar tidak dapat ditemukan.


" Sial.... !!!"


" Ayo kita tuju ruangan bawah tanah yang satunya lagi !"


" Apa.... !!! Jadi ruangan bawah tanahnya ada dua ?" Alessio yang sudah di ambang batas kekuatannya terkejut. Dan ingin memaki Bosnya. Cuma mengandalkan tenaga empat orang, mereka harus bertarung lebih dari seratus orang. Dan kini masih harus bertarung lagi di ruang bawah tanah lainnya. Yang jumlah lawannya tidak diketahui.

__ADS_1


\* \* \* \* \* \* \*


Mohon dukungannya dengan like, komen yang membangun untuk hasil karya agar lebih baik, kasih hadiah ( bunga / kopi/dll ), serta vote. Terima kasih.


__ADS_2