
Pagi harinya setelah melewati malam penuh drama bagi Alex. Dia berencana mengenalkan Cantika pada jajaran direksi perusahaan property yang kemarin dijadikan mas kawinnya.
" Ayo anak - anak kita berangkat sekarang !" Ajak Alex.
" Pah, ini masih pagi. Jam enam gerbang sekolahnya masih ditutup," kata Langit.
" Jarak disini ke sekolah itu sangat jauh. Kalau tidak berangkat sekarang nanti kesiangan." Jelas Alex.
Akhirnya ketiga anak kembarnya itu berangkat dengan lesu. Mereka masih ingin libur, tapi izin sakit dari dokter sudah habis.
Dalam mobil mewah itu kini terisi, Alex, Cantika, dan ketiga anaknya.
" Nanti sepulang sekolah Papa yang akan jemput kalian," Kata Alex.
" Beneran, Pah ?" Tanya Bintang.
" Asik….!" Teriak ketiganya.
Melihat itu membuat Alex dan Cantika tersenyum bahagia. Ternyata kebahagiaan bagi anak - anaknya itu sederhana, yaitu kebersamaan dengan kedua orangtuanya.
* * * * * * *
Alex memarkirkan mobilnya di parkiran khusus untuk para direksi atau karyawannya yang punya jabatan tinggi. Saat memasuki gedung tinggi berlantai dua puluh itu, Cantika merasa heran untuk apa Alex mengajaknya ke perusahaan KINGDOM pagi - pagi.
" Sayang mau apa kesini?" Tanya Cantika.
" Tentu saja mengenalkan dirimu, Honey." Alex tersenyum manis.
" Apa nggak kepagian mengunjungi perusahaan orang lain. Dan kayaknya belum jam masuk kerja." Tanya Cantika sambil melihat kearah Alex.
Bukannya menjawab pertanyaan Cantika, Alex malah mencium mesra, karena gemas sama istrinya itu. Dan Cantika malah membalas ciuman Alex itu.
" Tentu saja tidak Honey. Ayo kita masuk !"
Alex membukakan pintu mobil untuk Cantika, kemudian menggandeng tangannya. Mereka berjalan bersebelahan, dan masuk ke dalam lift khusus untuk para petinggi. Alex mengajak Cantika naik ke lantai tertinggi. Dan masuk ke dalam ruangan yang luas dan memiliki interior yang mewah dan nyaman. Alex mengajak duduk Cantika di sofanya yang besar dan memiliki struktur lembut.
" Sayang kita disini mau apa. Tidak ada orang disini !" Kata Cantika mulai gugup.
" Lalu aku sama kamu, masa bukan orang sich, Honey !" Kata Alex gemas.
" Katakan apa tujuan kita kesini ?" Tanya Cantika.
" Tentu saja untuk mengenalkan kamu pada jajaran para direksi disini." Jawab Alex sambil mencubit gemas pipi istrinya itu.
" Kenapa aku harus dikenalkan pada mereka ?" Tanya Cantika penasaran.
" Tentu saja biar mereka tahu wajah pemilik baru perusahaan ini !" Jawab Alex, kali ini mengusap kepala Cantika.
" Tunggu, Sayang. Bukannya ini perusahaan property KINGDOM yang memiliki kantor pusat di Amerika ?!" Tanya Cantika sangat terkejut.
" Iya, kamu benar Honey. Dan ini adalah mas kawin pernikahan yang aku berikan padamu kemarin. Jangan - jangan sejak kemarin kamu tidak tahu nama perusahaan yang aku jadikan mas kawin itu ?" Tanya Alex tak percaya.
" Aku mendengarnya, tapi tak menyangka kalau perusahaan ini yang dimaksud !" Cantika tak bisa berpikir lagi.
Cantika tidak percaya kalau perusahan property KINGDOM yang jadi mas kawinnya itu adalah perusahaan bertaraf internasional. Dia mengira hanya perusahaan biasa saja yang ada di dalam negeri. Sungguh dirinya lupa kalau suaminya itu adalah pengusaha asing. Yang pastinya semua pusat kantornya ada di luar negeri.
__ADS_1
Melihat Cantika diam saja, Alex merasa heran.
" Honey ada apa ?"
" Sayang aku hanya shock saja." Jujur Cantika.
Mendengar pengakuan Cantika, Alex malah tertawa. Dan membawa Cantika kedalam pelukannya.
" Honey, kamu tak perlu sampai shock begitu. Apa ini terlalu memberatkan mu?" Tanya Alex masih memeluk Cantika.
" Tidak apa - apa. Tadi aku sungguh terkejut saja." Kata Cantika malah mengeratkan pelukannya pada Alex dan menghirup wangi tubuh Alex, yang membuatnya tenang.
* * * * * * *
Akhirnya Alex mengenalkan Cantika sebagai istrinya dan pemilik baru dari perusahaan KINGDOM. Dan semua orang itu menyambutnya dengan gembira. Cantika pun senang karena mendapat sambutan yang baik dari semua karyawan KINGDOM. Alex pun mengajak Cantika mengelilingi gedung perusahaannya.
" Sayang katanya renovasi rumah sudah selesai?" Tanya Cantika.
" Tadi kata Fatih baru selesai memperbaiki rumahnya. Belum bagian tamannya." Kata Alex.
" Bagaimana kalau kita berkunjung kesana !" Ajak Cantika.
" Ayo !" Alex merangkul pinggang Cantika.
\* \* \* \* \* \* \*
Cantika dan Alex sudah sampai kerumah. Dan renovasi rumah sudah selesai tinggal mengisi perabotan rumahnya saja. Sedangkan para pekerja sedang menata taman dan kebun yang telah rusak.
" Wah, aku nggak menyangka kalau dalam waktu beberapa hari, rumah sudah kembali seperti semula." Kata Cantika takjub dengan pengerjaan para tukang.
" Sayang kalau bisa aku ingin memilih sendiri untuk mengisi segala isi rumah. Jangan dilimpahkan semuanya pada mereka. Kasihan ?!" Pinta Cantika.
" Itu terserah padamu, Honey. Atau kita memilih bersama saja?" Ide Alex.
Mendengar perkataan Alex, jantung Cantika berdetak sangat kencang. Dia merasa seperti pengantin baru yang baru pindah ke rumah baru mereka. Dan berbelanja semua kebutuhannya bersama - sama. Dan Cantika sangat menginginkan itu.
" Baiklah, kita akan pergi berbelanja berdua." Cantika menyetujuinya.
" Benarkah hanya berdua tanpa bawa anak - anak ?" Goda Alex.
Cantika baru sadar dengan apa yang tadi diucapkannya. Sekarang malah menjadi salah tingkah dibuatnya. Dia bingung harus jawab apa, saat melihat Alex tersenyum nakal padanya.
" Hmm, itu…." Cantika menggigit sebagian bibir bawahnya, betapa dia gugup dan sangat malu.
" Hahaha…. Ternyata istriku sedang malu. Nggak apa - apa hanya kita berdua yang pergi berbelanja. Biar terasa sebagai pasangan pengantin barunya." Alex berbisik sambil menahan senyum.
Mendapat perlakuan dari suaminya seperti itu, membuat Cantika ingin bersembunyi saat itu juga karena saking malu dirinya.
" Sayang tunggu dulu aku mau memastikan sesuatu dulu." Kata Cantika dan berjalan menaiki tangga. Berusaha kabur dari Alex. Tapi Alex pun malah mengikutinya.
" Apa itu, Honey?" Tanya Alex saat Cantika mengeluarkan sebuah kotak.
Cantika mengeluarkan beberapa benda dan foto.
__ADS_1
" Aku hanya penasaran, saat melihat fotomu masih kecil yang ada di rumah Kakek Lukman." Kata Cantika.
" Memangnya ada apa ?" Tanya Alex heran.
" Hehehe…. Ternyata benar !" Pekik Cantika girang.
" Lihat Sayang !" Cantika menunjukan foto dirinya dan kedua orang tuanya saat di kebun binatang.
Alex melihat foto yang sedang dipegang oleh Cantika. Disana ada Mommy-nya, Daddy-nya, bahkan dirinya saat masih kecil. Dan ada beberapa wajah orang yang tidak dikenalnya.
" Honey, ini aku dan kedua orang tuaku. Bagaimana bisa kamu punya foto kami ?" Tanya Alex terkejut.
" Karena di foto itu ada aku dan kedua orang tuaku juga." Jawab Cantika sambil tersenyum bahagia.
" Maksudmu, bayi perempuan ini adalah kamu ?!" Tanya Alex tidak percaya.
" Iya itu aku. Dan ternyata kita pernah bertemu bersama orang tua kita." Jawab Cantika antusias.
Ternyata dirinya pernah bertemu dengan mama mertuanya, walau saat itu dirinya masih bayi. Begitu juga Alex telah pernah bertemu dengan orang tuanya.
Alex tertawa lepas dan memeluk Cantika.
" Honey apa kamu tahu, ada satu kejadian yang manis di hari itu ?" Kata Alex.
" Apa itu ?" Tanya Cantika yang sedang menikmati pelukan dari suaminya.
" Sesaat kita habis makan bersama setelah pulang dari kebun binatang. Keluargaku dan keluargamu hendak berpisah di lahan parkir, tapi aku nggak mau berpisah denganmu. Mommy ku terus membujuk aku supaya aku mau melepaskan tanganmu." Alex kembali mengingat sisa - sisa memory bersama Mommy-nya.
" Terus aku bilang nggak mau berpisah denganmu karena kamu lucu. Apa kamu tahu apa yang Mommy katakan padaku sehingga aku mau melepaskan pegangan tanganku ?" Alex malah bertanya pada Cantika.
" Mommy bilang apa ?" Tanya Cantika.
Alex mengurai pelukannya, dan memandang wajah Cantika. Diletakannya kedua tangannya di leher Cantika, sehingga Cantika mendongakkan wajahnya.
" Mommy bilang,''
'' Cepat tumbuh besar dan nikahi dia."
" Maka kamu akan selalu bersama dengannya''.
" Aku bisa ingat dengan jelas saat - saat itu. Kalau melihat foto - foto ku yang sedang liburan ke kebun binatang itu."
" Foto - foto kita saat di kebun binatang itu ada cukup banyak loh. Nanti saat datang ke Amerika, akan aku perlihatkan." Kata Alex dengan mata berbinar.
Ternyata ucapan Mommy-nya jadi kenyataan. Kalau bayi perempuan yang lucu itu, kini telah menjadi istrinya. Disaat dirinya sudah tumbuh besar.
Cantika yang mendengar cerita Alex, tersenyum bahagia. Ternyata ucapan Mommy-nya Alex jadi do'a untuknya dan Alex.
Alex yang melihat Cantika tersenyum bahagia sekaligus geli, mengetahui ada kejadian seperti itu. Terlihat sangat cantik dan menggoda. Sehingga membuat gairah dalam dirinya meningkat tajam.
\* \* \* \* \* \* \*
JANGAN LUPA KLIK LIKE, FAV, HADIAH, DAN VOTE.
KASIH BINTANG LIMA JUGA YA.
__ADS_1
DUKUNG AKU TERUS.
TERIMA KASIH.